<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266</id><updated>2012-02-16T20:36:13.391+14:00</updated><category term='Humor.'/><category term='renungan'/><category term='fhoto'/><category term='islam'/><category term='puisi'/><category term='artikel'/><category term='coretan'/><title type='text'>Membutuhkan Sebuah Bimbingan Untuk ngeblogs.</title><subtitle type='html'>mau belajar ngeblogs ni. selama masih ada yang mau ngajarkan.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>40</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-6168244778940574304</id><published>2009-08-29T03:34:00.001-11:00</published><updated>2009-08-29T03:38:24.311-11:00</updated><title type='text'>Definisi Puasa</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Menurut Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahîh Muslim, serta al-Hâfidz Ibn Hajar al-Asqalâni dalam Fath al-Bârî, puasa secara bahasa mengandung pengertian al-imsak (menahan diri). Sedangkan menurut pengertian syari’at, puasa adalah menahan makan dan minum serta yang membatalkannya, pada waktu, dan dengan syarat-syarat yang bersifat khusus. Dengan kata lain, puasa secara syar’i adalah, “Menahan diri dari makan, minum, jima’ dan lain-lain yang kita diperintahkan untuk mendahan diri daripadanya sepanjang hari menurut cara yang telah disyari’atkan; disertai dengan menahan diri dari perkataan sia-sia, perkataan yang merangsang, perkataan yang diharamkan dimakruhkan menurut syarat-syarat dan waktu yang telah ditetapkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibadah puasa disyari’atkan sejak bulan Ramadhan tahun ke 2 hijrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rukun Puasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Niat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niat merupakan rukun puasa, sebagaimana firman Allah SWT:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan tidaklah mereka diperintahkan melainkan untuk menyembah Allah dengan mengikhlashkan ibadah kepadaNya.” (Qs. al-Bayyinah [98]: 5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Amal itu tergantung dari niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai dengan niatnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang berpuasa wajib berniat puasa di malam harinya, sebagaimana sabda Rasulullah Saw:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa tidak berniat puasa sebelum fajar maka tidak ada  puasa baginya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibn Umar, Jabir bin Yazid dari golongan shahabat, al-Nashir, al-Muayyid Billah, Imam Malik, al-Laits, dan Ibn Abi Dzaib, mewajibkan niat pada malam hari tanpa membedakan puasa wajib (Ramadhan dan tathawwu’ [Sunnah]). Sedangkan Imam Syafi’i, Imam Ahmad bin Hanbal, al-Hadi, dan al-Qasim, mengharuskan niat pada malam hari khusus untuk puasa fardhu (Ramadhan), tidak untuk puasa sunnah. Mereka menyatakan bahwa puasa tidak sah bila tidak ada niat pada malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila seseorang lupa tidak berniat puasa di malam harinya, maka ia harus segera menetapkan niatnya tatkala ia ingat. Ini didasarkan pada firman Allah SWT:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan tidak ada dosa atas kamu mengenai pekerjaan-pekerjaan yang kamu kerjakan karena silap, hanya disalahkan kamu terhadap perkara-perkara yang kamu kerjakan dengan sengaja.” (Qs. al-Ahzab [33]: 5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga berdasarkan sabda Rasulullah Saw:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Telah diangkat dari ummatku dosa karena mengerjakan sesuatu lantaran lupa, karena kelupaan dan karena dipaksa.” [HR. Ibn Mâjah, ath-Thabarani, dan al-Hâkim].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Niat harus dilakukan pada setiap malam bulan Ramadhan. Ini adalah pendapat Imam Syafi’i dan Ibn Mundzir. Sedangkan Imam Malik, Ishaq, dan Imam Ahmad berpendapat bahwa niat puasa sah untuk puasa selama satu bulan. Menurut Imam asy-Syaukani, pendapat Syafi’i lebih kuat. Sebab, puasa merupakan ibadah khusus yang waktunya dibatasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah sah puasa diniatkan pada siang hari untuk puasa besok harinya. Imam Abu Hanifah menyatakan, “Sah puasa Ramadhan dan puasa yang ditetapkan dengan berniat pada siang harinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Menahan Diri Dari Hal-Hal yang Membatalkan Puasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diwajibkan menahan dari semua hal yang dapat membatalkan ibadah puasa; semisal makan, minum, muntah dengan sengaja, dan bersetubuh, atau mengeluarkan air mani dengan sengaja. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan makan serta minumlah kamu hingga nyata kepadamu benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa hingga malam hari, dan janganlah kamu menyetubuhi mereka (isteri-isterimu) sedang kamu lagi beri’tikaf dalam mesjid.” (Qs. al-Baqarah [2]: 187).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muntah dengan sengaja dapat membatalkan puasa berdasarkan sabda Rasulullah Saw:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa terpaksa muntah sedang dia berpuasa, maka tak ada qadha’ atasnya, tetapi barangsiapa muntah dengan sengaja munta maka wajiblah atasnya qadha’.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat Wajib Puasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa diwajibkan bagi; (1) Islam, (2) Baligh, (3) Berakal, (4) Suci dari haid dan nifas (bagi wanita), (5) Muqim, dan tidak sedang safar, (6) Sanggup berpuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang kafir tidak diwajibkan berpuasa, sebab, puasa merupakan ibadah yang disyaratkan di dalamnya keIslaman. Apabila seorang kafir masuk Islam pada bulan Ramadhan, maka ia wajib melaksanakan puasa Ramadhan. Jika ia masuk Islam pada siang hari (semisal jam 13.00 wib), maka mulai saat itu ia imsak (menahan diri untuk tidak mengerjakan perbuatan yang dapat membatalkan puasa), hingga datang saat Maghrib. Ini juga berlaku bagi seseorang yang murtad dari Islam, kemudian ia kembali masuk Islam pada saat bulan Ramadhan. Dan ia (orang yang murtad tadi) mengqadha’ puasa saat ia murtad. Berdasarkan firman Allah SWT:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah kepada orang-orang kafir, ‘Jika mereka berhenti, niscaya diampunilah dosanya yang telah lalu, dan jika mereka kembali lagi maka sungguh berlakulah atas diri mereka sunnah orang-orang yang telah lalu’.” (Qs. al-Anfâl [8]: 39).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Baligh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak kecil (belum baligh) tidak diwajibkan berpuasa. Ini didasarkan pada sabda Rasulullah Saw:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Diangkat kalam dari tiga orang (1) dari anak kecil hingga ia baligh, (2) dari orang gila sampai ia sembuh,(3) dari orang tidur hingga ia bangun.” [HR. Ashhabus Sunan, dan al-Hâkim].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun demikian, lebih baik anak kecil diajari untuk melakukan ibadah puasa, sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Bukhâri dan Muslim:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rasulullah Saw menyuruh orang-orang pada pagi hari ‘Asyura pergi ke kampung-kampung Anshar untuk menyampakan perintah Nabi, yaitu, ‘Barangsiapa masuk ke pagi hari dalam keadaan berpuasa (belum makan dan minum), maka hendaklah ia sempurnakannya. Dan barangsiapa masuk ke pagi hari dalam keadaan berbuka, maka hendaklah dia berpuasa pada sisa harinya.’ Maka kami para shahabat berpuasa sesudah mendengar perintah itu, dan menyuruh anak-anak kecil berpuasa. Kami pergi ke mesjid dan kami buat untuk anak-anak mainan dari bulu domba. Bila seorang anas menangis untuk meminta makanan, kami berikan mainan itu kepadanya, sehingga sampai waktu berbuka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Berakal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang gila tidak wajib berpuasa. Dia tidak wajib mengqadha’ puasanya tatkala ia masih gila. Sedangkan bila ia sembuh di bulan Ramadhan maka ia wajib melaksanakan puasa, dan imsak di sisa harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Suci dari haid dan nifas (bagi wanita)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang sedang haid atau nifas tidak wajib mengerjakan ibadah puasa. Namun, bila ia telah suci dari haid atau nifasnya, maka ia wajib mengqadha’ puasa yang ia tinggalkan selama haid dan nifas. Ini didasarkan pada riwayat yang dinyatakan oleh al-Jama’ah dari Mu’adz bahwa ‘Aisyah r.a. berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Adalah kami berhaid di masa Rasulullah Saw, maka kami diperintahkan supaya mengqadha’ puasa dan kami tidak diperintahkan untuk mengqadha’ sholat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Bukhâri meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah seseorang kamu (kaum wanita) apabila berhaidl, tiada sholat dan tiada berpuasa? Itulah kekurangan agamanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Muqim, dan tidak sedang safar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sedang safar (bepergian) tidak diwajibkan berpuasa. Mereka diperbolehkan berpuasa dalam safarnya atau tidak. Bila ia tidak berpuasa dalam safarnya, maka ia wajib mengganti puasa sejumlah hari yang ia tinggalkan. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa sakit di antara kami, atau di dalam perjalanan, maka hendaklah ia menjalankan puasa yang ia tinggalkan di dalam sakit atau safar di hari-hari yang lain.” (Qs. al-Baqarah [2]: 184).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Saw pernah ditanya oleh salah seorang shahabat —bernama Hamzah Ibn ‘Amr al-Aslami:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah saya berpuasa dalam safar?” Rasulullah Saw menjawab, “Jika engkau mau berpuasalah, jika tidak boleh  juga.” [HR. Jama’ah].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Sanggup berpuasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa tidak diwajibkan bagi orang yang sakit. Akan tetapi bila ia telah sembuh dari sakitnya maka ia wajib mengganti sebanyak hari yang ia tinggalkan. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa sakit di antara kamu sakit atau dalam perjalanan, maka hendaklah ia mengerjakan puasanya yang ia tinggalkan dalam sakit atau dalam safar itu, di hari-hari yang lain.” (Qs. al-Baqarah [2]: 184).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata “maridh” di sini berfaedah kepada makna umum, dan tidak disyaratkan sakit keras atau lemah. Demikianlah pendapat Atha’ dan Ahlu al-Dzahir, Bukhâri dan Ibn Sirin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang digolongkan sebagai orang yang tidak mampu berpuasa adalah, (1) orang hamil, (2) orang yang sedang menyusui, (3) orang yang sudah sangat tua. Mereka diberi keringanan (rukhshah) untuk tidak melaksanakan ibadah puasa dengan kompensasi membayar fidyah. Ini didasarkan pada firman Allah SWT:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Atas mereka yang tak sanggup berpuasa, kecuali dengan mengalami kesukaran yang sangat,  memberi fidyah sehari seorang miskin.” (Qs. al-Baqarah [2]: 184).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibn ‘Abbas berkata, “Ayat ini walaupun dimansukhkan, namun hukumnya tetap untuk orang yang sangat tua, lelaki atau perempuan, yang tidak mampu berpuasa , maka ia harus memberi makan seorang miskin setiap harinya.” [HR. Bukhâri].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari ‘Ikrimah bahwa Ibn ‘Abbas berkata, “Ayat tersebut diberlakukan bagi wanita hamil dan yang sedang menyusui.” [HR. Abû Dâwud].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum ini juga berlaku bagi para pekerja keras, orang terkena penyakit akut (maag) , yang bila ia berpuasa akan menyebabkan dlarar bagi dirinya, atau orang yang menolong orang dari peristiwa yuang mengerikan (kebakaran, tenggelam, dan lain-lain), maka ia boleh berbuka puasa, dan mengqadha’ puasanya di hari yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat Sah Puasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat sah puasa ada empat macam, (1) Islam sepanjang hari, (2) Suci dari haid, nifas, dan wiladah., (3) Tamyiz, yakni dapat membedakan antara yang baik dan yang tidak baik, (4) Berpuasa pada waktunya. Keempat hal inilah yang dapat menjamin shihahnya puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam asy-Syaukani, Nailul Authar, Kitab ash-Shiyâm, hal. 245.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subulus Salam, jld. 2, hal. 26.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam asy-Syaukani, Nailul Authar, Kitab ash-Shiyâm, hal. 245.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HR. Bukhâri dan Muslim, dari Umar bin Khattab ra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HR. Abû Dâwud 2454; Ibn Mâjah 1933; al-Baihaqi 4/202 dari jalan Ibn Wahb dari Ibn Lahi’ah dari Yahya bin Ayub dari Abdullah bin Abu Bakar bin Hazm dari Ibn Syihab, dari Salim bin Abdillah, dari bapaknya, dari Hafshah. Dalam satu lafadz pada riwayat ath-Thahawi dalam Syarh Ma’anil Atsar, jld. 1, hal. 54, “Niat di malam hari” dari jalan dirinya sendiri. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Ibn Khuzaimah dan Ibn Hibban men-shahih-kannya dan me-marfu’-kan hadits ini. Lihat Nailul Authar, Kitab ash-Shiyâm, hal. 255, karya Imam asy-Syaukani. Dan dikeluarkan an-Nasâ’i 4/196, at-Tirmidzi 730 dari jalan lain dari Yahya, dan sanadnya shahih.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;sumber : http://taukhid.wordpress.com/2008/08/29/definisi-puasa/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-6168244778940574304?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='' href='http://taukhid.wordpress.com/2008/08/29/definisi-puasa/' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/6168244778940574304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/08/definisi-puasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/6168244778940574304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/6168244778940574304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/08/definisi-puasa.html' title='Definisi Puasa'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-6787302988208703767</id><published>2009-06-12T23:58:00.001-11:00</published><updated>2009-06-12T23:58:51.570-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>PERAN ISTRI DIBALIK KEBERHASILAN SUAMI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Peran suami dalam rumah tangga ideologis tidaklah ringan. Tanggung jawabnya sebagai pemimpin rumah tangga ditambah kewajiban mencari nafkah dan mengemban ideology islam menuntut perencanaan yang matang agar tidak ada yang terabaikan satu kewajibanpun. Dukungan istri cukup menentukan keberhasilan suami menunaikan kewajiban-kewajibannya. Dalam rumah tangga ideologis, kesiapan istri sebagai pendamping hidup pejuang adalah sebagaimana kesiapan pejuang, misalnya mengatasi persoalan rumah dan anak-anak tidak selalu dengan ditemani suami ketika agenda dakwah mengharuskannya keluar rumah. Tuntutan seorang istri dalam  rumah tangga ideologis selalu dikendalikan agar tetap memelihara otoritas rumah tangga dan rasa percaya diri pada suami sebagai pemimpin rumah tangga. Seorang istri yang cengeng dan tidak mandiri. Mengantungkan setiap masalah kepada keluarga bersama.&lt;br /&gt;Amal dakwah adalah poros kehidupan bagi rumah tangga ideologis. Anak-anak adalah asset pahala dan bukan penghalang selama mereka ditempatkan dalam posisi ’sahabat’ bukan beban. &lt;br /&gt;Seorang istri dalam rumah tangga ideologis tidak memcemburui amal dakwah suami yang seakan telah merebut perhatian dan waktu suami untuk keluarga. Istri dalam rumah tangga ideologis tidak mengdahulukan  keluh  kesah. Setiap keadaan baginya adalah lading pahala. Pada saat dikaruniai kehamilan,ia menyiapkan janin dalam rahimnya untuk mencintai perjuangan dan membenci bermalas-malasan. Perasaan enggan dibuat sesuatu yang biasa melanda ibu hamil tidak harus dituruti. Seorang istri menjadikan anak-anak sebagai sahabat dan merupakan asset pahala, bukan investasi materi. Istri mentaati suami dalam setiap hal yang tidak bertentangan dengan hukum syara’. Hal ini dapat memberikan ketentraman kepada suami sehingga tidak merasa was-was tentang istrinya. Perasaan was-was terhadap istri dapat menganggu konsentrasi suami dalam amal dakwah.  Memberikan semangat kepada suami untuk berjuang di jalan Allah merupakan peran istri yang mulia. Ia tidak membiarkan suami bersantai dari menyempurnakan amal dakwah. Ini adalah bagian dari amar ma’ruf nahi mungkar dalam rumah tangga ideologis. Ketaatan kepada suami tidak berarti terhalangnya istri memberikan tausiyah (nasehat) kepada suami. Kunci terpenting dalam setiap diskusi dengan suami adalah mengusahakan teknik komunikasi yang tepat. Dalam persoalan komunikasi dengan suami serta kesungguhan mendorong suami menyempurnakan amal dakwah. Ummu sulain istri abu tholhah dapat dijadikan contoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-6787302988208703767?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/6787302988208703767/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/06/peran-istri-dibalik-keberhasilan-suami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/6787302988208703767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/6787302988208703767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/06/peran-istri-dibalik-keberhasilan-suami.html' title='PERAN ISTRI DIBALIK KEBERHASILAN SUAMI'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-323371698432082025</id><published>2009-06-12T23:56:00.001-11:00</published><updated>2009-06-12T23:57:50.517-11:00</updated><title type='text'>PERAN IBU DOMESTIK DAN PUBLIK</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1.    Dua Peran Tak Bersebarangan&lt;br /&gt;Mengenai peran domestik (dalam rumah) seorang muslimah yang telah berstatus sebagai istri dan ibu semua sepakat bahwa maksud peran ini adalah kewajiban seorang ibu memelihara urusan rumah tangga, baik mengurus anak-anaknya maupun mengelola rumah. Allah menciptakan dua jenis manusia, yakni laki-laki dan perempuan, dilengkapi potensi dasar manusia yang sama bagi keduana berupa naluri, kebutuhan jasmani dan akal. Adapun mengenai peran public seorang muslimah, sering terjadi perbedaan diantara manusia. Masyarakat sekuler kapitalis memandang bahwa peran public adalah usaha berkontribusi bagi pembangunan yang dalam system sekuler kapitalis dinialai dengan sumbangan materi. Oleh karena itu kapitalis memandang bahwa antara peran public mengharuskan perempuan menghasilkan income/hasil mendukung berbagai sector yang dapat menghasilkan pendapatan Negara. Peran muslimah dalam rumah tangga dan publik tidaklah saling bertentangan. Penyempurnaan terhadap peran sector domestil yakni sebagai ibu dan pengatur rumah tangga tidak akan secara otomatis mengharuskan peremehan terhadap peran disektor publik yakni mengemban da’wah islam, mempersiapkan masyarakat menyongsong penerapan islam kaffah melalui tegaknya khilafah islamiyah. &lt;br /&gt;Pembekalan diri untuk kesempurnaan peran domestic dan public juga harus ditempuh oleh para muslimah yang mengharapkan kesempurnaan ini. Berbagai bacaan relevan, teman diskusi yang mumpuni mesti punya patner dan diagendakan untuk dikunjungi. Prioritas dalam pembekalan diri terkadang mesti ditempuh dengan pengorbanan materi. Pembekalan bagi  muslimah dalam menyempurnakan peran domestic (interen rumah) dan public harus berjalan terus menerus bersama dengan amalnya. Artinya tidak mengatasnamakan membekali diri dulu seraya pasif dalam amal atau merasa belum cukup bekal sehinggaenggan berbuat. Seharusnya upaya menambah bekal berjalan dan kewajibanpun dijalankan.&lt;br /&gt;2.    Dua Peran Yang Sama-Sama Wajib&lt;br /&gt;Peran domestic dan public bagi muslimah adalah kewajiban yang tidak bias di tawar-tawar lagi. Peran mengatur rumah tangga merupakan tuntutan tak terpisah dari peran ibu. Hal ini disebabkan pemeliharaan anak-anak hingga terjaga kebersihan, kesehatan dan proses tumbuh kembangnya menuntut pengaturan rumah termasuk dapur, tempat tidur, kebersihan pakaian,kamar mandi dan lain-lain.  Peran muslimah tidak terbatas hanya sebagai ibu dan pengatur rumah tangga. Beban syara’ yang lain masih banyak yang mesti ditunaikan baik didalam rumah (domestik) maupun diluar rumah (publik), baik terkait hubungan dengan Allah, dengan diri sendiri maupun dengan sesam  manusia. Adapun peran utama muslimah di sector public (masyarakat) dalam pandangan islam adalah kewajibannya ikut memperhatikan urusan umat dalam arti mengupayakan penataan masyarakat dengan penerapan islam kaffah ditengah-tengah umat.&lt;br /&gt;Dalam upaya menyempurnakan peran public, tentu saja muslimah memerlukan bekal pemahaman yang memadai.pemahaman islam ini bisa diperoleh dalam kajian intensif. Menambah pemahaman wajib dilakukan bersamaan dengan gerak dakwah di tengah-tengah umat. Pilihan muslimah untuk menyempurnakan peran domestic dan peran public yakni dakwah membentuk masyarakat islam merupakan pilihan yang lahir dari kesadaran sebagai mukminah. Kesadaran muslimah untuk berjuang menegakkan ideologi  islam lahir dari kesadaran bahwa setiap manusia wajib diatur hanya dengan hukum Allah yang terpancar dari ideologi islam. Kesadaran demikian hanya lahir dari keimanan yang benar, yaitu yang dibangun melalui proses berpikir bukan warisan atau membebek. Iman yang menjawab persoalan besar  manusia tentang dari  mana asal manusia sebelum menghuni dunia ini, lalu untuk apa hidup di dunia dan setelah mau menjemputm berakhir dunia mau kemana.&lt;br /&gt;3.    Partisipasi Suami Sebuah Keniscayaan.&lt;br /&gt;Menjadi qowwam dalam rumah tangga bukan hal yang mesti dibanggakan melainkan diemban sebagai bentuk  beban kewajiban dari Allah untuk membawa biduk rumah tangga menuju ketaatan yang sempurna kepadaNya.  Suami bertanggung jawab atas kelalaian istri  dalam menyempurnakan tugasnya. Diantaranya berupa tugas pokok sebagai ibu, pengatur rumah tangga dan pengemban dakwah. Tidak sempurna kepimpinan seorang suami apabila ia hanya mengeluarkan intruksi lalu mengawasinya, tanpa member teladan, sharing  dalam menjalankan setiap amal dan care (peduli) terhadap kesulitan-kesulitan yang dialami istri dalam menjalankan kewajibannya. Suami dalam rumah  tangga ideologis bukan hanya memberikan izin agar istri dapat sepenuhnya atas konsekuensi pemberian izin agar istri dapat melakukan amal dan dakwah, namun ia sadar sepenuhnya  atas konsekuensi pemberian izin tersebut. Diantara konsekuensi  itu adalah memberikan fasilitas transport, mengatur selera menu masakan agar tak menghabis kan anggaran transport dakwah, atau mengarahkan istri tentang anak-anak agar mereka tidak menjadi penghalang bagi amal ibunya. &lt;br /&gt;Kewajiban mendukung amal mengemban ideologi islam wajib dilakukan oleh setiap muslim. Hal ini merupakan bagian dari konsekuensi keimanan. Terlebih lagi bagi seorang pemimpin yang menyadari tanggung jawab atas istri yang mudah cemas terhadap kondisi anak perlu penentraman dari suami bahwa selama anak-anak telah diberikan perlindungan dari hujan dan panas, disiapkan makanan bergizi dan dipelihara kebersihan pakaiannya dan lain-lain. Sababiyah (sebab-sebab) yang dapat menghindarkannya dari bahaya, maka usaha istri telah cukup. Komunikasi efektif antara pemimpin (suami) dengan yang dipimpin (istri) juga wajib dipelihara. Sering terjadi salah pengertian dan ketersinggungan diantara keduanya, hanya karena ketidaktepatan memilih kata, berekspresi atau memilih momen yang tepat untuk membahas sesuatu. Sebaiknya apabila memungkinkan, segala rencana didiskusikan tidak secara mendadak, sehingga semua siap dengan konsekuensi keputusan yang diambil. Rumah tangga ideologis tidak pernah menganggap bahwa perencanaan selain dakwah adalah prioritas hidup dan suatu kepastian yang bisa menggelindingkan agenda dakwah menjadi amal sambilan. Sebaliknya menyadari bahwa perencanaan dakwah merupakan inti kehidupannya dan perencanaan lain mengitari kepentingan dakwah.&lt;br /&gt;4.    Membina Anak Dengan Tidak  Mengabaikan Dakwah&lt;br /&gt;Pasangan suami istri secara fitrah berharapdikaruniai keturunan yang baik. Rumah ideologis bukan saja berharap adanya keturunan namun memiliki perencanaan dan target tertentu terhadap anak-anak satu bentuk tanggung jawab orang tua terhadap anak-anak. Al-Qur’an menyebut anak-anak sebagai perhiasan dunia : &lt;br /&gt;“Harta benda dan anak-anak itu sebagai perhiasan hidup di dunia” (Q.s. Al-Kahfi : 46).&lt;br /&gt;Perhiasan mesti dipelihara agar tetap indah bukan sebaliknya menjadi sampah masarakat sebagaimana anak-anak dalam masyarakat kapitalistik dicetak untuk menjadikan kesenangan dunia  sebagai tujuan.&lt;br /&gt;Masihkah ada penyejuk mata ? sementara anak-anak dan remaja hidup dengan mengedepankan tuntutan egois demi memuaskan keinginan-keinginannya saja. Hal ini merupakan konsekuensi dari penerapan tatanan hidup yang tidak islami. Betapa besar peran orang tua member warna kepada anak-anaknya dan apabila terlambat memperhatikan pembinaannya maka penyesalan akan dituai dunia akhirat. Perkembangan pendidikan anak melalui beberapa tahap. Menurut Fatima hereen, tahap awal pendidikan anak merupakan tahap Islamic milieu, sejak anak berusia 0 tahun hingga 20 tahun. Tahap ini memerlukan upaya mengkondisikan lingkungan islami. Seoran ibu dalam rumah tangga ideologis tidak pernah menjadikan anaknya sebagai penghalang kesempurnaan dakwahnya, namun tidak pula menelantarkan pemeliharaan anak-anak. Keterlibatan anak-anak dalam amal dakwah justru merupakan saat tepat memberikan teladan, bukan hanya dengan kisah-kisah perjuang. Teladan yang dekat dan langsung dilihat bahkan dirasakan oleh anak-anak suasana mengatur strategi agar islam segera menjadikan kesadaran umat yang melahirkan opini umum, suasana berlelah-lelah di jalan Allah. Keteladanan berfungsi penting dalam pendidikan anak. Tuntutan yang indah tentang keteladanan yang begitu penting. &lt;br /&gt;Anak-anak meniru perilaku orang dewasa yang mereka amati. Seorang ibu tidak boleh ’under estimate’ terhadap anak, dengan menganggap anak kecil tidak akan tahu apa-apa.&lt;br /&gt; Rumah tangga ideologis menjadikan kehidupan rumah tangannya sebagaikehidupan persahabatan saling menasehati dalam mentaati Allah. Orang tua bukanlah sosok tanpa dosa yang layak mengingkari nasehat-nasehat dari anak-anakna. Hal ini penting diperhatikan karena tumbuhnya rasa percaya diri pada anak-anak untuk mengemban keyakinannya dapat ditumbuhkan dengan mengkondisikan mereka berbuat sebagaimana keyakinan yang telah ditanamkan orang tua. Peran ibu yang demikina besar dalam pendidikan anak tidak bearti meniadakan peran ayah. Sebaliknya ayah mesti turut berperan sehingga tidak terjadi dualism teladan. Hasil pendidikan sang ibu tentang manajemen waktu bisa sirna oleh teladan ayah yang banyak bersantai. Demikian pula kegembiraan memikul beban dari Allah serta kesungguhan berjuang di jalanNya juga mesti disaksikan anak-anak dari sosok ayahnya. Artinya orang tua mesti mendiskusikan secara intents tentang perkembangan pendidikan anak-anak agar keduannya mengambil peran yang tepat untuk mencapai hasil sesuai harapan rumah tangga ideologis.&lt;br /&gt;5.    Problem Dalam Peran Publik Dan Domestik, Solusinya Hanya Islam.&lt;br /&gt;Allah berfiman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai kesanggupannya” (QS. Al. Baqarah : 286)&lt;br /&gt;Ketidak berdayaan muslimah mengoptimalkan peran domestik dan publik bisa muncul karena dorongan pesimistis terhadap pertolongan Allah. Tanpa sadar muncul prasangka buruk terhadap Allah kemudian menyalahkan keadaan demi menutupi kelemahannya. Sikap semacam ini menutupi dirinya dari kemudahan dan kelapangan segala urusan yang Allah sediakan sebagai jalan keluar. Bersangka baik terhadap Allah artinya menjadikan segala keputusan-Nya sebagai karunia yang harus disyukuri. &lt;br /&gt;Apabila terjadi sesuatu di luar kehendak manusia disikapi sebagai bentuk kasih saying-Nya agar hamba-Nya meraih pahala lebih besar dengan segala upaya lebih keras untuk keluar dari kesulitanna seraya tetap teguh dalam ketaatan kepada-Nya.   Mengubah kendala menjadi potensi memang bukan hal mudah. Perjuangan mengerahkan segala kekuatan demi menyempurnakan peran ibu, pengatur rumah tangga dan dakwah sangat memerlukan pertaruhan hidup dan mati. Seorang muslimah yakin bahwa kehidupannya akan selamat dunia akhirat hanya jika terwujud kesempurnaan mengabdi kepada Allah dengan jalan mentaati-Nya, menyempurnakan setiap peran yang ditetapkan_Nya. Alangkah ngerinya ancaman Allah terhadap hamba-Nya yang kufur nikmat. Segala keputusan Allah kepada hamba-Nya berupa beban hokum maupun peristiwa tertentu bisa saja dianggap nikmat atau malah diamggap sebagai kesulitan luar biasa. Seorang ibu dalam rumah tangga ideologis selalu berprasangka baik terhadap Allah dan sewajarnya qona’ah menerima segala karunia-Nya dengan rasa syukur sehingga  menikmati perannya tanpa rasa berat hati. Dengan menikmati segala kesulitan diyakini ada jalan keluarnya. Allah maha kaya, maha menolong siapa pun yang dikehendaki_Nya. Keyakinan ini membuahkan kreativitas memecahkan masalah dan bertahan dalam menyempurnakan perjuangan dengan petunjuk dan pertolonganNya dari arah yang tak terduga.&lt;br /&gt;6.    Peluang Peran Muslimah Mengubah Masyarakat&lt;br /&gt;Dengan melihat kenyataan bahwa 52% dari jumlah penduduk dunia adalah perempuan dan mereka semua terbeban kewajiban yang sama untuk mengemban ideologi islam. Mengembalikan penerapannya diseluruh muka bumi. Maka perlu upaya serius dalam membina mereka. Peluang bagi kiprah muslimah juga diperluas dengan jumlah perempuan yang menduduki posisi ’key influent’ (orang berpengaruh) dari kalangan ’grass root ’ di majelis-majelis taklim, hingga ’middle up  ’ termasuk para ‘decision maker’ bahkan saat ini pemegang jabatan kepada Negara di negeri zamrud katulistiwa ini adalah perempuan. Bukan berarti melegalkan perempuan menjadi pemimpin Negara, namun kenyataan ini membuka peluang dakwah muslimah untuk menyentuh kalangan berpengaruh. Perjuangan muslimah juga bukan dalam rangka memposisikan perempuan sebagai penguasa karena hukumnya jelas-jelas haram. &lt;br /&gt;Muslimah terjun dalam kancah dakwah membina keluarga dan muslimah lainnya menggalang opini umum tentang islam hingga meraih dukungan umat. Keterlibatan muslimah dalam dakwah telah diwajibkan sejak masa Rasulullah dan sepanjang masa islam.  Keterlibatan muslimah dalam peperangan (jihad) menunjukkan semangat berkorban yang timggi demi kemenangan ideology islam. Peran muslimah di sector public yang diwajibkan oleh Allah adalah peran dakwah melanjutkan kehidupan islam. Peran ini mewajibkan amal dakwah yang beragam,mulai dari menuntut pemahaman islam sebagai bekal mengemban islam. Membina umat dengan membentuk pemikiran dan perasaan islam mengarahkan dakwah untuk mendapatkan dukungan berbagai kalangan, terutama dari para pembesar yang berpengaruh terhadap kebajikan suatu negeri hingga nanti apabila ada daulah khilafah telah tegak kembali peran ini tetap dijalankan, termasuk mengkoreksi penguasa agar berpegang teguh kepada ideologi islam dalam pemeliharaan urusan ummat dalam dan luar negeri. Peran public wajib disempurnakan seiring dengan pesan dometik muslimah sebagai ibu dan pengatur rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-323371698432082025?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/323371698432082025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/06/peran-ibu-domestik-dan-publik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/323371698432082025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/323371698432082025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/06/peran-ibu-domestik-dan-publik.html' title='PERAN IBU DOMESTIK DAN PUBLIK'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-3402042605783181437</id><published>2009-06-12T23:49:00.001-11:00</published><updated>2009-06-12T23:52:36.557-11:00</updated><title type='text'>RUMAH TANGGA IDEOLOGIS DI ERA KRISIS MULTIDIMENSI</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setiap manusia hidup di dunia mengahdapi berbagai macam kejadian dan peristiwa. Diantaranya ada yang meyenangkan ada pula yang menyedihkan. Semua itu merupakan ujian dan Allah untuk menyeleksi hamba-hamba-Nya. Penataan rumah tangga ideologis sekalipun ditimpa berbagai macam ujian selalu mengacu kepada bimbingan ideology islam. Kesulitan maupun kemudahan hidup tidak mengantarkan rumah tangga ideologis untuk berfikir dan beramal individualis. Dalam benak anggota rumah tangga ini tidak hanya ada target menyelamatkan diri dan rumah tangga sendiri lalu membiarkan umat bergelimang kekufuran.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Rumah tangga ideologis tidak menyerah dan takluk kepada kondisi keterpurukan kaum muslim. Sebaliknya terpacu untuk bersegera bangkit keluar dari kubangan sisrim kufur dan bekerja keras mengubah sistim kufur menjadi system islam. Rumah tangga ini menjadikan maslah islam dan kaum muslim sebagai masalah utama meruntuhkan individualisme yang ditancapkan dalam masyarakat sekuler. Ideologi islam adalah petunjuk Allah bagi hamba-hamba-Nya yang menghendaki keselamatan dunia akhirat islam sebagai problem solver atas segala masalah yang terjadi dan sebagai landasan dalam membina isteri dan anak-anak. Mereka menjadikan islam sebagai ideology yang wajib diperjuangkan untuk dianut sebagai ideology seluruh manusia di dunia islam diturunkan untuk seluruh manusia.&lt;br /&gt;Permasalahan rumah tangga dipecahkan berdasarkan islam. Dihadapi oleh pasangan suami isteri sebagai hal yang biasa terjadi dan memang demikian tabiat perjuangan yang sarat dengan ujian. Apalagi dalam masyarakat sekuler dan kapitalis saat ini, fakta menujukkan bahwa pemeliharaan urusan masyarakat diatur dengan tatanan kufur. Hak-hak individu apalagi keluarga tidak memnuhi sebagaimana mestinya. Walhasil ujian bagi rumah tangga ideologis luar biasa berat. Target menyegerakan tegaknya islam terbentur dengan persoalan ekonomi keluarga. Benturan lain yang juga berat adalah pranata social masyarakat yang menjadikan rumah tangga ideologis nampak asing berbeda dengan rumah tangga biasa.&lt;br /&gt;Rumah tangga ideologis menghadapi tantangan dan ujian yang lebih berat daripada rumah tangga sekuler capitalis. Ujian tidak selalu berupa kesengsaraan namun bisa berupa nikmat kebahagiaan yang lebih mudah melalaikan manusia dari kewajibannya. Misalnya kekayaan yang membuat sombong dan melunakan pemiliknya hingga terjebak membelokkan haluan rumah tangganya menjadi rumah tangga penikmat kekayaan materi saja atau kalaupun menjalankan kewajiban hanya sebagai selinga jika lagi mood.&lt;br /&gt;Rumah tangga ideologis mensikapi ujian yang dialami bukan sebagai factor pembatas ketaatan, namun berusaha keras mensiasati dan mengatasinya dengan bimbingan ideologi islam. Keyakinan yang kuat bahwa Allah akan menolong hambya-Nya ketika ia bekerja keras menolong agama Allah.  Menumbuhkan optimisme menuju jalan keluar pasti ada tanpa mengurangi upaya pelaksanaan kewajiban rumah tangga maupun masyarakat.&lt;br /&gt;Suasana pengabdian kepada Allah menyelimuti rumah tangga ideologis hingga seisi rumah meramu potensi mensiasati kendala demi sempurnanya pengabdian ini. Anak-anak pun terbiasa dan terlatih meletakkan egoismenya demi mendahulukan Allah dan Rasul-Nya. Pembiasaan ini merupakan buah dari keteladanan tak terbatas dari ayah ibunya. Serta pembinaan sang ibu yang tiada lelah memelihara rumah agar bersinar oleh pemikiran dan perasaan islam.&lt;br /&gt;1.    Krisis Financial Menerpa Rumah Tangga&lt;br /&gt;Penerapan sistem hidup sekuler kapitalis mengarahkan persoalan ekonomi Negara diatur  oleh system ekonomi kapitalis pula. Aqidahnya memisahkan agama dan kehidupan, artinya menjauhkan agama dari pengaturan masalah kehidupan. Agama cukup sebagai pengatur  hubungan individu dengan tuhannya dan tidak untuk menata interaksi antar manusia, kecuali sedikit yang terkait dengan penataan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Buah dari penerapan sistem ekonomi kapitalis adalah kenestapaan, tidak terpenuhnya hak-hak untuk  hidup layak bagi sebagian besar manusia dan kesenjangan luar biasa antara orang kaya dan orang miskin. Diantara ide dasar pengelolaan masalah ekonomi kapitalis adakah kebebasan pemilikkan, yakni setiap individu berhak memiliki segala sesuatu. Apapun bentuknya cara memilikinya dibebaskan. Negara hanya turut campur  apabila terjadi sengketa, itu pun akan berakhir dengan kemenangan pemilik capital terbesar yang dalam system kapitalis memang berpeluag memperoleh kemuliaan dan membeli kebijakan. &lt;br /&gt;Kemiskinan setidaknya ada tiga jenis, yakni kemiskinan alamiah yang terjadi karena diantara manusia ada yang lemah fisik, tua renta bahkan cacat sehingga tidak memiliki kemampuan memadai untuk  usaha mencari penghasilan. Selain itu kemiskinan cultural akibatnya akibat rendahnya kualitas SDM karena adanya kultur tertentu dalam masyarakat misalnya malas atau tergantung kepada harta warisan. Jenis lainnya adalah yang  paling  berbahaya dan pengaruh luas yakni kemiskinan struktural   yang terjadi  karena kesalahan pengaturan  system ekonomi yang diterapkan. &lt;br /&gt;Ekonomi kapitalis  mengebiri peran Negara hingga hanya berwenang dalam hal  penegakkan hokum dan pengawasan. Fungsi mengatur langsung persoalan social dan ekonomi diminimalisasi, diganti oleh peran swasta, yayasan atau kelompok tertentu dimasarakat. Hal ini menyebabkan Negara kehilangan hak dan tanggung jawab dalam pemeliharaan urusan rakyat. &lt;br /&gt;Rumah tangga ideologis tidak pernah ragu tentang janji Allah sehingga dakwah tetap menjadi poros dalam kehidupannya. Di mana pun mereka berada, jatah rizki takkan berkurang dan takkan berpindah kepada orang lain sehingga mereka siap mengikuti kemana dakwah mengharuskan mereka berada. Bukan sebalikna mengorbankan dakwah dengan alas an mencari rizki. Anak-anak dalam rumah tangga ideologis terbentuk secara khas, unik, tidak sama warna dengan anak-anak lain. Mereka tumbuh dan berkembang dalam suasana perjuangan menegakkan islam kaffah, sehingga terbiasa mengutamakan kepentingan dakwah, bukan seleranya, juga bukan mengikuti trend setter masyarakat  yang mengutamakan mainan dan hiburan. Kepedulian anak-anak terhadap nasib umat ditumbuhkan sejak dini agar mereka siap mengembang ideology islam sebagai problem solver yang menyelamatkan diri mereka dan umat dunia akhirat.&lt;br /&gt;Seorang istri dalam rumah tangga  ideologis mempunyai prioritas yang jelas  dalam mengelola keuangan rumah tangga, mengikuti prioritas ideologis. Pembelanjaan yang wajib didahulukan, baru kemudian yang sunnah dan terakhir yang mubah. Ia tidak menuntut suami dengan selera-seleranya atau selera tetangga sekalipun mereka selalu memprovokasi untuk membeli ini dan itu yang sejalan dengan kepentingan ideologi, misalnya scooter coo pada saat trend telletubies yang setelah habis masa trendnya hanya akan menghuni gudang atau play station agar anak tak ketinggalan zaman katanya.&lt;br /&gt;Suami dalam rumah tangga ideologis memimpin istri dan anak-anaknya untuk membuat skala prioritas yang tepat dan benar sesuai dengan bimbingan ideologi islam. Kesungguhannya mencukupi nafkah rumah tangga tidak diabaikan, sekalipun dalam pelaksanaanna sangat efektif agar tidak terjerumus dalam kehidupan kapitalistik yang menjadikan capaian materi sebagai poros kehidupan. &lt;br /&gt;Kekurang financial bukan kendala bagi  rumah tangga ideologis untuk menyempurnakan kiprahnya mengemban ideologi islam. Hal ini disiasati dan diatas sesuai dengan  ajaran islam. Bahu membahu suami istri mencermati peluang kerja tanpa mengharuskan diri menghamba kepada seseorang ataupun materi dengan penuh tawakal merajut usaha yang memungkinkan tercapai penghasilan tanpa mengabaikan dakwah.&lt;br /&gt;2.    Krisis Budaya Mengancam Rumah Tangg&lt;br /&gt;Ideologi kufur kapitalisme menjadikan tujuan hidup di dunia ini untuk mendapatkan kenikmatan fisik. Oleh karena itu menjadi wajar bahwa segala sesuatu diukur dan ditimbang dengan capaian materi.&lt;br /&gt;Pernikahan menjadi amat mahal dengan persyaratan sejumlah ”uang naik” biaya pesta dengan serba-serbi bid’ahnya. Prosesinya mengikuti gaya yang disepakati masyarakat sebagai symbol ketinggiaan status sosial. Selanjutnya interaksi antar anggota rumah tangga diwarnai permissivisme sehingga satu sama lain sulit ditaati aturan islam. Banyak terdapat suami yang tak merasa berdosa menelantarkan istri, selingkuh bahkan berzina. Dorongan meraih kenikmatan sebesar-besarnya membuat tumbuh suburnya prostitusi. Buah dari kebebasan bergaul dam bombordir rangsangan seksual menjadikan anak terencam pelecehan seksual menjadikan hingga pemerkosaan. Istri-istri dalam masyarakat sekuler kapitalis terbiasa membangkang suami hanya karena suami membimbing dengan sejumlah aturan islam seperti mewajibkannya menutup aurat memakai kerudung (khimar) dan jilbabnya dianggap sebagai bentuk pengekangan terhadap istri. Sang ibu memprogram anaknya sebagai investasi dunia. Penghargaan bukan atas keshalihan sang anak. Target pendidikan materialism mengabaikan pembentukan  kepribadian islam. Prestasi anak pun diukur dengan angka-angka rapor, bukan seberapa jauh pola pikir dan pola sikapnya menjadi islam. Anak-anak lebih didorong sekolah dengan target nilai tinggi, masuk sekolah favorit sekalipun harus letjend (lewat jendela) alias nyogok, lalu harus bertarget kerja dengan good salary agar segera kembali modal.&lt;br /&gt;Budaya liberal membuahkan generasi suka-suka. Kemampuannya dalam mengatasi  masalah dengan penyelesaian yang sangat tepat. Sebagian besar terjerumus memilih solusi sesaat yang hanya melarikan diri dari solusi yang sebenarnya. Rumah tangga ideologis menghadapi ancaman krisis budaya dengan penuh kewaspadaan. Mengawali pembentukan rumah tangga dengan menginteraksikan sejak dini kepada orang tua tentang hokum syara’ sebagai tolok ukur dalam berpikir dan beramal. Orang tua dipersiapkan menerima calon menantu yang berideologi islam yang akan mendampingi anaknya menuju keridhoan Allah. Dengan interaksi intensif diharapkan orang tua meneliti kembali padangan-pandangan kufur yang berkembang di masyarakat sehingga mereka tidak menjadikannya sebagai sebagai sumber hukum.  Prosesi pernikahan sebagai cikal bakal rumah tangga ideologis berjalan sesuai syariat islam. Ikhtilath, tabarruj, bid’ah dan syirik yang biasa mewarnai proses pernikahan di hindari sejauh-jauhnya.&lt;br /&gt;Rumah tangga ideologis memerlukan kesempatan yang luas untuk mandiri menahkodai bahtera rumah tangga mencapai tujuan hidup sejati, yakni mentaati Allah secara kaffah. Prioritas utamanya adalah tercapainya penerapan islam dalam seluruh aspek kehidupan. Hal ini mendorong rumah tangga ideology untuk mengatur  distribusi energy, waktu dan kesempatannya demi ideologi islam. Interaksi antar anggota rumah tangga ideologis diwarnai ta’awun dalam ketaqwaan, bukan dengan tuntutan-tuntutan materialistis. Setiap individu merasa ridho dan qona’ah dengan nasehat-nasehat ideologis yang sampai kepadanya bukan mensikapinya dengan semangat individualistis. Rumah tangga ideologis  tidak termakan budaya hedonis. Suami, istri dan anak-anak mengendalikan diri untuk tetap berdiri diatas ideologi islam. Gaya hidup islami menjelma dalam bentuk sikap zuhud, yakni tidak menjadikan materi sebagai poros kehidupan.&lt;br /&gt;Orang tua ideologis tidak menganggap masa kanak-kanak hanya sebagai masa bersenang-senang melainkan masa persiapan menuju baligh, bukan baru mulai mengajari anak setelah baligh. Pendidikan bagi rumah tangga ideologis bukan bertarget materi, melainkan mengacu pada konsep pendidikan islam yang berkonsentrasi mencapai dua target, yaitu membentuk kepribadian islam dan mempersiapkan ketrampilan tertentu sebagai bekal kehidupan anak. Membentuk kepribadian artinya menjadikan anak memiliki pola piker sekaligus pola sikap islam. Rumah tangga ideologis selalu waspada terhadap pengaruh luar islam yang di propagandakan melalui media cetak, elektronik ataupun oleh masyarakat secara langsung terutama sekali pengaruh ini mudah sekali diserap oleh anak-anak. Maka seleksi terhadap apa saja yang didengar, disaksikan dan direkam anak-anak menjadi sangat penting.&lt;br /&gt;Pendidikan yang mengacu kepada  ideologi islam memang dapat dibentengi rumah tangga ideologis dari pencemaran budaya masyarakat. Namun hal ini tidak cukup tanpa ada peran Negara sebagai institusi yang berwenang  menerapkan peraturan hidup islam agar seluruh anggota masyarakat terselamatkan dari budaya kufur cabang dari ideologi sekuler kapitalis. &lt;br /&gt;3.    Krisis Politik Menestapakan Rumah Tangga Ideologis&lt;br /&gt;Politik adalah pemeliharaan urusan umat dalam negeri dan luar negeri dengan sistem  tertentu sekulerisme kapitalis menata urusan manusia dengan tatanan yang dibuat sendiri oleh manusia. Hal ini membawa konsekuensi ketidakadilan, keberuntungan bagi segelintir  orang dan kenestapaan bagi sebagian besar lainnya atau pertentangan antar manusia berkepanjangan. Pengaturan  yang dijauhkan  dari peran Allah sebagai zat yang maha mengatur  tentu saja sangat jauh dari  kesempurnaan pengaturan.&lt;br /&gt;Tak dapat dipungkiri bahwa penerapan sistem ini mengantarkan rumah tangga ideologis kepada sejumlah kesulitan dalam mempertahankan ideologinya. Setiap berurusan dengan birokrasi demi melaksanakan kewajiban memelihara hak-hak keluarganya sering dipaksa untuk menggadaikan ideologinya. Prioritasnya memperjuangkan ideology islam berhadapan  dengan  kewajiban dan hak mendapatkan keterpeliharaan keluarga yang sulit terpenuhi tanpa berkorban prioritas. Rumah tangga ideologis mengalami pengucilan dan kesempitan untuk memenuhi hak-haknya secara layak. Prinsip persaudaraan sesama muslim yang diemban oleh rumah tangga ideologis terhalang oleh sekat-sekat batas imajiner Negara yang dibuat musuh-musuh islam. &lt;br /&gt;Hubungan keluarga yang wajib dipelihara dengan silaturahim menjadi sangat mahal pemenuhannya berbagai ’ritual’ bid’ah pun terpancar dari nasionalisme mengancam penanaman pemahaman islam anak-anak.&lt;br /&gt;4.    Akar masalah dan solusi&lt;br /&gt;Segala macam segala krisis apabila dicermati secara jernih dan ikhlas ternyata lahir akibat penerapan sistem kufur sekularisme kapitalisme. Kenestapaan bagi seluruh alam merupakan ujung yang pasti dari  ketiadaan penerapan islam kaffah. Anggota rumah tangga ideologis justru memacu diri untuk berkiprah mengembalikan penerapan islam yang  pernah bertahan menjadi pengatur dunia hingga 13 abad. Rumah tangga ideologis selalu menyadari  bahwa kewajiban berjuang mengatasi krisis dengan menyelesaikan akar masalah adalah tanggung jawab semua muslim, baik suami, istri maupun  anak-anak yang sudah baligh. Status hukum  fardhu’ dalam islam menuntut semperna terlaksana, bukan ’asal jalan’. Rumah tangga ideologis tidak membenamkan diri dalam arena krisis bahkan menopang kapitalisme. Ibarat tubuh membujur kaku sekarat keadaan umat dengan peraturan kapitalis yang melingkupinya saat ini. Rumah tangga ideologis wajib melibatkan diri secara sempurna membangkitkan tubuh kaku sekarat ini dengan mengobati penyakit utamanya. Sayang sekali banyak rumah tangga terjebak sekalipun menyadari bahwa penyakit utama  umat ini adalah ketiadaan penerapan islam yang kaffah. Tidak sedikit rumah tangga yang diuji dengan banyaknya anak yang semula sangat dirindukan kehadirannya. Setelah merasa sangat sibuk dengan urusan anak-anak sang ibu menikmati penelantaraannya terhadap dakwah, keyakinan sesat yang terlanjur dianut kebanyakan rumah tangga adalah bahwa anak-anak menempati posisi sebagai penghalang penyempurnaan tugas dakwah. Semua amal dakwah menjadi sangat berat dan sulit ketika keyakinan ini belum dibuang jauh-jauh. Padahal anak-anak dilahirkan tentu bukan untuk menghadapi orang tuanya mejalankan kewajiban yang telah dibebankan Allah. Banyak rumah tangga asik menopang kapitalisme hingga samar kebobrokannya bagi masyarakat. Mereka menyibukkan diri dengan kehilangan arah dakwah yang sesungguhnya. Dengan memandang parsial bahwa hak pendidikan atau kesehatan bagi kaum muslim belum terpenuhi kemudian tenggelam mencurahkan energi dengan  mengelola lembaga pendidikan atau pengobatan dan mencukupkan diri dengan kiprahnya ini.  Terkadang sebuah rumah tangga terjebak oleh beban status social. Kekhawatiran terhadap kecaman dan pengucilan masyarakat mendorong menelantarkan dakwah. Demi status sosial istri memaksa diri bekerja keluar rumah pada hal kemampuannya terbatas untuk menyelesaikan urusan rumah tangga dan menyempurnakan pembentukan kepribadian anak maupun dakwahnya demi status social pula banyak rumah tangga memutuskan pilihan pekerjaan suami istri berdasarkan ‘gengsi’ dalam pandangan masyarakat, bukan dengan pertimbangan jenis pekerjaan apa yang memudahkan penyempurnaan seluruh kewajiban termasuk mengemban ideologi islam. Demi gengsi, suami dan istri memilih menghabiskan waktunya di belakang meja perusahaan bonafide milik asing misalnya, tak peduli bahwa ternyata penghasilannya belum tentu sebanyak yang diduga. Bukakah Allah berhak mencurahkan dan mecabut  rizki bagi siapa saja yang dikehendakiNya? Lalu pantaskah manusia mengabaikan penyempurnaan terhadap dakwah meninggikan kalimatNya agar seluruh bumi tunduk patuh hanya kepadaNya sebagaimana dia telah mewajibkan demikian?.&lt;br /&gt;5.    Rumah Tangga Ideologis Merajut Solusi&lt;br /&gt;Setiap muslim wajib mengikatkan diri kepada hokum syara’ dalam masalah hal. Ini konsekuensi keimanannya sebagaimana Firman Allah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barang siapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang kafir”. (Qs. Al-Maidah : 44)&lt;br /&gt;Rumah tangga ideologis menyadari seruan ayat ini sehingga tidak pernah berdiam diri terhadap pengabaian hukum Allah yang terjadi di dunia ini. Kesadaran ini mendorong anggotannya menjadi subyek perubahan masyarakat kufur menjadi masyarakat islam. Keputusan-keputusan yang diambil oleh rumah tangga ideologis selalu menjadikan kepentingan dakwah mengemban ideologi sebagai poros kehidupannya. Masalah-masalah rumah tangga yang mendera selalu diatasi dengan bimbingan ideology islam. Dengan demikian masalah teratasi dan pahala dari Allah pun dapat di raih. Mereka menaklukkan kendala dan masalah dengan petunjuk dan pertolongan Allah bukan sebaliknya ditaklukkan oleh masalah lalu menyerah dan lari dari kewajiban dakwah. Mereka menghindar dan cara berfikir pragmatis dan dangkal yang hanya memandang masalah sebagai factor pembatas dalam beramal shaleh. Bersandar kepada pertimbangan yang tidak pasti, yaitu selain hokum syara’ sangat dijauhi oleh rumah tangga ideologis.&lt;br /&gt;Rumah tangga ideologis tidak akan berdalih ’mampu bersosialisasi ’ dengan jalan mentolerir kesesatan yang terjadi di masyarakat atau bahkan mengadopsinya. Mereka tidak mengubah-ubah sedikitpun apa yang telah diturunkan Allah berupa ideologi islam.  Rumah tangga ideologis tidak akan pernah mengorbankan ideologi islam demi mendapat pujian bukan landasan dalam menentukan prioritas dan pilihan-pilihan dalam kehidupannya.  Sebaliknya mereka selalu berkiprah aktif mengubah pemikiran dan perasaan masyarakat agar sejalan dengan islam. Kesadaran yang dimiliki oleh rumah tangga ideologis bahwa akar masalah rumah tangga dan masalah umat adalah karena islam tidak diterapkan, mendorong untuk menyatukan kehidupan rumah tangga dengan kehidupan dakwah. Rumah tangga ideologis yang mempunyai banyak tanggungan tentu juga menghadapi kesulitan. Kesadaran untuk bertanggung jawab dihadapkan dengan keterbatasan kemampuan. Hal ini menambah kesadaran bahwa solusi sejati wajib segera diwujudkan, yaitu penerapan islam kaffah di bahwa naungan khilafah islamiyah. Rumah tangga ideologis mengerah segala daya upaya dank eras mempersiapkan masyarakat membentuk opini umum berupa pemikiran islam dan perasaan islam di tengah-tengah masyarakat. Suami,istri dan anak-anak dalam rumah tangga ideologis bahu membahu mensukseskan peran masing-masing dalam mempersiapkan masyarakat. Peran ini sekaligus menyatu dengan peran dalam mengarahkan dan membina seluruh anggota keluarga. Kerjasama dalam rumah tangga ideologis mengantarkan anggotanya menjadi pengemban ideologi islam yang handal dan terpercaya. Prioritas terhadap ideologi  mengalahkan selera bersantai dan mengkotak-kotakkan kerja antara suami, istri dan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-3402042605783181437?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/3402042605783181437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/06/rumah-tangga-ideologis-di-era-krisis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/3402042605783181437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/3402042605783181437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/06/rumah-tangga-ideologis-di-era-krisis.html' title='RUMAH TANGGA IDEOLOGIS DI ERA KRISIS MULTIDIMENSI'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-4247502968354467531</id><published>2009-06-12T23:42:00.002-11:00</published><updated>2009-06-12T23:46:38.845-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>MEMBANGUN RUMAH TANGGA IDEOLOGIS  MEWUJUDKAN KELUARGA SAKINAH MAWADDAH WARAHMAH</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;A.    Dasar Memilih Calon Pemimpin Rumah Tangga&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Muslimah memilih calon suami dengan bimbingan ideology islam, bahwa qowwam (pemimpin) rumah tangga bukanlah sosok  muslim abangan pemilik split personality  atau kalangan oportunis yang selalu bertimbang keuntungan dan kenikmatan fisik dalam memutuskan persoalan. Kepemimpinan rumah tangga yang dipegang oleh laki-laki model ini tentu tidak akan pernah mengantarkan rumah tangga menuju tho’at kepada Allah swt. Muslimah tak terpedaya  oleh ketampanan atau penampakan fisik maupun kekayaan materi seseorang. Calon qowwam dalam rumah tangga ideologis harus benar-benar siap memimpin rumah tangganya dengan landasan ideologi islam, meletakkan setiap keputusan-keputusannya sebagai ujung dari pertimbangan prioritas ideologis. Suami sebagai qowwam tidak menjadikan rumah hanya sebagai tempat istirahat dan tidur setelah seharian berkiprah di luar rumah. Keteladanan diperlukan untuk membantu proses pembinaan istri dan anak-anaknya. Suami yang memiliki kesadaran ideologis selalu berpikir serius agar setiap keputusannya lahir bukan dari pertimbangan selera semata. Ia selalu menimbang dan mengukur amal dengan standar ideology islam, tidak terjebak menukar yang wajib dengan yang mubah atau bahkan dengan yang haram.&lt;br /&gt;B.     Dasar Memilih Calon Suami&lt;br /&gt;Istri dalam rumah tangga ideologis bukan koleksi boneka yang sekedar memenuhi selera, melainkan bagian dari pencetak generasi, sehingga memilihnya dengan mengutamakan pertimbangan kesiapan istri mendampingin-mengawal aktir perjuangan  sang suami dalam rangka  melanjutkan kehidupan islam. Tidak  layak bangunan rumah tangga ideologis diawali dengan memilih istri atas dasar ketertarikan kepada kemilau hitam rambutnya, tinggi semampai bodinya atau melimpah ruah hartanya.Istri dalam rumah tangga ideologis adalah sosok muslimah berwawasan dan berdasarkan ideologis, siap mengelola anak dan isi rumah sesuai dengan syari’ah islam. &lt;br /&gt;Kewibawaan yang terpancar dari kesadaran ini memudahkan seorang istri dan ibu memprogram anak-anak untuk menjadi pejuang, bukan sebaliknya seperti sering terjadi sang ibu terprogram oleh organism anak-anak.&lt;br /&gt;Seorang ibu yang memiliki kesadaran ideologis membina anak-anak sepanjang waktu, bukan terikat dengan kurikulum sekian jam sehari atau momen tertentu saja. Kesadaran ini mendorong untuk mengendalikan ucapan dan perbuatan terutama dihadapan anak-anak, karena setiap langkah polah ibu adalah materi pembinaan langsung maupun tidak langsung.&lt;br /&gt;Muslimah sebagai istri dalam rumah tangga ideologis selalu menentramkan suami dalam ketaatannya kepada Allah. Tidak dapat dipungkiri bahwa suasana rumah berpengaruh terhadap kinerja suami dalam menjalankan setiap kewajibannya. Pada saat suami menjalankan amal dakwah misalnya, tidak akan optimal ketika sang isteri membebaninya dengan kekacauan rumah,seperti perabot pecah lantaran kenakalan anak-anak yang tidak wajar melampiaskan kemarahannya dengan membanting barang, atau keuangan rumah tangga habis sebelum waktunya tanpa jelas kemana larinya lantaran sang isteri ceroboh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERNIKAHAN AWAL KEHIDUPAN PERSAHABATAN&lt;br /&gt;Satu-satunya cara mengawali pembentukan rumah tangga ideologis yang didasarkan pada syari’at islam adalah dengan pernikahan, didahului khitbah. Cara lain yang lazim ditempuh muda-mudi era kapitalis saat ini, pacaran, apapun alasannya adalah menyalahi aturan Allah SWT. Tidak dapat dipungkiri aktivitas pacaran yang paling minimal saja mungkin saling pandang dengan pandangan tidak bisa, telah melanggar aturan menahan pandangan yakni pandangan kepada isteri atau suami dan pandangan kepada “aurot”. Apalagi dengan cara pergaulan amburadul saat ini, dengan gencarnya propaganda kebebasan sex, free love, zina menjadi biasa. Padahal Allah melarang mendekatinya. Hukum syara’ telah mengatur perbuatan manuasia dengan sumber-sumber yang pasti, yakni Al-Qur’an, As-sunnah, Ijma’ Sahabat dan Qiyas.&lt;br /&gt;Pernikahan merupakan bagian amal manusia, maka tata aturannya telah ada dalam islam, sejak mengawali prosesnya dengan khitbah (meminang) hingga akad nikah sesudahnya. Anjuran menikah adalah bagian dari peraturan islam atas pemenuhan naluri berselera hasrat kepada lain jenis (ghorizah nau’) dengan tujuan penciptaan naluri ini agar manusia tidak punah (libaqoin nau’). Anjuran menikah tercantum dalam bentuk maupun hadits, diantaranya firman Allah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nikahilah oleh kalian wanita-wanita yang kalian senangi  dua, tiga atau empat…” (Q.S. An-Nisaa : 3)&lt;br /&gt;Adapun hadits anjuran menikah diantaranya dari ibnu Mas’ud ra berkata bahwa Rasulullah bersabda : wahai para pemuda, siapa saja diantara kalian yang telah mampu memikul beban, hendaklah ia segera menikah, karena hal itu dapat menundukkan pandangan dan menjaga kehormatan. Sebaliknya, siapa saja yang belum mampu, hendaklah ia berpuasa, karena hal itu dapat menjadi perisai baginya.&lt;br /&gt;Dalam kehidupan islam pernikahan adalah bagian dari ibadah, bukan pemuasan seksual. Islam mengatur pernikahan secara jelas, tidak samara. Membentuk rumah tangga ideologis diawali dengan niat yang tulus semenjak memilih pasangan hingga meginjak prosesi pernikahan, yaitu niat untuk menyempurnakan ketaatan kepada Allah SWT. Pemeliharaan niat sangat penting agar rumah tangga ideologis tidak berbelok dari tujuan yang dikehendaki. Banyak terjadi keterbelokan sebuah rumah tangga dari rel ideology islam yang telah dicanangkan sejak awal pernikahan. Kinerja pasangan suami isteri (pasutri) untuk berkontribusi dalam memperjuangkan ideology islam yang semestinya meningkat dengan adanya persahabatan dalam rumah tangga, justru menurun bahkan menghilang.&lt;br /&gt;Pemilihan pasangan yang tepat sebelum menikah akan memudahkan adaptasi dan pengaturan biduk rumah tangga sesuai bimbingan ideologi islam. Islam memerintahkan memilih pasangan dengan pertimbangan dien (agama), sabda Rasulullah SAW : “wahai itu dinikahi karena empat aspek yaitu karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya dan karena agamanya; Maka pilihlah wanita karena agamanya, niscaya engkau akan beruntung.&lt;br /&gt;Kasih sayang pasanga edielogis adalah kasih sayang sejati, yakni membiarkan pasangannya tersentuh api neraka seujung rambutpun. Sehingga dalam perjalanan mengayuh biduk rumah tangga, keduanya saling muhasabah (intropeksi) kalau-kalau terjadi penelantaran kewajiban atu ketidaksempurnaan dalam pengorbanan di jalan allah. Persahabatan suami isteri dalam rumah tangga ideologis melahirkan kerja sinergis dalam perjuangan mengembah ideologi. Kesadaran bahwa setiap perjuangan menurut pengorbanan akan mempermudah pasangannya dalam menyempurnakan kewajiban. Tuntutan pengorbanan dapat berupa harta, tenaga, pikiran bahkan jiwa/nyawa. Inilah tabiat perjuangan dimanapun da kapanpun. Maka hal istimewa apabila sewaktu-waktu suami atau isteri dalam rumah tangga ideologis harus mengorbankan keinginannya untuk mendapatkan pelayanan yang lebih cukup.&lt;br /&gt;Setiap manusia tidak ma’shum (terbebas dari kesalahan), kecuali para nabi dan rasul. Oleh karena itu tidak mungkin seorang berharap sosok pasangan sempurna tanpa kelemahan. Kelebihan sesorang selalu ada, demikian pula kelemahannya, sekalipun potensi dasar kemanusiaan sama, yakni memiliki naluri, kebutuhan jasmani dan potensi akal untuk berfikir menentukan jalan mana yang akan ditempuh dalam hidupnya. Kelemahan bukanlah dasar untuk menentukan batas kinerja untuk menelantarkan kewajiban. Sebaliknya, kelemahan mesti disiasati bersama agar masing-masing pasangan dalam rumah tangga ideologis dapat menyempurnakan berbagai kewajiban.&lt;br /&gt;Kreativitas dalam memecahkan hambatan kelemahan secara bersama merupakan bagian penting dalam persahabatan. Hal demikian akan berujung pada sinergi yang sanggup mengatasi kendala menjadi potensi sekaligus meramu potensi bersama yang membuahkan produktivitas melebihi kemampuannya sebelum menikah. Sekali lagi rumah bukanlah sekedar tempat istirhat dan tidur, bernaung dari panas dan hujan, namun ia adalah wadah pencetakan generasi handal pengemban ideology islam. Oleh karena itu untuk mensuasanakan rumah dengan kerinduan mengoptimalkan potensi diri, meramu kelebihan dan mengeliminasi  kendala demi kesempurnaan perjuangan mengemban ideologi islam yang telah diwajibkan oleh Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-4247502968354467531?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/4247502968354467531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/06/membangun-rumah-tangga-ideologis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/4247502968354467531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/4247502968354467531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/06/membangun-rumah-tangga-ideologis.html' title='MEMBANGUN RUMAH TANGGA IDEOLOGIS  MEWUJUDKAN KELUARGA SAKINAH MAWADDAH WARAHMAH'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-3198678172357158946</id><published>2009-04-27T21:49:00.002-11:00</published><updated>2009-04-27T21:53:47.329-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>KEINDAHAN CINTA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Manusia dalam dirinya dianugerahi rasa cinta. Cinta inilah yang memberikan manusia daya hidup dan perjuangan. Dengan cinta manusia membangun keharmonisan hidup bersama manusia lainnya. Dengan cinta manusia membina hubungan  rumah tangga.   Bisa dibayangkan membangun keluarga tanpa cinta, maka yang timbul adalah kegundahan dan kegelisahan. Dengan cinta pula manusia mengabdi kepada Tuhannya.  Manusia yang hidup tanpa memiliki rasa cinta, maka hidupnya dipenuhi benci  dan dendam. Manusia tanpa rasa cinta, maka yang muncul adalah keegoan.   Dengan cinta, manusia dapat melangsungkan  hidup dengan kegembiraan dan kepuasan. Cinta lah yang memberikan energi pada manusia untuk melaksanakan tujuan hidupnya. Cinta pula yang memberikan gairah dan semangat hidup pada manusia. Namun dengan cinta pula manusia dapat terjerumus dalam lembah kenistaan, yaitu ketika manusia cinta dunia dan  kekuasaan. Cinta dunia inilah  yang membawa manusia pada titik nadir kemanusiaan, manusia kehilangan spritualitas karena cinta pada materi. Manusia kehilangan ruh kemanusiaannya menjadi seperti hewan , karena manusia  telah teramat cinta pada kebutuhan jasmani semata, maka manusia seperti ini bagai binatang. Ia hanya mengumbar syahwat jasmani saja, inilah yang terdapat pada hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Cinta pada kekuasaan membawa manusia pada tirani bagi manusia lain. Tidak tertebar lagi rasa cinta lagi pada manusia, yang ada adalah nafsu berkuasa.   Sesungguhnya cinta manusia dapat dibagi menjadi dua : “cinta sejati” (‘isyq haqiqi), atau cinta pada Tuhan; dan “cinta imitasi” (‘isyq majazi), atau cinta terhadap segala lain-Nya. Tapi, dalam pengujian yang lebih dekat, orang melihat semua cinta sesungguhnya adalah cinta pada Tuhan, karena segala sesuatu adalah pantulan dan bayang-bayang-Nya. Sedangkan adanya perbedaan antara dua jenis cinta tersebut dikarenakan orang memahami yang ada hanyalah Tuhan dan cinta untuk-Nya semata. Sedangkan cinta pada yang lainnya, karena  meyakini adanya keterlepasan eksistensi dari-Nya atas segala objek keinginan yang dicintai,  dan tidak mengarahkan pada hubungan cinta terhadap-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Padahal cinta kepada yang selain-Nya tapi berasal dari-Nya, akan membawa orang kepada-Nya. Setiap objek keinginan dari orang perorang akan menunjukkan kepalsuannya, dan orang akan mengalihkan cintanya. Namun, bagaimanapun juga setiap hasrat (cinta) tidak akan menemukan Kekasih Sejati kecuali setelah kematian, manakala ia sudah terlambat untuk menutup jurang keterpisahan. Pada saat itu, sesal kemudian tidak berguna, karena dalam hidupnya manusia seperti ini telah memberikan  cintanya pada selain Tuhan.  Bagi seorang Sufi, hanya ada satu Yang Tercinta; dia melihat bahwa semua cinta “palsu” beku dan tidak nyata selain kepada Tuhan.  Dalam konteks ini, Rûmî menerangkan hakikat keindahan cinta sejati secara ringkas dan jelas: Keindahan adalah setetes air yang berasal dari Lautan yang tak berwatas, atau sebuah cahaya yang memantul pada dinding. Semua keindahan berasal dari dunia lain, yang ada disini hanyalah kesementaraan dan pinjaman. Keindahan yang sesungguhnya hanya ada pada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti juga yang diungkapan Rûmî :    Keindahan uang palsu itu adalah sesuatu yang terpinjam, di balik kecantikannya tersimpan kepalsuannya.  Dari perkataan Rûmî bahwa cinta pada kecantikan dunia merupakan cinta palsu. Cinta seperti ini hanya menghasilkan tujuan semu bagi manusia. Jika manusia mengejar dunia, manusia seperti mengejar fatamorgana, yang jika dikejar maka ia tidak akan pernah terpegang. Karena akan menghilang begitu kita sampai di dekatnya. Begitu juga dengan cinta manusia pada dunia, manusia tidak akan pernah puas untuk terus memperbanyak harta dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Sebuah syair yang diungkapkan oleh Rûmî yang  menggambarkan tentang cinta dunia berbunyi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Manusia merasakan cinta, derita, rasa sakit, dan segala hasrat yang seandainya sekalipun seratus dunia telah menjadi miliknya, ia tetap terus mencari, tidak pernah istirah atau menenukan ketenangan. Orang-orang seperti ini menyibukkan diri sepenuhnya dengan segala kemampuan, keahlian, dan kedudukan; mereka mempelajari astronomi, obat-obatan, dan lain sebagainya, tapi mereka tidak pernah memperoleh rasa tenteram, sebab tujuan mereka belum tercapai. Adapun Yang Tercinta, bagaimanapun juga, adalah “ketenteraman hati,” karena hati mencapai tujuan melalui-Nya. Maka, bagaimana mungkin ia menemukan ketenteraman dan kedamaian melalui yang lain ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah keindahan yang menimbulkan cinta palsu adalah dunia ini. Pada kecantikannya terdapat kepalsuannya. Jadi jika manusia ingin mendapatkan cinta sejati ialah cinta pada Tuhan, yang telah memberikan cinta dan keindahan itu. Manusia tidak terpesona oleh keindahan pantulan-Nya yaitu keindahan dunia ini. Dalam sebuah syairnya Rûmî juga berujar :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah Sifat Tuhan, yang tidak membutuhkan apapun, cinta pada selain-Nya adalah palsu.  Tuhan adalah mata air cinta, sebagaimana Dia adalah sumber segala yang ada. Tapi apa makna “Tuhan adalah Cinta “? Kenyataan bahwa begitu banyak ayat al-Quran menyatakan Cinta adalah Sifat Tuhan. Karenanya, sering disebut-sebut dalam Kitab Suci itu, Tuhan “mencintai” sesuatu. Para Sufi biasa mengutip ayat berikut ini, yang berbicara tentang hubungan hirarkis  antara Cinta Tuhan kepada manusia kepada-Nya, yang terakhir bermuara  dari yang pertama:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuhan akan mendatangkan suatu kaum yang Dia mencintai mereka dan mereka mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang Mukmin, dan keras terhadap orang-orang kafir , yang berjihad di jalan-Nya dan tidak risau oleh celaan orang-orang yang suka mencela” (Qs.5:54)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecintaan manusia pada Tuhannya merupakan cinta sejati. Sedangkan kecintaan manusia pada dunia merupakan cinta imitasi. Jika manusia lebih mencintai dunia, maka ia sebenarnya telah mendekatkan dirinya pada jurang kehancuran. Manusia telah membuang percuma waktu di dunia untuk mencinta yang palsu dan tidak hakiki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Husain Mazhahiri ada lima ciri orang cinta pada dunia. Pertama, keadaan mewah. Hal ini menunjukkan tenggelamnya seseorang dalam kecintaan kepada dunia. Keadaan ini jika sampai menguasai manusia, maka ia akan mendorongnya untuk bersikap lalim dan angkuh, dan kemudian manusia itu akan mendapatkan kecelakaan dan kehancuran. Keadaan mewah menyebabkan yang bersangkutan tenggelam dalam syahwat dan kenikmatan-kenikmatan duniawi, yang pada akhirnya mengiringnya menuju sikap lalim dan mendustakan para Nabi. Allah SWT berfirman :&lt;br /&gt;“Sesungguhnya manusia benar-benar malampaui batas, karena dia melihat dirinya seba cukup.” (QS. al-‘Alaq:6). &lt;br /&gt;Ciri kedua ialah sikap berlebih-lebihan dan mubazir. Mereka yang berlebih-lebihan dan bergaya hidup mewah, ialah orang-orang yang tenggelam dalam kecintaan kepada dunia. Al-Quran al-Karim mencela mereka dengan keras dan menyifati mereka sebagai saudara-saudara setan. “Sesungguhnya orang-orang yang mengerjakan hal-hal yang berlebihan (mubazir), mereka adalah saudara-saudara setan.” (QS.al-Isra:27)  Sedangkan yang ketiga adalah ketergantuingan hati kepada hal-hal duniawi yang bersifat mubah. Yakni manusia tergantung kepada harta, makan, kenyamanan, seks, dan sebagainya. Salah satu contoh ketergantungan kepada dunia ialah merokok.  Merokok berbahaya bagi kesehatan badan dan ekonomi negara, begitu juga bagi kesehatan rohani dan keselamatan masyarakat. Dengan melepaskan ketergantungan dari hal-hal duniawi yang bersfat mubah, maka ia telah menjadi orang yang mampu mengendalikan dirinya. Pengendalian diri merupakan penyangga dari keterpelesetan pada dosa.  Dengan mengendalikan diri dari kecintaan terhadap dunia akan membawa manusia pada nilai-nilai kecintaan sejati. Sebuah cinta sejati pada Tuhan. Sedangkan kecintaan manusia pada dunia ini merupakan cinta palsu, cinta yang tidak abadi. Jika manusia sepanjang hidupnya hanya memikirkan kecintaan pada dunia sesungguhnya hidup manusia  adalah sia-sia belaka. Karena apa yang dikejarnya merupakan fatamorgana.   Manusia yang ingin mendapat keindahan cinta, kebahagian hakiki, dan keselamatan abadi. Maka manusia harus memberikan cintanya pada yang Maha Indah, Maha Hakiki dan Maha Abadi yaitu Allah SWT. Dengan kecintaan pada Tuhan ini manusia akan mendapatkan kebahagiaan dan keselamatan hidup yang hakiki, karena manusia telah mencintai yang memang patut dicintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-3198678172357158946?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/3198678172357158946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/04/keindahan-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/3198678172357158946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/3198678172357158946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/04/keindahan-cinta.html' title='KEINDAHAN CINTA'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-1355299061382866819</id><published>2009-04-15T14:16:00.005-11:00</published><updated>2009-04-15T14:34:33.178-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>SEDEKAH MURAH MERIAH</title><content type='html'>RINDU KAMI PADAMU YA RASUL ........ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEMOGA BERMANFAAT &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap  harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya,  Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu  pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya.  Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan  makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.  Setelah wafatnya Rasulullah SAW,  tidak ada lagi orang yang membawakan  makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari sahabat terdekat  Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya  kepada anaknya itu, Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisyah RA menjawab,Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan  hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja.  Apakah Itu?, tanya Abubakar RA. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada disana, kata Aisyah RA. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk  diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik, Siapakah kamu?  Abubakar RA menjawab, Aku orang yang biasa (mendatangi engkau).  Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku, bantah si pengemis buta itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut, setelah itu ia berikan padaku, pengemis itu melanjutkan perkataannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah &lt;br /&gt;seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar &lt;br /&gt;RA, dan kemudian berkata, Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia....  Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA  saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, wahai saudaraku, bisakah kita meneladani kemuliaan akhlaq Rasulullah &lt;br /&gt;SAW? Atau adakah setidaknya niatan untuk meneladani beliau? Beliau adalah ahsanul akhlaq, semulia-mulia akhlaq.  Kalaupun tidak bisa kita meneladani beliau seratus persen, alangkah baiknya kita berusaha meneladani sedikit demi sedikit, kita mulai dari apa yang kita sanggup melakukannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebarkanlah riwayat ini ke sebanyak orang apabila kamu mencintai Rasulullahmu. ..  Sadaqah Jariah salah satu dari nya mudah  dilakukan, pahalanya?  MasyaAllah.. ..macam meter taxi...jalan  terus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadaqah Jariah - Kebajikan yang tak berakhir. &lt;br /&gt;1. Berikan al-Quran  pada seseorang, dan setiap dibaca, Anda mendapatkan &lt;br /&gt;hasanah. &lt;br /&gt;2. Sumbangkan kursi roda ke RS dan setiap orang sakit menggunakannya, Anda &lt;br /&gt;dapat hasanah. &lt;br /&gt;4. Bantu  pendidikan seorang anak. &lt;br /&gt;5. Ajarkan seseorang sebuah do'a. Pada setiap  bacaan do'a itu, Anda dapat &lt;br /&gt;hasanah. &lt;br /&gt;6. Bagi CD Quran atau  Do'a. &lt;br /&gt;7. Terlibat dalam pembangunan sebuah mesjid. &lt;br /&gt;8. Tempatkan pendingin air di tempat umum. &lt;br /&gt;9. Tanam sebuah pohon. Setiap seseorang atau binatang berlindung &lt;br /&gt;dibawahnya, Anda dapat hasanah. &lt;br /&gt;10. Bagikan email ini dengan orang lain. Jika seseorang menjalankan salah &lt;br /&gt;satu dari hal diatas, &lt;br /&gt;Anda dapat hasanah sampai hari  Qiamat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aminnnnnn...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-1355299061382866819?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/1355299061382866819/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/04/sedekah-murah-meriah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/1355299061382866819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/1355299061382866819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/04/sedekah-murah-meriah.html' title='SEDEKAH MURAH MERIAH'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-828389409485118064</id><published>2009-03-04T23:44:00.002-11:00</published><updated>2009-03-04T23:49:41.571-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humor.'/><title type='text'>UST HUMOR DR MILIST TETANGGA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt; Inikah Artinya..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JUST BEE YOURSELF&lt;br /&gt;(”Sengatkan diri anda dengan tawon”)&lt;br /&gt;Jadilah diri kamu sendiri, kalau kamu jelek syukurilah soalnya kalo&lt;br /&gt;kamu cakep pasti kamu bakal banyak dosanya hehehe&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;THE RIGHT MAN IN THE WRONG PLACE&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;(”Orang disebelah kanan,salah tempat..hrsnya disebelah kiri”)&lt;br /&gt;Cakep-jelek itu tergantung lingkungan, misalnya kamu disini jelek tapi di&lt;br /&gt;Afrika bisa paling cakep lho, makanya pindah ke sono aja.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;DONT JUDGE THE BOOK BY THE COVER&lt;br /&gt;( “Jangan menghukum buku dengan koper” )&lt;br /&gt;Jangan putus asa, tidak semua orang menilai manusia dari fisiknya,&lt;br /&gt;sapa tau bisa dari rumahnya, mobilnya, pekerjaannya, atau tabungannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LIKE FATHER LIKE SON&lt;br /&gt;( “Suka bapaknya, suka juga sama anaknya” )&lt;br /&gt;Jangan salahkan diri kamu kalau kamu jelek, salahkanlah orangtuanya,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;karena jelek itu keturunan..iya kan ??&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;THE BEAUTY IS UNDER THE SKIN&lt;br /&gt;( “Jadi cakep kalo uda ganti kulit” )&lt;br /&gt;Perbaiki inner beauty kamu, itu kalau ngerasa sisi luar kamu udah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ancur ga ketolong lagi….&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;NO GAIN WITHOUT PAIN&lt;br /&gt;(”Ga dapet duit kalo ngga kesakitan dulu…kaya kuda lumping” )&lt;br /&gt;Jgn sakit ati kalo dikatain jelek, cuek aja, inget film Beauty and The&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Beast kan?)&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;THE TRUTH IS OUT THERE&lt;br /&gt;(”Yang bener boleh keluar”)&lt;br /&gt;Kalau orang lain menilai kamu jelek, jangan diambil ati, penilaian&lt;br /&gt;manusia tidak selalu&lt;br /&gt;benar (maksudnya kali kamu sebenarnya lebih jelek lagi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LOVE IS BLIND&lt;br /&gt;(”Mencintai orang buta”)&lt;br /&gt;Cinta tidak memandang cakep atau jelek, ga percaya? Tanyakan hal ini&lt;br /&gt;sama orang jelek…&lt;br /&gt;Memang CAKEP itu RELATIF…tapi kalo JELEK itu MUTLAk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-828389409485118064?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/828389409485118064/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/03/ust-humor-dr-milist-tetangga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/828389409485118064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/828389409485118064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/03/ust-humor-dr-milist-tetangga.html' title='UST HUMOR DR MILIST TETANGGA'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-8334781929754698810</id><published>2009-02-21T17:42:00.002-11:00</published><updated>2009-02-21T17:45:05.606-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>KEINDAHAN AL-QUR'AN</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;Keindahan Al-Qur’an&lt;br /&gt;Sumber :  http://indonesian.irib.ir/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=30&amp;amp;Itemid=30&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nilai seni dan keindahan merupakan salah satu daya tarik Al-Quran. Keindahan tersebut dapat disaksikan pada kefasihan bahasa, diskripsi, penggunaan kata kiasan, dan penyampaian alur cerita. Dengan kata lain, keindahan Al-Quran terlihat pada pesona ayat, keserasian dan irama setiap susunan kalimat, keluwesan setiap kalimat dan kejelasan pesan yang disampaikannya.&lt;br /&gt;Pesona Al-Quran sudah ada semenjak awal penurunannya. Hal itu membuat orang kafir pun tidak tahan ketika mendengar bacaan Al-Quran. Sebagian dari musyrikin menutup telinga mereka supaya tidak terpengaruh bacaan Al-Quran. Meskipun demikian, pesan Al-Quran tersebar luas dalam waktu singkat. Saat ini pun, pesona Al-Quran menarik setiap hati pendengarnya, seperti diawal penurunannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Quran adalah Kitab abadi Allah SWT yang diturunkan dari Lauh Mahfuz ke hati Rasulullah saw. Al-Quran kemudian disusun dalam bentuk susunan kalimat dan ayat serta di bukukan menjadi sebuah kitab. Ajaran-ajaran kitab samawi ini sangat dalam dan universal. Berbagai rumusan penting seperti cara hidup yang ideal, keselarasan hubungan sosial, politik dan prinsip yang benar soal kepemimpinan diilhami dari Al-Quran. Kitab ini juga banyak mengungkap undang-undang dan rumus serta teori yang menakjubkan soal penciptaan dunia. Kitab samawi ini adalah mukjizat yang abadi dan memuat sistem serta program yang sistematis untuk kebahagiaan umat manusia.&lt;br /&gt;Pada tanggal 10 sampai 15 Agustus 2007 lalu, Iran menjadi tuan rumah Perlombaan Internasional Al-Quran ke 24 yang diikuti 53 peserta qari’ dan hafiz dari berbagai negara, diantaranya dari Mesir, Malaysia, Sudan, Jerman, Bosnia Herzegovina, Inggris, Albania dan Irak. Acara tersebut bertepatan dengan peringatan diutusnya Muhammad saw sebagai Nabi dan berlangsung dalam suasana penuh maknawi. Di acara pembukaan, lantunan bacaan Al-Quran oleh ustad Abd Tawab Basatini dari Mesir yang dilanjutkan pembacaan nasyid memberikan warna tersendiri acara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden Iran, Dr. Ahmadinejad dalam sambutannya mengatakan, “Al-Quran adalah khazanah ilmu Allah SWT, sumber hukum Tuhan, memuat nasib umat terdahulu, sekarang dan akan datang, memuat rahasia kematian dan kiamat serta terdiri dari ayat muhkam (jelas) dan mutsyabih (perlu penafsiran). Quran adalah neraca keadilan dan mempunyai dua tujuan ketika diturunkan. Tujuan pertama, upaya penyadaran dan pendidikan serta pensucian manusia dan akhirnya menunjukkan mereka jalan kesempurnaan. Tujuan kedua, membentuk masyarakat adil dalam upaya menggapai kehidupan yang bahagia. Dua tujuan ini adalah tujuan tertinggi Al-Quran atau lebih tepatnya shirat al mustaqim.”&lt;br /&gt;Seraya mengisyaratkan bahwa saat ini pelaku semua kekacauan, kezaliman dan sumber penderitaan adalah orang-orang jauh yang dari Tuhan, Al-Quran dan kebenaran serta terjebak oleh perangkap syaitan, Ahmadinejad mengatakan, “Lihatlah para rezim di dunia, apakah nampak pada mereka kelembutan, kasih sayang, keadilan dan hormat pada hak-hak manusia? Sebaliknya, yang terlihat adalah aksi penghancurkan hak-hak manusia, penyelewengan, agresi dan tipu daya.” Menurut penilaiannya, penawar dari derita manusia adalah membaca, merenungkan dan mengamalkan Al-Quran. Ditambahkannya pula, pesan Al-Quran adalan universal dan obat serta petunjuk bagi semua kalangan.&lt;br /&gt;Penyelenggaraan Kompetisi Internasional Al-Quran dalam skala luas dan meriah menggembirakan para undangan. Ali Syarif Hasan, peserta dari Kenya sangat bangga atas aktivitas Al-Quran di Iran. Dia berkata, “Membaca dan menghafal Al-Quran memberikan ketenangan tersendiri bagi manusia, seakan-akan dia merasa bahwa Al-Quran adalah penolong dan temannya.” Muhamad Rumrawi, seorang pengajar Al-Quran asal Indonesia menilai, penyelenggaraan perlombaan Al-Quran diberbagai negara merupakan simbol persatuan Islam. Dia berharap agar negara-negara Islam berusaha menyelenggarakan perlombaan Al-Quran, dan membangun pusat-pusat pendidikan Al-Quran khususnya di negara-negara miskin dan negara berpenduduk minoritas muslim, dalam rangka mewujudkan persatuan Islam.&lt;br /&gt;Keistimewaan perlombaan kali ini pada penekanan persatuan Islam yang berporoskan Al-Quran. Lebih dari 60 makalah dari dalam dan luar negeri yang membahas seputar metode persatuan Islam diterima panitia penyelenggara acara kali ini. Abd Qadir Alizadeh, qari asal Australia dalam wawancaranya dia menilai, mengingat kondisi genting dunia Islam dan krisis yang dialami muslimin, saat ini dunia Islam tidak memiliki jalan kecuali persatuan. Para pemimpin dan pemikir Islam harus menjadi pelopor persatuan untuk mengembalikan masa gemilang Islam.&lt;br /&gt;Muhamad Rahman, qari’ dan imam salat jemaah asal Banglades dan peserta di cabang Qiraat menilai hubungan dan kerjasama pemerintah Iran dan warganya dalam perlombaan kali ini sangat baik. Dia menambahkan, “Di negara lain sulit ditemukan semangat yang ditunjukkan oleh warga Iran.” Menurutnya, problematika yang dihadapi dunia Islam disebabkan kelalaian muslimin akan fasilitas yang dimilikinya seperti kekayaan, ilmu dan sumber daya manusia yang ada khususnya para pemuda. Ditambahkannya pula, dengan bersatu kita dapat mengatasi problem yang sedang kita hadapi serta membuat musuh-musuh Islam menjadi putus asa.&lt;br /&gt;Imam Musa Diybati, anggota Dewan Nasional Islam dari negara Pantai Gading, salah satu tamu undangan di acara ini dalam makalahnya mengharapkan diselenggarakannya sebuah Konferensi Pendekatan antar mazhab khususnya antara Suni dan Syiah. Menurutnya, muslimin harus mencontoh musuh-musuhnya yang bersatu dan mengesampingkan segala perbedaan diantara mereka dalam usahanya untuk memerangi Islam. Surat Baqarah ayat 285 menyebut mukmin hakiki adalah yang beriman kepada Al-Quran dan kitab samawi lainnya serta nabi-nabi terdahulu. Ditambahkannya, berdasarkan ayat 125 surat An Nahl, Allah SWT memerintahkan manusia untuk berdialog dengan cara yang paling baik dan tidak boleh menghina dan merendahkan orang lain. Menurutnya, menjauhi pengkafiran antar sesama adalah dasar dialog Islami. Oleh karenanya, muslimin dalam berdialog harus memilih kata-kata dan kalimat yang tidak menimbulkan permusuhan”. Sebenarnya, titik penting dalam persatuan Islam adalah adanya hubungan harmonis, menghidupkan ajaran Rasulullah saww, dan merealisasikan pesan-pesan Al-Quran.&lt;br /&gt;Ketua Dewan Majlis Islam Iran, Dr. Haddat Adel, dalam sambutannya di acara penutupan perlombaan Al-Quran mengatakan, “Al-Quran adalah penerus wujud Rasulullah saw. Sepanjang sejarah kita saksikan posisi Al-Quran di kalangan masyarakat Islam seperti posisi Nabi saww itu sendiri, dan kecintaan muslimin kepada Al-Quran sama seperti kecintaan mereka terhadap Nabi saww. Sebagaimana Nabi saww sebagai simbol persatuan di tengah-tengah muslimin, Al-Quran juga sebagai simbol dan sumber persatuan, khususnya dewasa ini, dimana musuh-musuh Islam membidik persatuan Islam karena khawatir akan kebangkitan Islam”. Menurutnya, Al-Quran adalah tali Allah dan bukti nyata dari ayat berpegang teguhlah dengan tali Allah dan janganlah bercerai berai , oleh karenanya kita harus berpegang teguh dengan Al-Quran.&lt;br /&gt;Selanjutnya dia menambahkan, “Al-Quran adalah ibarat sebuah cermin yang memungkinkan kita melihat potret Islam sebenarnya. Al-Quran juga sebuah neraca untuk menghindari ekstrimisme. Asas mayarakat Islami yang ideal harus dicari di Al-Quran. Semua ide sebagimana pun adilnya, jika tidak berasaskan Al-Quran akan terjadi penyelewengan. Dan akhirnya, Al-Quran adalah pedoman hidup”.&lt;br /&gt;Dalam perlombaan kali ini, Husain Fardi dari Iran merebut juara pertama di cabang qira’at , sedangkan cabang hafalan Al-Quran direbut Mustafa Jum’eh Muthawi’ dari Libiya,&lt;br /&gt;“Sesungguhnya lidah adalah bagian dari tubuh dan dikendalikan oleh otak. Jika otak tidak bergolak dan aktif, lidah juga tidak akan menghasilkan apapun. Namun, jika otak terbuka lidah juga akan terbuka”. (Imam Ali bin Abi Thalib)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salamun ‘ala manittaba al Huda&lt;br /&gt;Khud al hikmah walau min lisani al kafir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-8334781929754698810?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/8334781929754698810/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/02/keindahan-al-quran-sumber.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/8334781929754698810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/8334781929754698810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/02/keindahan-al-quran-sumber.html' title='KEINDAHAN AL-QUR&apos;AN'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-4190786390436535614</id><published>2009-02-13T02:08:00.003-11:00</published><updated>2009-02-13T05:03:59.897-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Hukum Merayakan “Valentine’s Day”</title><content type='html'>&lt;marquee&gt;&lt;br /&gt;KATAKAN TIDAK KEPADA VALENTINE KARENA ITU BUKAN CIRI KHAS KAUM MUSLIMIN &lt;img src="http://www.zwani.com/graphics/antivalentines_day/images/1ihatevday.gif" height="60" width="100" alt="" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/marquee&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hari ‘kasih sayang’ yang dirayakan oleh orang-orang Barat pada tahun-tahun terakhir yang disebut “Valentine’s Day” amat populer dan merebak di berbagai pelosok Indonesia. Terlebih lagi di saat menjelang bulan Februari di mana banyak kita temui simbol-simbol atau iklan-iklan tidak syar’i demi mewujudkan dan mengekspos (mempromosikan) hari Valentine. Berbagai tempat hiburan bermula dari diskotik, hotel-hotel, organisasi-organisasi dan kelompok-kelompok kecil, mereka berlomba-lomba menawarkan acara untuk merayakan Valentine. Dengan dukungan (pengaruh) media massa seperti surat kabar, radio, televisi, dan yang lainnya. Sebagian besar kaum muslimin juga turut dicekoki (dihidangkan) dengan berbagai slogan dan iklan-iklan Valentine’s Day.&lt;br /&gt;Berbicara tentang sejarah Valentine, ada berbagai versi menceritakan tentang asal mula ajaran ini. Namun semua berita tersebut tanpa disertai sanad yang jelas untuk dapat mengecek keabsahan riwayatnya. Sekedar untuk diketahui, bahwa di antara mereka ada yang menyebutkan bahwa dahulu, seorang pemimpin agama Katolik bernama Valentine bersama rekannya Santo Marius secara diam-diam menentang pemerintahan Kaisar Claudius II kala itu. Pasalnya, kaisar tersebut menganggap bahwa seorang pemuda yang belum berkeluarga akan lebih baik performanya ketika berperang. Ia melarang para pemuda untuk menikah demi menciptakan prajurit perang yang potensial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Nah, Valentine tidak setuju dengan peraturan tersebut. Ia secara diam-diam tetap menikahkan setiap pasangan muda yang berniat untuk mengikat janji dalam sebuah perkawinan. Hal ini dilakukannya secara rahasia.&lt;br /&gt;Lambat laun, aksi yang dilakukan oleh Valentine pun tercium oleh Claudius II. Valentine harus menanggung perbuatannya. Ia dijatuhi hukuman mati. Ada sebuah sumber yang menceritakan bahwa ia mati karena menolong orang-orang Kristen melarikan diri dari penjara akibat penganiayaan.&lt;br /&gt;Dalam cerita tersebut, Valentine didapati jatuh hati kepada anak gadis seorang sipir, penjaga penjara. Gadis yang dikasihinya senantiasa setia untuk menjenguk Valentine di penjara kala itu. Tragisnya, sebelum ajal tiba bagi Valentine, ia meninggalkan pesan dalam sebuah surat untuknya.&lt;br /&gt;Menurut cerita tersebut, Ada tiga buah kata yang tertulis sebagai tanda tangannya di akhir surat dan menjadi populer hingga saat ini–‘From Your Valentine’. Ekspresi dari perwujudan cinta Valentine terhadap gadis yag dicintainya itu masih terus digunakan oleh orang-orang masa kini. Akhirnya, sekitar 200 tahun sesudah itu, Paus Gelasius meresmikan tanggal 14 Febuari tahun 496 sesudah Masehi sebagai hari untuk memperingati Santo Valentine.&lt;br /&gt;Versi lain tentang Valentine dimulai pada zaman Roma kuno tanggal 14 Febuari. Ini merupakan hari raya untuk memperingati Dewi Juno. Ia merupakan ratu dari segala dewa dan dewi kepercayaan bangsa Roma. Orang Romawi pun mengakui kalau dewi ini merupakan dewi bagi kaum perempuan dan perkawinan. (dari berbagai sumber)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang jelas, bahwa ini bukan berasal dari Islam, namun lebih mendekati sebuah tradisi yang bernuansa Kristiani dari Roma Kuno. Jika demikian keadaannya, maka ini sudah cukup bagi Kaum Muslimin menyadari bahwa hal itu tidak ada hubungannya dengan Islam sama sekali, dan menyerupai kebiasaan orang-orang kafir.&lt;br /&gt;Berikut ini, kami akan nukilkan beberapa fatwa para ulama yang menjelaskan tentang perayaan tersebut.&lt;br /&gt;Fatwa Lajnah Da’imah (Lembaga Fatwa Arab Saudi)&lt;br /&gt;Fatwa Lembaga Tetap untuk Pembahasan Ilmiah dan Fatwa Kerajaan Arab Saudi&lt;br /&gt;Fatwa nomor (21203), tanggal: 23-11-1320H&lt;br /&gt;Segala puji bagi Allah semata, shalawat dan salam atas hamba yang tidak ada nabi setelahnya. Amma ba’du:&lt;br /&gt;Lembaga Tetap untuk Pembahasan Ilmiah dan Fatwa telah menelaah apa yang telah disampaikan kepada yang terhormat Mufti Umum, dari yang meminta fatwa: Abdullah bin Aalu Rabi’ah, dan disampaikan kepada Lembaga Seksi Amanah Umum - Lembaga Kibaarul Ulama (ulama besar), nomor: 5324, tanggal: 3-11-1420H.&lt;br /&gt;Yang memohon fatwa menyampaikan pertanyaan yang teksnya sebagai berikut:&lt;br /&gt;“Sebagian manusia ada yang merayakan hari ke 14 dari bulan Februari setiap tahun dengan hari kasih sayang “valentine’s day” (hari valentine). Dimana mereka saling memberi hadiah berupa mawar merah dan memakai pakaian berwarna merah, dan mereka saling memberi selamat, dan sebagian warung/restoran pembuat kue membuat kue dengan warna merah, lalu diberi gambar hati di atasnya. Sebagian toko ada yang memberi beberapa pemberitahuan di sebagian barang dagangannya yang berkenaan dengan kekhususan hari tersebut. Maka apa pendapatmu tentang:&lt;br /&gt;- hukum merayakan hari tersebut?&lt;br /&gt;- Membeli dari toko-toko tersebut pada hari itu?&lt;br /&gt;- Sebagian toko (yang tidak merayakan hari itu) menjual kepada yang merayakannya sebagian apa yang dihadiahkan di hari tersebut?&lt;br /&gt;Semoga Allah membalas kebaikanmu.”&lt;br /&gt;Setelah lembaga mempelajari pertanyaan tersebut, maka lembaga ini menjawab bahwa telah ditunjukkan berdasarkan dalil-dalil yang jelas dari Al-kitab dan As-sunnah, dan telah sepakat umat ini atasnya, bahwa hari raya di dalam Islam hanyalah dua: yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. Adapun selain keduanya dari berbagai perayaan apakah yang berhubungan dengan seseorang, sekelompok orang, atau satu kejadian, atau dengan makna apa saja, maka itu merupakan perayaan-perayaan yang bid’ah, tidak boleh bagi Kaum Muslimin melakukannya, menyetujuinya, dan menampakkan kegembiraan dengannya, atau membantunya dengan sesuatu. Sebab hal tersebut termasuk ke dalam sikap melanggar batasan-batasan Allah, dan barangsiapa yang melanggar batasan-batasan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, maka sungguh dia telah menzhalimi dirinya sendiri. Apabila perayaan yang diada-adakan tersebut berasal dari perayaan orang-orang kafir, maka ini berarti dosa di atas dosa, sebab menyerupai mereka, dan itu merupakan bentuk loyalitasnya kepada mereka. Dan sungguh Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah melarang Kaum Mukminin menyerupai mereka dan bersikap loyal kepada mereka dalam kitab-Nya yang agung. Dan telah shahih dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bahwa beliau bersabda:&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang menyerupai satu kaum, maka dia termasuk mereka.” (HR.Abu Dawud dari Abdullah bin Umar)&lt;br /&gt;Hari kasih sayang termasuk diantara jenis perayaan yang disebutkan, sebab ia termasuk di antara perayaan berhala Nashrani. Maka tidak halal bagi seorang muslim yang beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan hari akhir melakukannya, atau menyetujuinya, atau mengucapkan selamat, namun yang wajib adalah meninggalkannya dan menjauhinya, sebagai wujud menjawab panggilan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, dan menjauhkan diri dari berbagai sebab yang mendatangkan kemurkaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan siksaan-Nya. Sebagaimana pula diharamkan atas seorang muslim membantu perayaan tersebut, atau yang lainnya dari berbagai perayaan yang diharamkan, dengan jenis apapun, baik berupa makanan, minuman, menjual, membeli, membuat, hadiah, saling berkirim surat, atau pemberitahuan, atau yang lainnya. Sebab itu semua termasuk ke dalam sikap saling tolong menolong di atas dosa dan permusuhan, dan kemaksiatan kepada Allah dan rasul-Nya. Dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. dan bertakwalah kamu kepada Allah, Sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” (QS. Al-Maidah: 2)&lt;br /&gt;Wajib atas seorang muslim berpegang teguh dengan Kitabullah dan As-Sunnah dalam setiap keadaannya, terlebih lagi pada waktu-waktu terjadinya fitnah dan banyak terjadi kerusakan. Dan hendaklah seseorang mengerti dan berhati-hati dari terjatuh ke dalam berbagai kesesatan orang-orang yang dimurkai dan orang-orang yang sesat yang fasiq yang yang tidak percaya akan kebesaran Allah, dan mememiliki peduli terhadap Islam. Wajib atas setiap muslim untuk berlindung kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan memohon hidayah kepada-Nya, dan kokoh di atas agamanya, karena tidak ada yang dapat memberi hidayah kecuali Allah, dan tidak ada yang dapat memberi kekokohan kecuali Dia Subhanahu Wa Ta’ala. Dan hanya kepada Allah kita meminta taufiq. Shalawat dan salam atas Nabi kita Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, keluarganya, dan para shahabatnya.&lt;br /&gt;Lembaga Tetap untuk Pembahasan Ilmiah dan Fatwa&lt;br /&gt;Ketua: Abdul Aziz bin Abdullah bin Muhammad Alus Syaikh&lt;br /&gt;Anggota:&lt;br /&gt;- Shalih bin Fauzan Al-Fauzan&lt;br /&gt;- Abdullah bin Abdurrahman Al-Ghudayyan&lt;br /&gt;- Bakr bin Abdullah Abu Zaid&lt;br /&gt;Fatwa Muhammad bin Saleh Al-Utsaimin&lt;br /&gt;Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah ditanya:&lt;br /&gt;“Telah menyebar pada masa-masa akhir ini perayaan ” kasih saying ” (valentine’s day), lebih terkhusus para pelajar wanita, dan ini termasuk di antara hari raya kaum Nashara, dan semuanya diberi model dengan warna merah, baik pakaian, sepatu, dan mereka saling bertukar bunga-bunga berwarna merah. Kami harap dari engkau -yang kami muliakan- penjelasan tentang hukum merayakan hari raya ini, dan apa nasehat engkau kepada Kaum Muslimin dalam perkara-perkara seperti ini? Semoga Allah menjaga dan memeliharamu.&lt;br /&gt;Beliau menjawab: Merayakan hari kasih sayang (valentine’s day) tidak boleh, ditinjau dari beberapa sisi:&lt;br /&gt;Pertama: bahwa itu merupakan perayaan bid’ah, tidak ada asalnya dalam syari’at.&lt;br /&gt;Kedua: bahwa hal tersebut mengantarkan kepada cinta buta dan kerinduan (kepada lawan jenis bukan mahram).&lt;br /&gt;Ketiga: hal tersebut mengantarkan kepada tersibukkannya hati dalam urusan-urusan rendah seperti ini, yang menyelisihi bimbingan salafus shalih.&lt;br /&gt;Maka tidak dihalalkan pada hari ini muncul sesuatu yang itu merupakan bentuk syi’ar terhadap perayaan tersebut, apakah dalam hal makanan, minuman, pakaian, atau saling memberi hadiah, atau yang lainnya.&lt;br /&gt;Wajib bagi seorang muslim merasa mulia dengan agamanya dan jangan dia menjadi seorang yang tidak punya pegangan, mengikuti setiap ada orang yang berteriak (mengajak kepada sesuatu). Aku memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar memberi perlindungan kepada Kaum Muslimin dari segala fitnah yang zhahir maupun yang batin dan semoga Dia senantiasa menolong kita dengan pertolongan dan taufiqNya.&lt;br /&gt;(dari Majmu’ Fatawa Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah: 16/199)&lt;br /&gt;Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberi hidayah kepada kaum muslimin dan dipelihara dari tipuan setan yang berusaha memalingkan manusia dari jalan-Nya. Amin&lt;br /&gt;Ditulis oleh: Al Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://www.darussalaf.org/stories.php?id=1090&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-4190786390436535614?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/4190786390436535614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/02/hukum-merayakan-valentines-day.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/4190786390436535614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/4190786390436535614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/02/hukum-merayakan-valentines-day.html' title='Hukum Merayakan “Valentine’s Day”'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-3068454934116742817</id><published>2009-02-07T17:41:00.000-11:00</published><updated>2009-02-07T17:45:53.314-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>PENDAPAT MASYARAKAT  TENTANG PEMILU 2009</title><content type='html'>Banyak orang mengatakan bahwa pemilu 2009 ini mungkin akan banyak mendapatkan permasalahan-permasalahan yang dapat mempengaruhi pemilu tersebut, dari banyak masalah tersebut dua diantaranya :&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;A. Masalah Golpout (Golongan Putih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Golput (golongan putih) ditujukan kepada orang –orang yang tidak ikut serta memilih atau tidak memberikan suara pada pemilu. Golput merupakan pekerjaan yang sia-sia, tetapi mereka yang memilih Golput mempunyai alasan yang kuat untuk itu alasan mereka atau masyarakat memilih golput diantaranya jika orang yang mereka pilih sudah duduk menjabat, oraang yang mereka pilih itu mungkin akan merupakan orang-orang yang sudah memilihnya dan orang yang sudah menjabat tersebut akan memanfaatkan jabatan untuk berbuat suatu hal yang dapat merugikan bangsa dan masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Masalah Mengenai Banyaknya Partai Dan Calon Yang Harus Kita Pilih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah dalam pemilihan pemilu 2009 juga akan dapat menimbulkan orang yang banyak memilih golput karena banyaknya masyarakat bingung untuk memilih partai terlebih, lagi calon yang mereka pilih lebih banyak dari partai. Banyak partai dan calon yang harus dipilih pemilu 2009 ini membuat masyarakat benar-benar harus teliti untuk memilih, karena orang yang mereka pilih harus vbenar-benar dapat merubah keterpurukan bangsa ini dengan membangkit Negara ini agar Negara ini disegani oleh Negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlebih lagi masyarakat belum mengerti bagaimana aturan pemilu 2009 ini, karena kurangnya sosialisasi  tentang pemilu 2009 ini. Sistem pemilu 2009 harus banyak dibenahi agar pemilu-pemilu berikutnya dapat berjalan dengan lancer aman dan tertib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap politik sehingga terjadinya Golput, sekiranya mereka memahami dan menyadari bahwa politik adalah  yang strategis guna untuk memilih anggota legeslatif maupun pemimpin bangsa dan Negara kita kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudia sebagaimana kita ketahui peraturan perundang-undangan baik hal terutama dalam politik sering mengalami perubahan. Salah satu contoh dalam system nomor urut yang semula  mengacu pada nomor urut yang pertama padahal yang bersangkutan belum tentu disenangi atau disukai dalam masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dengan keputusan mahkamah konstitusi system ini berubah untuk mengacu pada suara terbanyak, dan tidak terpengaruh pada nomor urut yang pertama atau nomor berapa saja. &lt;br /&gt;Dengan system ini merupakan suatu harapan yang sangat baik bagi masyarakat kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan semua permasahalah yang terjadi diatas, dapat kita simpulkan bahwa pemerintah di Indonesia ini selalu mencari perubahan-perubahan agar Negara kita bisa kedepan, bisa lebih baik dari sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-3068454934116742817?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/3068454934116742817/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/02/pendapat-masyarakat-tentang-pemilu-2009.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/3068454934116742817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/3068454934116742817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/02/pendapat-masyarakat-tentang-pemilu-2009.html' title='PENDAPAT MASYARAKAT  TENTANG PEMILU 2009'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-3272436787225231112</id><published>2009-02-06T19:35:00.002-11:00</published><updated>2009-02-06T19:40:55.370-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Alenia</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;Latar Belakang&lt;br /&gt;Alenia diperlukan untuk mengungkapkan ide yang lebih luas dari sebuah kalimat. Dari sudut pandang komposisi, pembicaraan tentang alenia sebenarnya sudah memasuki kawasan wacana atau karangan, sebab karangan formal yang sederhana boleh saja ahanya terdiri atas satu alenia.&lt;br /&gt;Jadi, tanpa kemampuan menyusun alenia, tidak mungkin seseorang dapat mewujudkan sebuah karangan yang sesuai dengan aturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tujuan&lt;br /&gt;Makalah ini disusun dengan judul "Alenia", dengan tujuan, agar kita sebagai mahasiswa pada umumnya dapat memahami, mengerti dan menguasai berbagai jenis alenia dan persyaratan sebuah alenia.&lt;br /&gt;Masalah dan Sub Masalah&lt;br /&gt;Alenia&lt;br /&gt;Sub Masalah&lt;br /&gt;Pengertian Alenia&lt;br /&gt;Persyaratan Alenia&lt;br /&gt;Jenis-Jenis Alenia&lt;br /&gt;Pengembangan Alenia&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;ALENIA&lt;br /&gt;Pengertian Alenia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alenia atau paragraf adalah satuan bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat" (Lamuddin Finoza, 2004:149). "Alenia atau paragraph merupakan inti penuangan buah pikiran dalam sebuah karangan" (Sabati Akhadiah, Maidar G. Arsjad, Sakura H. Ridwan, 1988 :144). " Alenia tidak lain dari suatu kesatuan pikiran, suatu kesatuan yang lebih tinggi atau luas dari kalimat… merupakan himpunan dari kalimatyang bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan (Gorys Keraf, 1979:62).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat-Syarat Pembentukan Alenia&lt;br /&gt;Kesatuan&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan kesatuan dalam alenia adalah semua kalimat yang membina alenia itu secara bersama-sama menyatakan suatu hal, suatu tema tertentu. Suatu alenia dikatakan memiliki suatu kesatuan apabila seluruh kalimat dalam alenia hanya membicarakan sati ide pokok, satu topic atau masalah. Semua kalimat terfokus pada topiknya dan mencegah masuknya hal-hal yang tidak relevan.&lt;br /&gt;Kepaduan atau Koherensi&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan kepanduan atau koherensi adalah adanya kekompakan antara sebuah kalimat dengan kalimat yang lain yang membentuk alenia itu. Kepanduan atau koherensi dititik beratkan pada hubungan antara kalimat dengan kalimat.&lt;br /&gt;Untuk memperoleh kepanduan yang baik dan mesra antara kalimat dalam sebuah alenia, perlu diperhatikan persyaratan :&lt;br /&gt;Masalah kebahasaan atau unsure kebahasaan yang digambarkan dengan :&lt;br /&gt;Repetisi atau pengulangan kata kunci&lt;br /&gt;Kata ganti&lt;br /&gt;Kata transisi atau ungkapan penghubung, dan&lt;br /&gt;Paralelisme.&lt;br /&gt;Perincian atau urutan alenia.&lt;br /&gt;Menurut Sabarti Akhadiah, Maidar G. Arsjad, dan Sakura H. Ridwan (1988 :152) Ada satu lagi syarat-syarat pembentukan alenia yaitu, Kelengkapan.&lt;br /&gt;Jenis Alenia&lt;br /&gt;Alenia banyak ragamnya. Untuk membedakan alenia yang satu dari alenia yang lain berdasarkan kelompoknya, bagan di bawah ini dapat dijadikan pedoman.&lt;br /&gt;Bagan 1.&lt;br /&gt;Jenis Alenia&lt;br /&gt;Jenis-Alenia menurut Posisi Kalimat Topiknya&lt;br /&gt;Berdasarkan posisi kalimat, alenia dapat dibedakan atas empat macam, yaitu (a) alenia deduktif, (b) alenia induktif, (c) alenia deduktif-induktif, dan (d) alenia penuh kalimat topic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alenia Deduktif&lt;br /&gt;"Alenia deduktif yaitu alenia yang menyajikan pokok permasalahan terlebih dahulu, lalu menyusul uraian yang terinci mengenai permasalahan atau gagasan alenia (urutan umum-khusus)" (lamudin Finoza, 2004 : 159).&lt;br /&gt;Contoh Alenia Deduktif.&lt;br /&gt;Diskusi kelompok sangat efektif ditetapkan untuk melatih berbicara. Siswa dapat meredam rasa malu jika mengemukakan pendapat, saran, atau pertanyaan kepada teman kelompoknya. Mereka akan terpancing berbicara untuk melakukan hal itu. Tanpa disadari, mereka melakukan interaksi dalam kelompok dengan topik yang terarah.&lt;br /&gt;Alenia Induktif&lt;br /&gt;"Alenia induktif yaitu alenia yang menganalisa penjelasan terlebih dahulu, barulah diakui dengan pokok pembicaraan (urutan khusus-umum)" (Lamudin finoza, 2004 :159).&lt;br /&gt;Contoh Alenia Induktif.&lt;br /&gt;Ular, buaya, cecak, dan sebagainya termasuk jenis binatang melata. Sebagaimanan jenis binatang lain, binatang-binatang tersebut memerlukan air. Begitu juga tumbuh-tumbuhan, misalnya bunga, kelapa, sawo, dan karet. Manusia juga sangat membutuhkan air. Manusia, tumbuh-tumbuhan, dan binatang sangat memerlukan air. (UAN 2001/2002)&lt;br /&gt;Alenia Deduktif-Induktif&lt;br /&gt;"Bila kalimat pokok ditempatkan pada bagian awal dan akhir alenia, terbentuklah alenia campuran deduktif-induktif". (Lamudin Finoza, 2004:160).&lt;br /&gt;Contoh Alenia Deduktif-Induktif.&lt;br /&gt;Pemerintah menyadari bahwa rakyat indonesia memerlukan rumah muran, sehat dan kuat. Departemen PU sudah lama menyelidikibahan rumah yang murah tetapi kuat. Agaknya bahan perlit yang diperoleh dari batu-batuan gunung berapi sangat menarik perhatian ahli. Bahan ini tahan api dan air. Lagi pula, bahan perlit dapat dicetak menurut keinginan sesorang. Usulan ini menunjukkan bahwa pemerintah berusaha membangun rumah murah, sehat dan kuat untuk memenuhi kebutuhan rakyat.&lt;br /&gt;Alenia Penuh Kelimat Topik&lt;br /&gt;"Kalimat topic atau kalimat utama termuat dalam seluruh alenia. Dalam hal ini tidak terdapat kalimat yang khusus yang menjadi kalimat topic. Alenia semacam ini terutama dijumpai dalam uraian-uraian yang bersifat deskriptif atau deduktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh Alenia Deduktif-Induktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi hari ini aku duduk di bangku panjang dalam taman di belakang rumah. Matahari belum tinggi benar, baru sepenggalah. Sinar matahari pagi menghangatkan badan. Didepanku bermekaran bunga beraneka warna. Kuhirup hawa pagi yang segar sepuas-puasku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis Alenia Menurut Sifat Isinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan sifat isinya, alenia dapat digolongkan atas lima macam, yaitu (a) alenia Persuatif, (b) alenia argumentative, (c) alenia naratif, (d) alineia deskriptif, (e) alenia ekspositoris.&lt;br /&gt;Alenia Persuatif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alenia persuatif, jika isi alenia mempromosikan sesuatu dengan cara mempengaruhi atau mengajak pembaca" (Lamuddin Finoza, 2004 :161). Paragraf persuatif berisi ajakan kepada pembaca dengan mengemukakan alas an, contoh, dan bukti supaya melakukan ajakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penulis. Persuatif selalu bertujuan untuk membujuk orang lain, agar melakukan yang kita inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Nunung Yuli Eti, Anton Suparyanta, dan M.G. Hesti Puji Rastuti (2005:64), Metode dalam pembentukan alenia persuatif adalah :&lt;br /&gt;Rasionalisasi&lt;br /&gt;Identifikasi&lt;br /&gt;sugesti&lt;br /&gt;Komformitas&lt;br /&gt;Kompensasi&lt;br /&gt;Proyeksi&lt;br /&gt;Penggantian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bentuk-bentuk dari paragraph persuatif adalah, propaganda, iklan dalam surat kabar, majalah, selebaran, dan kampanye lisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh paragraph Persuasi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MLM (Multi Level Marketing) merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan. Bisini ini biasanya brgerak dalam bidang penjualan suatu produk. Produk tersebut dapat berupa suplemen makanan hingga prosuk rumah tangga. Menjadi anggota MLM dapat dilakukan sebagai bisnis sampingan seseorang yang bergabung dalam bisnis tersebut harus pandai memperluan jaringan. Semakin luas jaringan yang diperoleh, semakin besar pula pemasukan yang akan diperoleh. Oleh karena itu, menjadi anggota bisnis MLM memberi keuntungan karena dapat menambah pendapatan. Karena bisnis ini sangat menjanjikan, mari ikut bergabung dalam bisnis MLM ini.&lt;br /&gt;Alenia Argumentatif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alenia argumentative, jika isi alenia membahas satu masalah dengan bukti-bukti atau alas an yang mendukung" (Lamuddin Finoza, 2004:161). Agar dapat berargumentasi dengan baik, perlu dilakukan langkah-langkah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1). Berfikir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2). Menjauhkan emosi dan subjektivitas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3). Mampu mencari, mengumpulkan, menilai dan memilih fakta yang sesuai dengan tujuan, serta menghubung-hubungkannya sehingga dapat ditarik kesimpulan yang sukar dibantah kebenarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan argumentasi yang berupa fakta, angka-angka, grafik, pendapat orang, dan sebagainya harus dikaji sungguh-sungguh sehingga dapat memperkuat argument yang dikemukakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh alenia argurmentatif :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut data lembaga Oceanologi Indonesia, 46% kondisi terumbu karang di Indonesia rusak berat, 14% kritis, 33% masih lumayan, dan hanya 17% yang kondisinya sangat bagus. Boleh disimpulkan, kerusakan gugusan karang di Indonesia saat ini sudah sangat parah dan mengenaskan.&lt;br /&gt;Alenia Naratif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alenia naratif, jika isi alenia menuturkan peristiwa atau keadaan dalam bentuk cerita" (Lamuddin Finoza, 2004:161). Pada alenia naratif, pengarang berusaha mengisahkan suatu peristiwa sehingga pembaca seolah-olah melihat dan mengalami sendiri peristiwa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh alenia naratif :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahari sudah mulai condong ke barat. Aku membuang puntung sigaretku yang kesekian. Kemudian aku berdiri dan menepuk debu celanaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Engkau boleh senyum lega, Jon "kataku kepada makam, "Tati sudah kelas 3 sekarang. Dan aku berjalan menuruni bukit, disambut oleh bocah kecil yang lahir ketika Jon mati. Kepalanya bulat lucu. Dan ia tersenyum juga. Senyum teman yang penuh harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : "Senyum" dalam Hujan Kepagian, karya Nugroho Notosusanto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola pengembangan Alenia naratif menurut Tim Penyusun (2004:35), dibagi menjadi dua, yaitu :&lt;br /&gt;Pola Pengembangan Naratif dengan Titik Pandang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titik pandang merupakan cara atau pandangan yang dipergunakan pengarang sebagaimana sarana untuk menyajikan tokoh, tindakan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;latar, dan berbagai peristiwa yang membentuk cerita dalam sebuah karya fiksi maupun non fiksi kepada pembaca. Pada umumnya titik pandang dibedakan atas dua pola utama yaitu :&lt;br /&gt;Titik Pandang (Sudut Pandang) orang pertama&lt;br /&gt;Titik Pandang orang ketiga sebagai pengamat&lt;br /&gt;Titik Pandang orang ketiga sebagai serba tahu&lt;br /&gt;Titik Pandang campuran&lt;br /&gt;Pola Pengembangan Naratif dengan Tehnik (Akibat) Dramatik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan alenia naratif dengan tehnik dramatic disusun mirip dengan pengembangan cerita pada drama. Dalam hal ini pengarang tidak mendeskripsikan secara eksplisit sifat, sikap, dan tingkah laku tokoh. Hal ini dilakukan agar pembaca menjadi penasaran terhadap karakter tokoh cerita dan peristiwa-peristiwa yang terjadi.&lt;br /&gt;Alenia Deskriptif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alenia deskriptif, jika isi alenia melukiskan atau menggambarkan sesuatu dengan bahasa" (Lamuddin Finoza, 2004:161).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Deskriptif merupakan jenis karangan yang isinya memberikan, melukiskan, atau menggambarkan sesuatu berdasarkan pengalaman semua panca indera" (Tim Penyusun, 2004:35).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alenia Deskriptif dapat dikembangkan dengan pola :&lt;br /&gt;Pola Pengembangan Observasi&lt;br /&gt;Pola Pengembangan Fokus&lt;br /&gt;Pola Pengambangan Seleksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh alenia deskriptif :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis itu sedang berjalan-jalan seorang diri di tepi pantai Parangtritis. Baju berwarna biru laut dan rok hitam bersulamkan benang sutera menambah keanggunannya. Wajahnya yang putih bersih berubah menjadi kemerah-merahan terkena sengatan matahari pada sore hari. Matanya bersinar-sinar sunset sore itu. Rambutnya yang panjang terjuntai kebelakang melambai-lambai tertiup angina pantai. Bentuk badannya yang bagus itu semakin molek dengan pakaiannya yang sederhana.&lt;br /&gt;Alenia Ekspositoris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alenia ekspositas, jika isi alenia memaparkan sesuatu fakta atau kejadian tertentu" (Lamuddin Finoza, 2004:161).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Paragraf eksposisi atau paparan ialah kerangan yang memberikan penjelasan kepada pembaca mengenai ide atau keyakinan yang disertai dengan gambar, denah, fakta, atau yang lain agar pembaca lebih jelas" (Tim Penyusun, 2004:81).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh alenia Ekspositoris :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah temanku terbentuk limas an. Berukuran panjang 11 meter dan lebar 9 meter. Ruma dibangun diatas tanah seluas 33o m2. Atapnya bergenting biasa, dindingnya dibuat dari tembok, dan lantainya dari keramik. Rumah ini terdiri atas lima kamar dengan perincian kamar tamu, kamar keluarga, dan tiga kamar tidur, sedangkan kamar mandi, water closed, dan dapur berada di luar rumah pokok. Ketiga kamar ini dihubungkan oleh pintu dari kamar keluarga sehingga kelihatannya berada diluar. Tetapi berdampingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis Alenia Menurut Fungsinya Dalam Karangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan fungsinya, alenia dapat dibedakan atas tiga macam, yaitu (a) alenia pembuka, (b) alenia pengembang, dan (c) alenia penutup.&lt;br /&gt;Alenia Pembuka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi alenia pembuka bertujuan mengutarakan suatu aspek pokok pembicaraan dalam karangan. Sebagai bagian yang mengawali sebuah karangan, alenia pembuka harus dapat difungsikan untuk :&lt;br /&gt;Menghantarkan pokok pembicaraan;&lt;br /&gt;Menarik minat dan perhatian pembaca;&lt;br /&gt;Menyiapkan atau menata pikiran pembaca untuk mengetahui isi seluruh karangan.&lt;br /&gt;Alenia Pengembang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alenia ini bertujuan mengembangkan pokok pembicaraan suatu karangan yang sebelumnya telah dirumuskan didalam alenia pembuka. Alenia pengembang berfungsi untuk :&lt;br /&gt;Mengemukakan inti persoalah;&lt;br /&gt;Memberi ilustrasi atau contoh;&lt;br /&gt;Menjelaskan hal yang akan diuraikan pada alenia berikutnya;&lt;br /&gt;Meringkas alenia sebelumnya;&lt;br /&gt;Mempersiapkan dasar atau landasan bagi simpulan.&lt;br /&gt;Alenia Penutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alenia penutup adalah alenia yang dimaksudkan untuk mengakhiri sebuah karangan. Penyajian alenia penutup harus memperhatikan hal berikut ini.&lt;br /&gt;Sebagai bagian penutup, alenia ini tidak boleh terlalu panjang.&lt;br /&gt;Isi alenia harus berisi simpulan sementara atau akhir, sebagai cerminan inti seluruh uraian.&lt;br /&gt;Hendaknya alenia menimbulkan kesan yang dalam bagi pembacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan Alenia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengembangkan sebuah alenia, baik untuk memperinci gagasan utama, maupun untuk mengurutkan perincian-perincian itu dengan teratur, dikembangkjan bermacam-macam metode pengembangan. Di bawah ini akan diuraikan beberapa metode pengembanghan sesuai dengan dasar pembentukan alenia tersebut.&lt;br /&gt;Metode Definisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan definisi adalah usaha penulis untuk menerangkan pengertian/konsep istilah tertentu. Dalam membuat definisi kita tidak boleh mengulang kata atau istilah yang kita definisikan dalam teks definisi itu. Misal, membuat definisi kebudayaan tidak boleh sebagai berikut : "Yang dimaksud kebudayaan adalah kebudayaan …."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode Proses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah alenia dikatakan memakai metode proses apabila isis alenia menguraikan suatu proses. Untuk menyusun sebuah proses, pertama-tama penulis harus mengetahui perincian-perincian secara menyeluruh. Kedua, ia ahrus mengimbangi proses tersebut atas tahap-tahap kejadiannya. Ketiga, penulis harus menjelaskan tiap tahap dalam detail yang cukup tegas sehingga pembaca dapat melihat seluruh proses dengan jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya prose situ menyangkut jawaban atau pertanyaan : Bagaimana mengerjakan hal itu ? Bagaimana bekerjanya ? Bagaimana barang itu disusun ? dan, Bagaimana hal itu terjadi?&lt;br /&gt;Metode Contoh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam karangan ilmiah, contoh dan ilustrasi selalu ditampilkan. Contoh-contoh terurai, lebih-lebih memerlukan penjelasan rinci tentu harus disusun berbentuk alenia. Harus diingat bahwa sebuah contoh sama sekali tidak berfungsi untuk membuktikan pendapat seseorang, tetapi dipakai sekedar untuk menjelaskan maksud penulis. Dalam hal ini pengalaman sangat efektif untuk setiap pengarang.&lt;br /&gt;Metode Sebab Akibat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode sebab-akibat atau akibat sebab (Kausalitas)_ dipakai untuk menerangkan suatu kejadian dan akibat yang ditimbulkan. Dalam hal ini sebab dapat berfungsi sebagai pikiran utama dan akibat sebagai pikiran penjelas, dan dapat pula sebaliknya. Faktor yang terpenting dalam metode kausalitas ini adalah kejelasan dan kelogisan.&lt;br /&gt;Metode Umum-Khusus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode umum-khusus dan umum-khusus paling banyak dipakai untuk mengembangkan gagasan alenia agar tampak teratur. Metode inilah paling banyak dipakai dalam karangan ilmiah dan tulisan ekspositoris seperti artikel dalam media massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode Klasifikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita akan mengelompokkan benda-benda atau non benda yang memilikipersamaan cirri seperti sifat bentuk, ukuran, dan lain-lain, cara yang paling tepat adalah dengan metode klasifikasi. Setelah dikelompokkan, lalu dianalisis untuk mendapatkan generalisasi, atau paling tidak untuk diperbandingkan atau dipertentangkan satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;PENUTUP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan menerapkan Ejaan Yang Disempurnakan, memilih kata yang tepat, membuat kalimat efektif, belum sepenuhnya menjamin seseorang mampu menulis. Dalam menuangkan gagasan atau pikiran, kita dituntut mampu menghubungkan kalimat dengan kalimat dalam satu kesatuan yang diikat oleh struktur bahasa dan kesatuan yang logis. Dalam tulis-menulis atau karangan-karangan, ikatan ini dilakukan dalam bentuk paragraph.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gorys Keraf., Komposisi, Jakarta : Nusa Indah. 1979&lt;br /&gt;Lamuddin Finoza., Komposisi Bahasa Indonesia. Jakarta : PT. DWASADASA SARANA BERSAMA. 2004&lt;br /&gt;Nunung Yuli Eti, Anton Suparyanta, M.G. Hesti Puji Rastuti., Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia 3 b. Klaten : PT. Intan Pariwara. 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabarti Akhadiah, Masdar G. Arsjad, Sakura H. Ridwan., Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta : Erlangga. 1998&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim Penyusun. Bahasa Indonesia 3 a. Klaten : PT. Intan Pariwara. 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim Penyusun. Bahasa Indonesia 3 b. Klaten : PT. Intan Pariwara. 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-3272436787225231112?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/3272436787225231112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/02/alenia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/3272436787225231112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/3272436787225231112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2009/02/alenia.html' title='Alenia'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-1859270819435642998</id><published>2008-12-03T18:40:00.000-11:00</published><updated>2008-12-03T18:44:29.618-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>SYAHADAT</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;A.Konsekwensi Syahadat&lt;br /&gt;  Kalimat syahadat sebagai credo pertama yang dinyatakan oleh seorang muslim dan muwahhid memiliki konsekwensi logis yang harus tegak dalam kehidupan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negaranya. Pertama, orang tersebut harus mewujudkan segala persyaratan syahadat,. Kedua, menegakkan konsekwensi kalimat “la illaha illallah”. Ketiga, menegakkan konsekwensi “Muhammadan rasulullah”. Keempat, menghindari segala yang membatalkan syahadat, contohnya syirik dalam beribadah kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;B.Rukun Iman&lt;br /&gt;Inti dari keimanan dalam islam adalah rukun iman. Rukun iman ada enam yaitu:&lt;br /&gt;1) Iman kepada Allah SWT&lt;br /&gt;Yaitu meyakini akan wujud Allah serta mengesakan-Nya baik dalam zat, asma, sifat maupun perbuatan-Nya.&lt;br /&gt;2) Iman kepada Malaikat&lt;br /&gt;Yaitu meyakini bhwa Malaikat adalah makhluk ghaib yang diciptakan oleh Allah dari cahaya dengan wujud dan sifat-sifat tertentu.&lt;br /&gt;3) Iman kepada Nabi dan Rasul&lt;br /&gt;Nabi dan Rasul adalah manusia biasa, laki-laki, yang dipilih Allah SWT untuk menerima wahyu dan berkewajiban menyampaikannya kepada seluruh umat manusia yang ada dibumi.&lt;br /&gt;4) Iman kepada kitab-kitab Allah&lt;br /&gt;Kitab-kitab Allah adalah kitab suci yang diturunkan Allah SWT kepada para Nabi dan Rasul-Nya. Sebelum kitab suci al-Quran diturunkan, Allah telah menurunkan kitab suci kepaqda para Nabi dan Rasul diantaranya adalah tiga dalam bentuk kitab yaitu taurat, zabur, dan injil, dan dua dalam bentuk suhuf yaitu suhuf Ibrahim dan Musa.&lt;br /&gt;5) Iman kepada hari Akhir&lt;br /&gt;Yaitu meyakini akan kehidupan yang kekal diakhirat sesudah kehidupan didunia berakhir, termasuk semua proses yang dan peristiwa yang terjadi pada hari itu. &lt;br /&gt;6) Iman kepada qadha dan qadhar&lt;br /&gt;Qadha adalah ketetaspan atau keputusan Allah terhadap segala seasuatu. Sedangkan qadhar adalah ilmu Allah tentang apa-apa yang aqkan terjadi pada seluruh makhluk-Nya pada masa yang akan datang.&lt;br /&gt;Iman kepada qadha dan qadhar Allah ada empat tingkatan yaitu:&lt;br /&gt;a.Al-Ilm&lt;br /&gt;Yaitu meyakini bahwa Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.&lt;br /&gt;b.Al-Kitabah&lt;br /&gt;Yaitu meyakini bahwa Allah telah menulis segala sesiatu yanh ada dilauh mahfusz dan tulisan itu tetap ada sampai hari kiamat.&lt;br /&gt;c.Al-Masyi’ah&lt;br /&gt;Yaitu meyakini bahwa Allah mempunyai kehendak terhadap segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi.&lt;br /&gt;d.Al-Kahlq&lt;br /&gt;Yaitu meyakini bahwa Allah menciptakan segala sesuatu.&lt;br /&gt;C. Manfaat dan Hikmah Iman Bagi Kehidupan&lt;br /&gt;1)Iman melenyapkan kepercayaan kepada kekuatan benda.&lt;br /&gt;2)Iman menanamkan semangat berani menghadapi maut.&lt;br /&gt;3)Iman menanamkan sikap ”selp help” dalam kehidupan.&lt;br /&gt;4)Iman memberikan ketentraman jiwa.&lt;br /&gt;5)Iman mewujudkan kehidupan yang baik (hayatan thayibbah).&lt;br /&gt;6)Iman melahirkan sikap ikhlas dan konsekwen.&lt;br /&gt;7)Iman memberikan keberuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-1859270819435642998?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/1859270819435642998/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/12/syahadat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/1859270819435642998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/1859270819435642998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/12/syahadat.html' title='SYAHADAT'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-3935814692541101998</id><published>2008-11-19T23:34:00.002-11:00</published><updated>2008-11-20T00:01:25.631-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>permohonan</title><content type='html'>sore ini aku bingun sekali,&lt;br /&gt;entah apa yang membuat aku jadi seperti ini&lt;br /&gt;aku juga tidak mengerti.&lt;br /&gt;mungkinkah ini sebuah pikiran yang selalu datang&lt;br /&gt;atau sebuah perasaa yang tidak enak aku rasakan&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan hanya kepada-Mulah Ku adukan semua ini.&lt;br /&gt;karena semua itu hanya engkau yang bisa menyelesaikan-Nya.&lt;br /&gt;Tuhan, setiap yang ada didunia ini atas pengendalian-Mu&lt;br /&gt;maka pastilah semua itu bisa engkau selesaikan&lt;br /&gt;oleh karena itu tenangkan pikiranku &lt;br /&gt;dan berikan aku ketenangan dan kesehatan&lt;br /&gt;denga bisa berpikir secara positif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabbi izzati, kini aku hanya bisa menegadahkan kedua tanganku&lt;br /&gt;untuk mengemis kasiih kepada-Mu&lt;br /&gt;bantulah hamba keluar dari masalah hidup yang membingunkan ini.&lt;br /&gt;karena tanpa bantuan-Mu maka hamba tidak bisa berbuat apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tunjukkan jalan penerangan untuk hamba selalu bersyukur &lt;br /&gt;dan keluar dari berbagai masalah yang melilit hamba saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;amiin....amin.....amin.. Ya Rabbal Alamin.&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-3935814692541101998?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/3935814692541101998/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/11/permohonan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/3935814692541101998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/3935814692541101998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/11/permohonan.html' title='permohonan'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-1851178231113282480</id><published>2008-08-17T13:14:00.002-11:00</published><updated>2008-08-17T13:20:02.358-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><title type='text'>Smoga bermanfaat dan berkenan membacanya hanya sebagai renungan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;kali ini saya akan memposting sebuah renungan yang saya dapat dari email saya, tapi ini hanya untuk sebuah renungan yang harus dipahami,karena selama ini saya telah lama tidak memposting maka disaat pagi sekali saya mencoba membuka email saya dan saya mendapat bacaan yang sangat bagus maka untuk menyebarkannya saya posting lewat blogs ini. begini isinya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;Semoga ini dapat mengingatkan kita&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah orang yang Akan Mendoakan Kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke. Sudah 7&lt;br /&gt;malam dirawat diRS di ruang ICU. Di saat orang-orang terlelap dalam mimpi&lt;br /&gt;malam, dalam dunia roh seorang malaikat menghampiri si pengusaha yang&lt;br /&gt;terbaring tak berdaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat memulai pembicaraan, "Kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa&lt;br /&gt;buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup. Dan sebaliknya jika dalam 24 jam&lt;br /&gt;jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal&lt;br /&gt;dunia!&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Kalau hanya mencari 50 orang, itu mahgampang .. . " kata si pengusaha ini&lt;br /&gt;dengan yakinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas&lt;br /&gt;waktu yang sudah disepakati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali mengunjunginya; dengan antusiasnya si&lt;br /&gt;pengusaha bertanya, "Apakah besok pagi aku sudah pulih? Pastilah banyak yang&lt;br /&gt;berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000 orang, jadi&lt;br /&gt;kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan lembut si Malaikat berkata, "Anakku, aku sudah berkeliling mencari&lt;br /&gt;suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa&lt;br /&gt;buatmu, sementara waktumu tinggal 60 menit lagi. Rasanya mustahil kalau&lt;br /&gt;dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu" .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampa menunggu reaksi dari si pengusaha, si malaikat menunjukkan layar besar&lt;br /&gt;berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu&lt;br /&gt;terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil,&lt;br /&gt;putra putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di&lt;br /&gt;pipi mereka".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Malaikat, "Aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu&lt;br /&gt;kesempatan kedua? Itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap&lt;br /&gt;akan kesembuhanmu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali terlihat dimana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh, " Tuhan, aku&lt;br /&gt;tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku&lt;br /&gt;tahu dia sudah mengkh ian ati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur&lt;br /&gt;dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk&lt;br /&gt;popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar dihadapanMu.&lt;br /&gt;Tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami,&lt;br /&gt;mereka masih membutuhkan&lt;br /&gt;seorang ayah. Hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin&lt;br /&gt;deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat peristiwa itu, tampa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha&lt;br /&gt;ini. Timbul penyesalan bahwa selama ini bahwa dia bukanlah suami yang baik.&lt;br /&gt;Dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya. Malam ini dia baru menyadari&lt;br /&gt;betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat&lt;br /&gt;waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini,penyesalan yang&lt;br /&gt;luar biasa. Tapi waktunya sudah terlambat ! Tidak mungkin dalam waktu 10&lt;br /&gt;menit ada yang berdoa 47 orang !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan setengah bergumam dia bertanya,"Apakah d ian tara karyawanku,&lt;br /&gt;kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab si Malaikat, " Ada beberapa yang berdoa buatmu.Tapi mereka tidak&lt;br /&gt;Tulus. Bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini. Itu&lt;br /&gt;semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik.&lt;br /&gt;Bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah". Si pengusaha&lt;br /&gt;tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat&lt;br /&gt;dia. Tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia&lt;br /&gt;menjaganya sepanjang malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di&lt;br /&gt;kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi&lt;br /&gt;sambil memangku si bungsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata,"Anakku,&lt;br /&gt;Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu ! ! Kau tidak jadi&lt;br /&gt;meninggal,karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan terheran-heran dan tidak percaya, si pengusaha bertanya siapakah yang&lt;br /&gt;47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang&lt;br /&gt;pernah dia kunjungi bulan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah itu Panti Asuhan ? kata si pengusaha pelan. "Benar anakku, kau&lt;br /&gt;pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu&lt;br /&gt;tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik&lt;br /&gt;perhat ian pemerintah dan investor luar negeri. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran&lt;br /&gt;kalauseorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU. Setelah&lt;br /&gt;melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu,&lt;br /&gt;pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat&lt;br /&gt;berdoa buat kesembuhanmu. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa sangat besar kuasanya. Tak jarang kita malas. Tidak punya waktu. Tidak&lt;br /&gt;terbeban untuk berdoa bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita mengingat seorang sahabat lama/keluarga, kita pikir itu hanya&lt;br /&gt;kebetulan saja padahal seharusnya kita berdoa bagi dia. Mungkin saja pada&lt;br /&gt;saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan doa dari orang-orang&lt;br /&gt;yang mengasihi dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disaat kita berdoa bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan&lt;br /&gt;kita bisa melihat kemuliaan Tuhan dari peristiwa yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hindarilah perbuatan menyakiti orang lain... Sebaliknya perbanyaklah berdoa&lt;br /&gt;buat orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena pahlawan sejati, bukan dilihat dari kekuatan phisiknya,tapi dari&lt;br /&gt;kekuatan hatinya. Katakan ini dengan pelan, "Ya TUHAN saya mencintai-MU dan&lt;br /&gt;membutuhkan- MU, datang dan terangilah hati kami sekarang...! !!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-1851178231113282480?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/1851178231113282480/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/08/smoga-bermanfaat-dan-berkenan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/1851178231113282480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/1851178231113282480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/08/smoga-bermanfaat-dan-berkenan.html' title='Smoga bermanfaat dan berkenan membacanya hanya sebagai renungan'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-3521379175836612777</id><published>2008-07-28T19:12:00.003-11:00</published><updated>2008-07-28T19:20:47.373-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Tolonglah Aku ...!!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Perbuatan zina akhir-akhir ini sudah merajalela, bahkan mereka melakukannya dengan terang-terangan. Mereka juga merusak generasi muda dengan berbagai media masa.&lt;br /&gt;Semoga risalah ini bermanfaat bagi yang menginginkan kebahagiaan dan keselamatan di dunia dan di akhirat. Zina itu kehinanan yang akan menghancurkan bangunan yang megah, menundukkan kepala yang berwibawa, menghitamkan wajah yang putih dan membisukan lisan yang tajam. Dan itu adalah kehinaan yang paling berpeluang menanggalkan baju kehormatan, bagaimanapun indahnya baju kehormatan itu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dan juga merupakan kotoran hitam yang bila menimpa suatu keluarga, maka akan menutupi lembaran-lembaran kehidupan sebelumnya yang putih, dan pandangan matapun tidak memandang mereka kecuali sebagai sesuatu yang hitam dan jelek. Teriakan bersahutan muncul dari seorang wanita usia muda....disusul kemudian lengkingan lantang suara remaja putri yang berteriak dengan suara yang cukup keras...&lt;br /&gt;Semuanya menuntut dengan suara yang satu dan permintaan yang sama: Dimanakah kebahagiaan dan kesenangan itu? Dimanakah ketenangan jiwa dan ketetapan hati itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami terbawa oleh kesedihan dan tertimpa gundah gulana...Tidur tak nyenyak disebabkan oleh banyaknya dosa yang menyelimuti langit-langit hati kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami dikelilingi oleh syahwat yang membara, dan layar-layar TV yang membangkitkan rangsangan seks kami ...&lt;br /&gt;Sementara setitik iman masih tersisa dalam hati kami memanggil kalian ...Tolonglah Kami !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti Muslimah!!&lt;br /&gt;Kita hidup pada zaman dimana sarana informasi beraneka ragam banyaknya. Duniapun menyuarakan peradaban materi yang memenuhi tempat-tempat hiburan dan kesenangan ... menjauhkan kebahagiaan dan mendekatkan kesengsaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah-tengah lautan ganas dengan ombak yang menggulung itu, seorang muslim merasa takut fitnah menimpa dirinya disebabkan oleh tersebarnya 'Syubhat'(hal hal yang samar) dan banyaknya Syahwat hawa nafsu. Rasulullah saw bersabda: Sesungguhnya di hadapan kalian akan banyak fitnah, bagaikan malam gelap gulita, seseorang menjadi mu'min di pagi hari dan menjadi kafir di sore hari, menjadi mu'min di sore hari dan menjadi kafir di pagi hari (HR. Abu Daud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena keinginan yang tinggi terhadap surga yang seluas langit dan bumi dan karena ketakutan tergelincir dalam kubang kehancuran..., maka teguklah air sungai yang jernih dan memancarkan cahaya dari firman Allah dan sabda Rasul-Nya saw, yang hal itu akan menghilangkan kebengisan, melepaskan cengkraman syaitan dan merobek tirai yang dipercantik oleh maksiat. Rahmat Allah azza wa jalla akan menggapaimu untuk menyelamatkanmu dari siksaan yang pedih dan menjagamu dari kejatuhan ke dalam salah satu pintu diantara pintu-pintu kehancuran dan kebinasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti muslimah ...&lt;br /&gt;Diantara bahaya terbesar yang mengancam seorang wanita muslimah adalah pengaruh nafsu seks dan terbukanya pintu syahwat di hadapan mereka. Disebabkan oleh awal-awal yang dianggap remeh, tetapi pada akhirnya bisa menggelincirkan seseorang ke dalam perbuatan zina yang diharamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ahmad rahimahullah berkata: Saya tidak tahu adanya dosa besar setelah bunuh diri melebihi zina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah azza wa jalla dan Rasul-Nya telah mengharamkan zina karena kejinya perbuatan ini dan jeleknya sarana pengantarnya. Allah azza wa jalla melarang mendekati sarana dan penyebab zina karena itu adalah langkah awal sebelum terperosok ke dalamnya. Allah ta'ala berfirman: Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk (Al-Isra':32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbuatan zina termasuk dosa besar setelah syirik dan pembunuhan, dan termasuk perbuatan jijik yang membinasakan, dan kejahatan yang mematikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda: Tidaklah suatu dosa setelah syirik yang lebih besar disisi Allah dari setetes air mani yang diletakkan seseorang lelaki pada rahim yang tidak dihalalkan baginya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits mutafaqun 'alahi: Tidaklah seseorang pezina itu berzina, sementara dia seorang yang beriman (dengan keimanan yang sempurna)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keharaman dipertegas lagi oleh Allah azza wa jalla dalam firman-Nya: Dan orang-orang yang tidak menyembah ilah yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan adzab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam adzab itu dalam keadaan terhina, kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al-Furqan:68-70)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat ini Allah azza wa jalla menggandengkan perbuatan zina dengan syirik dan membunuh jiwa, serta menjadikan hukuman semua itu berupa kekekalan di dalam adzab yang berlipat-lipat, selama hamba itu belum membuang penyebab adzab itu, yaitu taubat, iman dan amal shaleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah azza wa jalla mensyaratkan keberuntungan dan keselamatan seorang hamba dengan menjaga kemaluan agar tidak tergelincir pada perbuatan zina. Dan tidak ada jalan menuju kepada keselamatan kecuali dengan meninggalkannya. Allah azza wa jalla berfirman: Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, dan orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. (Al-Mu'minun:1-6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti muslimah !!&lt;br /&gt;Zina itu kehinanan yang akan menghancurkan bangunan yang megah, menundukkan kepala yang berwibawa, menghitamkan wajah yang putih dan membisukan lisan yang tajam. Dan itu adalah kehinaan yang paling berpeluang menanggalkan baju kehormatan, bagaimanapun indahnya baju kehormatan itu. Dan juga merupakan kotoran hitam yang bila menimpa suatu keluarga, maka akan menutupi lembaran-lembaran kehidupan sebelumnya yang putih, dan pandangan matapun tidak memandang mereka kecuali sebagai sesuatu yang hitam dan jelek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukuman Zina&lt;br /&gt;Allah ta'ala mengkhususkan perbuatan zina dengan tiga hukuman:&lt;br /&gt;1.Dibunuh dengan bentuk pembunuhan yang jelek dan siksaan yang pedih.&lt;br /&gt;2.Allah melarang hamba-hamba-Nya merasa kasihan dan sayang kepada pelaku zina&lt;br /&gt;3.Allah memerintahkan agar hukuman tersebut disaksikan oleh kaum mu'minin, agar lebih tepat sasaran dan sampai kepada hikmah ditegakkannya hukuman itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun hukumannya di dunia, adalah dengan menegakkan hukuman bagi pelaku zina laki-laki maupun perempuan yang sudah menikah, berupa rajam dengan lemparan batu hingga meninggal, agar seluruh anggauta tubuhnya merasakan siksaan itu sebagai hukuman bagi keduanya (pelaku zina). Keduanya dilempar dengan batu sebagai gambaran bahwa mereka telah menghancurkan suatu rumah tangga, maka keduanya dirajam dengan batu-batu dari bangunan yang telah mereka runtuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila keduanya belum berkeluarga, maka mereka dicambuk sebanyak 100 kali dengan cambukan yang paling keras dan dibuang dari negeri asalnya selama satu tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara hukuman zina adalah seperti apa yang disabdakan Rasulullah saw: Pintu-pintu surga akan dibuka pada pertengahan malam, lalu ada yang menyeru: Adakah orang yang memohon lalu permohonannya dikabulkan? Adakah orang yang meminta lalu permintaannya dipenuhi? Adakah orang yang tertimpa sesuatu yang jelek lalu dibebaskan darinya? Maka tidak ada seorang muslimpun yang memohon dengan suatu permohonan kecuali dikabulkan oleh Allah, kecuali wanita pezina yang menjual kehormatannya (HR.Ahmad dan Tabarani dengan sanad hasan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan diantara akibat tersebarnya perbuatan zina yang keji ini adalah timbulnya berbagai macam penyakit, sebagaimana disinyalir dalam hadits: Tidaklah nampak suatu perbuatan fahisah (zina) pada suatu kaum hingga mereka terang-terangan melakukannya, kecuali mereka akan ditimpa penyakit menular dan penyakit-penyakit lain yang belum pernah ada pada orang-orang dulu sebelum mereka (HR.Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hal itu dapat disaksikan sekarang ini pada umat yang membiarkan dan membolehkan perbuatan kotor ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah bin Mas'ud berkata: Tidaklah nampak suatu riba dan zina pada suatu negeri, kecuali Allah akan menghancurkan mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan diantara akibat perbuatan zina ini adalah seperti apa yang disabdakan Rasulullah saw dalam hadits Ru'yah: Maka kamipun menuju ke suatu lobang seperti tungku yang atasnya sempit dan bawahnya luas, lalu dinyalakan api. Bila mendekat maka mereka akan terangkat hingga hampir saja mereka terlempar keluar, dan bila apinya redup maka mereka kembali turun. Di dalamnya terdapat golongan laki-laki dan perempuan yang telanjang, maka saya bertanya: Siapa mereka? Kedua (malaikat) itu menjawab: Mereka itu adalah tukang zina laki-laki dan perempuan. Dan di dalam hadits juga terdapat: Sesungguhnya seorang laki-laki yang berzina dengan seorang wanita, maka bagi keduanya di dalam kubur akan disiksa setengah siksaan umat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara hukuman zina adalah pelakunya mengumpulkan segala jenis kejelekan seperti: kekurangan agama, tidak bersifat wara'(usaha menghindari dosa), tidak bersifat sopan santun, serta tidak mempunyai ghirah (rasa cemburu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kita tidak akan menemukan seorang pezina yang memiliki wara', menepati janji, kejujuran dalam perkataan, menjaga ikatan persahabatan dan tidak memiliki ghirah yang penuh terhadap keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara akibat zina adalah wajah yang hitam dan kelam, hati yang gelap karena cahayanya yang hilang, jiwa yang penuh kesedihan, kegundahan, dan jauh dari ketenangan, umur yang pendek, berkah yang dicabut dan kefakiran yang akan menimpanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam salah satu atsar disebutkan: Sesungguhnya Allah membinasakan para taghut dan memfakirkan para pelaku zina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara akibat lain dari zina adalah pelakunya tidak lagi menyandang nama baik sebagai orang mulia, orang yang baik-baik dan orang yang adil, bahkan sebaliknya akan menyandang nama jelek sebagai orang yang fasik, pezina dan sebagai pengkhianat, keseraman yang meliputi wajahnya, kesempitan dan penyakit hati yang ia derita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan diantara akibat zina yang paling besar adalah Suul Khatimah(Akhir hidup yang jelek). Ibnul Qayyim berkata: Bila anda melihat keadaan sebagian besar orang yang sakaratul maut, maka anda akan melihat adanya halangan antara dia dan husnul khatimah, sebagai akibat dari perbuatan-perbuatan jelek yang pernah mereka lakukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhi Muslimah !!&lt;br /&gt;Hati-hatilah! Janganlah memberanikan diri untuk melakukan maksiat yang kecil, terlebih lagi yang besar. Wanita-wanita Arab jahiliyah dulu sangat membenci zina dan tidak ridha menimpa orang-orang merdeka (bukan budak). Ketika Rasulullah saw membaiat mereka untuk tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatupun, tidak mencuri dan berzina, Hindun binti 'Utbah bertanya dengan penuh keheranan: Apakah ada seorang wanita merdeka yang berzina wahai Rasulullah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam salah satu peribahasa Arab mengatakan: Seorang wanita merdeka meninggal dan tidak makan dari usaha menjual diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti Muslimah !!&lt;br /&gt;Ingatlah! Bahwa Allah melihatmu, maka janganlah melanggar perintah-Nya dan terperosok ke dalam apa yang Ia murkai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan Keselamatan&lt;br /&gt;Ukhti Muslimah !!&lt;br /&gt;Semoga Allah menjagamu dan menghiasimu dengan taqwa!. Laluilah jalan keselamatan! Bangkitlah dari tidurmu! Jauhilah apa yang dapat menggiringmu kepada kehancuran dan membawamu kepada kahinaan. Diantara jalan keselamatan adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Tidak berdua-duaan dengan laki-laki lain yang bukan muhrim, selamanya..., baik di rumah, di mobil, di toko, di pesawat dan di tempat lainnya. Jadilah satu umat yang taat kepada Allah azza wa jalla dan Rasul-Nya. Maka janganlah dengan mudah melanggar perintah keduanya. Rasulullah bersabda: Tidaklah seorang laki-laki yang berdua-duaan dengan seorang wanita, kecuali yang ketiganya adalah syaitan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Tidak sering keluar ke pasar sebatas kemampuan dan beribadah kepada Allah dengan tetap tinggal dirumah, dengan mengikuti perintah Allah azza wa jalla: Dan hendaklah kalian tetap di rumah kalian(Al-Ahzab:33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah bin Mas'ud berkata: Tidak ada taqarub seorang wanita kepada Allah melebihi tinggalnya di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika keluar, hendaklah bersama muhrimmu atau wanita yang dapat dipercaya dari keluargamu. Dan janganlah merendahkan suara dan berlemah lembut dalam bertutur kata kepada penjual. Tidak apa anda rugi beberapa rupiah dari pada kerugian menimpa agamamu, na'udzu billahi min dzalik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Hindarilah Tabarruj (berhias diri) dan Sufur (tidak menutup aurat) ketika keluar rumah, karena itu menyebabkan fitnah dan menarik perhatian. Rasulullah bersabda: Ada 2 golongan penghuni neraka -dan disebutkan salah satu diantaranya- wanita yang berpakaian tapi telanjang dan berjalan miring berlenggak-lenggok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pakaian yang paling dianjurkan adalah 'abaa yang sederhana (pakaian berwarna hitam yang menutupi seluruh tubuh), menutup kedua tangan dan kaki, serta tidak menggunakan wangi-wangian. Hendaklah anda mencontoh Ummahatul Mu'minin dan Shahabiyat, bila keluar rumah mereka itu bagaikan burung gagak yang memakai pakaian hitam, tidak sesuatupun dari tubuh mereka yang terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Hindarilah wahai ukhti muslimah! Membaca majalah-majalah yang merusak dan menonton film-film yang terdapat adegan porno, karena itu akan membangkitkan nafsu seks dan meremehkan perbuatan keji dengan menamakannya sebagai cinta dan persahabatan dan menampakkan perbuatan zina dengan menamakannya hubungan kasih sayang yang matang antara seorang laki-laki dan wanita. Janganlah merusak rumahmu, hatimu dan akalmu dengan hubungan-hubungan yang diharamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Allah azza wa jalla berfirman: Dan diantara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu bahan olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh adzab yang menghinakan (Lukman:6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka hindarilah mendengarkan lagu-lagu dan musik, hiasilah pendengaranmu dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an, rutinlah membaca dzikir dan istighfar, perbanyaklah dzikrul maut (mengingat mati) dan Muhasabtun Nafs (evaluasi diri). Ketahuilah bahwa ketika anda berbuat maksiat kepada Allah, maka sesungguhnya anda bermaksiat kepada-Nya dengan nikmat yang Ia berikan kepadamu, maka hati-hatilah, jangan sampai nikmat itu dicabut dari diri Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Takutlah kepada Yang Maha Tinggi, Maha Kuasa dan Maha Mengetahui apa-apa yang tersembunyi. Ini adalah rasa takut yang paling tinggi yang menjauhkan seseorang dari perbuatan maksiat. Anggaplah bahwa suatu ketika anda tergelincir pada seperseribu perbuatan zina. Maka bagaimana jika seandainya hal itu diketahui oleh bapakmu, ibumu, saudara-saudaramu, kerabatmu atau suamimu? Dalam pandangan dan buah bibir mereka ketika anda meninggal, mereka akan menganggap anda sebagai seorang pezina, na'udzu billahi min dzalik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Hendaklah Anda memiliki temah shalehah yang menolong dan membantu Anda, karena manusia itu lemah sementara syaitan siap menerkam dimana saja. Hindarilah temah jelek, karena ia akan datang kepada Anda bagaikan seorang pencuri yang masuk secara sembunyi-sembunyi mencari kesempatan hingga ia menggelincirkanmu pada sesuatu yang diharamkan. Ingatlah paman Nabi saw, ia adalah lelaki tua dan memiliki akal yang lurus, tetapi walaupun demikian karena adanya teman yang jelek yaitu Abu Jahal yang hadir di sampingnya ketika wafat, menjadi penyebab meninggalnya ia dalam keadaan syirik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.Perbanyaklah berdoa, karena Nabi umat ini termasuk orang yang senantiasa membaca doa dan banyak istighfar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.Janganlah dibiarkan waktu senggang berlalu kecuali anda membaca Al-Qur'an. Berusahalah menghafal apa yang mudah dari Al-Qur'an. Kalau Anda memiliki semangat yang tinggi, maka bergabunglah dengan kelompok Tahfidzul Qur'an khusus wanita, karena jika diri Anda tidak disibukkan dengan ketaatan dan ibadah, maka anda akan disibukkan oleh kebathilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.Sesungguhnya apa yang kalian cari dalam hubungan-hubungan yang diharamkan untuk mengisi waktu atau memenuhi rasa kasih sayang pada hakekatnya adalah akibat dari kekosongan rohani dan hati, serta kesempitan dada yang bersumber dari jauhnya seseorang dari ketaatan dan ibadah. Allah azza wa jalla berfirman: Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit (Thaha:124)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.Ingatlah bahwa Anda akan meninggalkan dunia ini dengan lembaran-lembaran yang Anda tulis sepanjang hari-hari kehidupan Anda, bila lembaran-lembaran itu penuh dengan ketaatan dan ibadah, maka bergembiralah. Dan bila sebaliknya maka segeralah bertaubat sebelum meninggal. Karena hari kiamat itu adalah hari penyesalan. Allah berfirman: Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan. (Maryam:39)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu hari dibukanya (segala hal yang tersembunyi) dan lembaran-lembaran yang beterbangan. Hari dimana seorang ibu yang menyusui melupakan anaknya yang sedang ia susui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah wahai ukhti muslimah!, hari dimana anda terbaring di dalam kubur sendirian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.Ukhti Muslimah !! Telepon telah menjerumuskan banyak wanita, maka janganlah Anda menjadi salah satu dari mereka. Bila Anda diuji oleh seekor serigala barwajah manusia dan anda telah memulai hubungan yang diharamkan dengannya, maka hendaklah segera memutuskan hubungan itu sebelum berlanjut. Dan ketahuilah bahwa Allah akan memberikan anda jalan keluar dan keselamatan dari padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.Ingatlah ! Wahai yang mencari kebahagiaan dan berusaha menuju surga, bahwa itu semua dalam rangka taat kepada Allah dan menjalani perintah-perintah-Nya. Barangsiapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik (An-Nahl:97)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah bahwa meninggalkan maksiat lebih ringan dari pada meminta taubat. Saya mengingatkan Anda dengan hadits Rasulullah saw: Bila seorang wanita shalat lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya, maka ia akan memasuki pintu-pintu surga mana saja yang ia kehendaki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah memberimu petunjuk yang dapat memberikan petunjuk kepada orang lain, menjadikanmu wanita mulia, bertakwa dan suci, menghiasi dirimu dengan iman dan menjadikanmu wanita shalehah dan taat serta termasuk orang-orang yang diseru nanti pada hari kiamat: Masuklah ke dalam surga, tidak ada kekhawatiran terhadapmu dan tidak (pula) kamu bersedih hati. (Al-A'raaf:49)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Diambil dari buletin Daar Al-Gasem, For Publishing &amp;amp; Distribution, Saudi Arabia. Penyusun Abdul Malik Al-Qosim)&lt;br /&gt;untuk lebih jelasnya silahkan kumjungilink di www.perpustakaan-islam.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-3521379175836612777?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/3521379175836612777/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/tolonglah-aku.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/3521379175836612777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/3521379175836612777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/tolonglah-aku.html' title='Tolonglah Aku ...!!'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-5660014770212850933</id><published>2008-07-24T06:52:00.002-11:00</published><updated>2008-07-24T06:57:22.394-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>PERSATUAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;Manusia hidup di dunia  ini tidak dapat berdiri sendiri, melainkan memerlukan satu sama lain. Tegasnya bahwa diri pribadi manusia itu adalah bagian yang tidak dapat terpisahkan dari masyarakat dan sebagai anggota yang tidak terpisahkan dari bangsa  itu sendiri. Ia sebagai komponen mau tidak mau mesti mengambil bagiannya  dari makanan, pertumbuhan dan perasaan yang dibangkitkan keseluruh anggota tubuh masyarakat itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;Syariat dan akhlak islam ditegakkan untuk seluruh masyarakat manusia, sebagai  pelajaran dan petunjuk, kemudian dari pelajaran dan petunjuk ini di sampaikan kepada seluruh manusia. Dengan demikian tiap-tiap pribadi memperhatikan peraturan itu mengambil pelajaran serta petunjuk yang berlaku itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;77. Hai orang-orang yang beriman, ruku'lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.(Al Hajj: 77)&lt;br /&gt;Di dalam islam, setiap muslim apabila berdiri dihadapan Allah untuk beribadah dan memohon untuk saudara-saudaranya, muslim dan muslimat, mu’min dan mu’minat. Mari kita perhatikan apabila ia mengucap :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“hanya Engkaulah yang Kami sembah dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan”&lt;br /&gt;Seorang muslim dalam melaksanakan ibadahnya, tidak berkata : ”Hanya engkaulah yang saya sembah dan hanya kepada engkaulah saya meminta pertolongan”.&lt;br /&gt;Dalam memohon kebaikan dan petunjuk, ia tidak mengkhususkan untuk dirinya sendiri, kita perhatikan do’a memohon Rahmat Allah setiap muslim selalu mengucapkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tunjukilah Kami jalan yang lurus,  (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(tunjukilah kami), dari kata hidayaat: memberi petunjuk ke suatu jalan yang benar. yang dimaksud dengan ayat ini bukan sekedar memberi hidayah saja, tetapi juga memberi taufik. Yang dimaksud dengan mereka yang dimurkai dan mereka yang sesat ialah semua golongan yang menyimpang dari ajaran Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah Yang Maha Mulia dan Maha Agung tidak menciptakan manusia untuk berpisah-pisah dan berbeda-beda, tetapi Allah telah mensyariatkan bagi manusia satu agama. Allah mengutus Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul secara berturut-turut untuk membimbing manusia seluruhnya dalam satu jalan. Dan sejak zaman Azali Allah telah mengharamkan manusia menyimpang dari agama yang satu dan berpecah belah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi hawa nafsu selalu mengoda dan mendorong manusia untuk melupakan pesan yang mulia ini dan ingkar terhadap pusaka dari Tuhannya yang maha Agung, sehingga akibatnya berpecah-pecahlah manusia berkelompok-kelompok. Dan jadilah mereka saling menghancurkan satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya aku Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. Sesungguhnya (agama Tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu[1006], dan aku adalah Tuhanmu, Maka bertakwalah kepada-Ku. kemudian mereka (pengikut-pengikut Rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing). Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai suatu waktu”.&lt;br /&gt;Lihat surat Al Anbiya ayat 92.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT, telah  menjelaskan bahwa jejak mengikuti Hawa Nafsu itu membawa kesesatan. Dan kesesatan itu merupakan unsure penyebab perpecahan yang luas. Benarlah, apabila ilmu berpisah dengan Akhlak dan terlepas dari landasan ikhlas, maka dapat membahayakan pemiliknya dan manusia seluruhnya, bahkan bagi seluruh makhluk dibumi. Demikian sebelum ada agama,manusia disesatkan oleh kebodohan yang liku-likunya membingunkan, tetapi setelah agama dating kepala-kepala kelompok mereka bersikap keras terhadap agama dan mereka memperdagangkan ilmu untuk kepentingan diri pribadi. Dengan demikian ternyata ilmu terlepas dari akhlak dan keikhlasan. Rasulullah SAW selalu memohon perlindungan kepada Allah daripada ilmu yang tidak bermanfaat, beliua bersabda yang artinya : ”sesungguhnya perkara yang lebih saya khawatirkan terhadap kamu sekalian sepeninggal saya ialah orang-orang munafiq yang licin bicaranya.”(HR. Thabrani). Orang munafiq ialah orang yang lain dihati  dan lain dimulut. Biasanya ia hanya pandai bicara realitanya tidak ada. Maka terhadap mereka kita harus selalu waspada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati yang sudah rusak membuat ilmu menjadi senjata yang menghancurkan. Orang-orang yang berilmu sejak dahulu hingga sekarang, merasa tersinggung terhadap ilmu yang tidak bermanfaat dan ilmu yang merusak. Allah SWT, telah memperingatkan kepada orang-orang yang berilmu, hanya pandai berbicara dan tidak pandai mengamalkan, mereka itulah orang-orang yang merusak kesatuan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Berfirman :&lt;br /&gt;Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa Yaitu: Tegakkanlah agama[1340] dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita renungkan, betapa kekejaman ilmu yang tidak dilandasi keikhlasan kepada Allah, dapat menghilangkan kasih saying terhadap sesame manusia dan dapat memutuskan tali kekerabatan serta persaudaraan. Dan sikap seperti itu bukan bagian dari agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-5660014770212850933?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/5660014770212850933/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/persatuan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/5660014770212850933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/5660014770212850933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/persatuan.html' title='PERSATUAN'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-6278237704338896180</id><published>2008-07-18T16:02:00.002-11:00</published><updated>2008-07-19T07:25:05.953-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Apa Kabar Cinta ?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;div align="justify"&gt;Cinta itu seperti kupu-kupu. Tambah dikejar, tambah lari. Tapi kalau dibiarkan terbang, dia akan datang disaat kamu tidak mengharapkannya. Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering juga bikin sedih, tapi cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya. Jadi jangan terburu-buru dan pilih yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang "sempurna" bagi seseorang. Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantumu menjadi dirimu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah bilang "I love you" kalau kamu tidak perduli. Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada. Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau hal itu akan menghancurkan hatinya. Jangan pernah menatap matanya kalau semua yang kamu lakukan hanya berbohong. Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain adalah membiarkannya jatuh cinta, sementara kamu tidak berniat untuk menangkapnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta bukan "Ini salah kamu", tapi "Ma'afkan aku". Bukan "Kamu dimana sih?", tapi "Aku disini". Bukan "Gimana sih kamu?", tapi "Aku ngerti kok". Bukan "Coba kamu gak kayak gini", tapi "Aku cinta kamu seperti kamu apa adanya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompatibilitas yang paling benar bukan diukur berdasarkan berapa lama kalian sudah bersama maupun berapa sering kalian bersama, tapi apakah selama kalian bersama, kalian selalu saling mengisi satu sama lain dan saling membuat hidup yang berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kamu inginkan dan menyayat sedalam yang kamu ijinkan. Yang berat bukan bagaimana caranya menanggulangi kesedihan dan kerinduan itu, tapi bagaimana belajar darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya jatuh cinta: jatuh tapi jangan terhuyung-huyung, konsisten tapi jangan memaksa, berbagi dan jangan bersikap tidak adil, mengerti dan cobalah untuk tidak banyak menuntut, sedih tapi jangan pernah simpan kesedihan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sakit melihat orang yang kamu cintai sedang berbahagia dengan orang lain tapi lebih sakit lagi kalau orang yang kamu cintai itu tidak berbahagia bersama kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta akan menyakitkan ketika kamu berpisah dengan seseorang, lebih menyakitkan lagi apabila kamu dilupakan oleh kekasihMu&lt;br /&gt;Cinta juga akan lebih menyakitkan lagi apabila seseorang yang kamu sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kamu rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling menyedihkan dalam hidup adalah menemukan seseorang dan jatuh cinta, hanya untuk menemukan bahwa dia bukan untuk kamu dan kamu sudah menghabiskan banyak waktu untuk orang yang tidak pernah menghargainya. Kalau dia tidak "worth it" sekarang, dia tidak akan pernah "worth it" setahun lagi ataupun 10 tahun lagi. Biarkan dia pergi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-6278237704338896180?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/6278237704338896180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/apa-kabar-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/6278237704338896180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/6278237704338896180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/apa-kabar-cinta.html' title='Apa Kabar Cinta ?'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-4966652443503022392</id><published>2008-07-16T03:45:00.005-11:00</published><updated>2008-07-16T23:03:10.750-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>DEVELOPMENT AND   URBAN PARTICIPATORY TO MDGS   SURVEY-WORKSHOP</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;DEVELOPMENT AND&lt;br /&gt;URBAN PARTICIPATORY TO MDGS&lt;br /&gt;SURVEY-WORKSHOP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;A. Justification&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Indonesia merupakan salah satu Negara dari 189 negara di dunia yang turut menanda-tangani mellennium declaration atau yang disebut juga dengan millennium development goals (MDGs). Penandatanganan delapan point yang terangkum dalam kesepakatan MDGs ini merupakan wujud dari komitment bangsa Indonesia bersama Negara-negara lain didunia dalam mengurangi jumlah angka orang-orang yang hidup dibawah garis kemiskinan, atau orang yang hidup dengan biaya dibawah dollar AS perhari.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebagai wujud dalam melaksanakan komitmen MDGs, Indonesia kemudian menyusun pelaksanaan program-program penanggulangan kemiskinan. Setidaknya sejal tahun 2004 hingga tahun 2007, ada 55 program atau proyek nasional penanggulangankemiskinan yang dilaksanakan oleh sekitar 19 departemen/ lembaga pemerintah non depertemen. Barulah kemudian sejak tahun 2008_ agar lebih terkoordinasi_semua jenis program atau proyek penanggulangan kemiskinan yang ada, disatukan dalam satu paying kordinasi yang bernama PNPM, atau yang dikenal dengan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat.&lt;br /&gt;Kemiskinan dan pemiskinan di Indonesia itu sebenarnya bukanlah hanya permasalahan ekonomi semata. Tetapi lebih merupakan persoalan-persoalan yang sangat multi dimensional, dengan akar permaslaahan yang sangat kompleks. Inti dari kompleksitas persoalan kemiskinan dimasyarakat saai ini adalah tidak tersedianya akses yang memadai bagi masyarakat pada sumberdaya-sumberdaya kunci yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan hidup yang layak. Dengan begitu, kemiskinan itu sendiri berarti tidak tersedianya akses masyarakat pada kebutuhan-kebutuhan dasar untuk mencapai hidup yang layak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara tekstual, kemiskinan dan pemiskinan adalah dua hak yang relative jauh berbeda. Kemiskinan merupakan masalah-masalah social yang kerap kali muncul sebagai variable terikat dari persoalan-persoalan structural (pembangunan dan pemerintah). Masalah kemiskinan itu erat kaitanya dengan isu-isu seperti rendahnya tingkat pendidikan, pelayanan kesehatan yang sulit terjangkau, kerusakan lingkungan hidup, meningkatnya angka penderitaan HIV/AIDS. Secara angka kematian ibu melahirkan dan balita. Sementara pemiskinan itu sendiri lebih merupakan persoalan-persoalan structural yang kemudian menyebabkan terjadinya kemiskinan-kemiskinan di masyarakat.pemiskinan itu selalu erat kaitanya dengan persoalan-persoalan structural. Seperti isu-isu tentang pemerataan kesempatan, distribusi, akses keterbukaan, transparansi,partisipasi public, dan lain sebagainya yang menyangkut demokratisasi pola-pola penyelenggaraan pembangunan. Itulah mengapa, dalam setiap wacana kemiskinan selalu ada pembedaan jelas antara kemiskinan absolute dan kemiskinan relative (struktural).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya,  mengatasi persoalan-persoalan kemiskinan itu tentu tidak semata berpusat pada persoalan-persoalan kebijakan. Melainkan juga lebih melihat kepada bagaimana kebijakan itu selama di laksanakan. Dalam bidang pendidikan misalnya, kompleksitas persoalan pendidikan di Indonesia saat ini tidak semata hanya bias dijawab dengan pemenuhan anggaran, dan atau dengan kebijakan nasional yang mengatur tentang system pendidikan secara nasional. Tetapi juga terkait dengan implementasi teknis kebijakan, kata kelola  kelembagaan, desentralisasi dan penyesuaian dari tuntutan-tuntutan kondisi dan atau perubahan masyarakat lokal. Demikian halnya dengan bidang kesehatan. Hal-hal yang berhubungan dengan pelaksanaan teknis suatu kebijakan, dukungan tata kelola kelmbagaan, desentralisasi, dan penyesuaian dari tuntutan-tuntutan kondisi lokal sangat menentukan pada sejauh mana pembangunan kesehatan itu berjalan dengan maksimal. Terlebih hal ini berhubungan dengan pola-pola desentralisasi pemerintah di era otonomi daerah saat ini. Dimana masing-masing daerah tentu memiliki sisten dan kemampuan sumber daya pendukung yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model pembangunan yang bersifat partispatory merupakan bentuk model pembangunan ideal yang menyelaraskan antara kebijakan dengan kemampuan dan tuntutan-tuntutan penyesuaian kondisi masyarakat local masing-masing daerah. Dengan model ini di harapkan akan menghasilkan sebuah keluaran tentang pemahaman bersama terhadap masalah-masalah pelaksanaan kebijakan yang ada, rancangan model strategi pelaksanaan teknis kebijakan yang mengakomodir berbagai stake holder terkait, dan bentuk tahapan-tahapan pelaksanaan kebijakan yang berorientasi pada kebutuhan dan kemampuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model partispatory ini,  saat ini lebih banyak digunakan dalam pola-pola pembangunan penanggulangan kemiskinan didaerah-daerah pedesaan. Misalnya adalah yang kita kenal saat ini dengan istilah PRA, atau partispatory Rural Appraisal. Dengan asumsi bahwa masyarakat pedesaan lebih banyak memiliki waktu untuk berkumpul dab berembug bersama, maka PRA merupakan model pembangunan yang efektif dalam mengakomodir, keinginan, kebutuhan dan kemampuan masyarakat. Akan tetapi, model ini juga dapat diterapkan pada masyarakat perkotaan. Karena prinsip utama dari pelaksanaan model ini adalah bentuk pastisipasi dan keterlibatan semua pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan pola kota Pontianak, sebagai ibu kota dari propinsi Kalimantan barat. Masalah kemiskinan juga merupakan sebuah isu strategis dalam pembangunan yang membutuhkan pola-pola pastisipasi masyarakat secara umum. Berangkat dari hal ini maka, Ikatan Pelajar Nadlatululama Pontianak, sebagai organisasi kepemudaan yang memiliki basis kepedulian terhadap persoalan-persoalan kemiskinan dan pembangunan di kota Pontianak, akan melakukan sebuah penelitian survey tentang pastispatory actual masyarakat urban dalam pelaksanaan desentralisasi pembangunan. Terutama dalam pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan. Alsana dipilihnya bidang pendidikan dan kesehatan karena kedua bidang ini merupakan isu-isu utama kemiskinan dari kebutuhan dasar masyarakat perkotaan, selain infrastruktur ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Project Title&lt;br /&gt;Penelitian model pastisipasi actual (objektif) masyarakat urban dalam pelaksanaan desentralisasi pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan, menuju Mellinnium Development Goals.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Lacation&lt;br /&gt;Lokasi pelaksanaan dari kegiatan penelitian ini adalah wilayah masyarakat urban/ perkotaan. Secara strategis maka, ibu kota provinsi Kalimantan barat yaitu kota Pontianak merupakan lokasi awal strategis yang akan menjadi wilayah penelitian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Summary&lt;br /&gt;Penelitian ini diarahkan untuk mengidentifikasi tingkat partisipasi actual masyarakat urban dan stake holder terkait dalam pelaksanaan dan pengawasan desentralisasi pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan. Terutama yang terkait dengan aspek-aspek tujuan, sasaran dan indicator pelaksanaan Mellinnium Development Goals.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian kegiatan-kegiatan utama yang akan dilaksanakan untuk mencapai sasaran tersebut meliputi focus diskusi untuk mengidentifikasi tahapan-tahapan rencana lapangan dan pemilihan wilayah strategis penelitian, penyusunan tahapan-tahapan rencana lapangan, assement yang menggali kenyataan kondisi-kondisi lapangan, menyusun sebuah format-format pertanyaan dasar penelitian lapangan dan pelaksanaan pelatihan penelitian survey.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan penelitian survey dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan para  koleting data lapangan memahami format-format dan tujuan penelitian survey. Pelatihan ini dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut, dengan materi-materi pelatihan emliputi pemahaman tujuan penelitian survey secara umum, pemahaman terhadap materi dan pola-pola pertanyaan, serta pemahamanterhadap semua hal yang berkaitan dengan teknis-teknis penelitian survey dan aspek bidang yang diteliti. Seblum memasuki lapangan penelitian, maka, lembaga pelaksanaan teknis akan melakukan oleh tim dan kordinasi terhadap instansi terkait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolekting dan entry data adalah mengacu pada format penyusunan pertanyaan yang telah disusun. Waktu yang diberikan dalam pelaksanaan kolekting dan entry data adalah 4 minggu. Dengan asumsi bahwa tim pengumpul data adalah orang-orang lebih mampu memahami data, menguasai kondisi, hambatan serta tantangan dilapangan maka, proses pengumpulan data dan entry data alan dilakukan secara berulang oleh orang yang sama. Selama  prosses pengumpulan dan entry data berlangsung maka, akan dilaksanakan bentuk pengawasan dan pengontrolan yang dilakukan oleh tim tersendiri dengan tanpa sepengetahuan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil dari pelaksanaan kolekting data akan dianalisa dan dirumuskan sebagai materi yang akan dilokakaryakan kembali di kota Pontianak. Proses lokakarya ini akan berlangsung selama satu atau dua hari dengan melibatkan semua stake holder yang terkait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Objective&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuam umum dari penelitian survey dan workshop ini adalah membangun pemahaman bersama terhadap persoalan-persoalan pelaksanaan kebijakan, rancangan model strategi pelaksanaan kebijakan yang berpijak pada kebutuhan public dan kemampuan tata kelembagaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan khusus dari kegiatan ini adalah :&lt;br /&gt;1. Mengidentifikasi persoalan-persoalan pelaksanaan kebijakan pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan.&lt;br /&gt;2. Mengidentifikasi potensi dan pola partisipasi actual masyarakat perkotaan dalam pelaksanaan dan pengawasan tata kelola pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan.&lt;br /&gt;3. Mendorong terciptanya pemahaman bersama terhadap kebuthan akan model strategi pelaksanaan kebijakan pembangunan yang pastisipatif, transparan dan efektif guna.&lt;br /&gt;4. Mendorong percepatan pelaksanaan kebijakan yang berorientasi pada kemampuan tata kelola kelembagaan dan kebutuhan public.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. Expected Result&lt;br /&gt;Keluaran yang diharapkan dari rangkaian ini adalah :&lt;br /&gt;1. Teridentifikasi persoalan-persoalan pelaksanaan kebijakan pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan&lt;br /&gt;2. Teridentifikasi potensi dan pola partisipasi actual dalan pelaksanaan dan pengawasan desentralisasi tata kelola pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan.&lt;br /&gt;3. Terciptanya model strategi pelaksanaan kebijakan pembangunan yang partisipatif, transparan dan efektif guna dari pelaksanaan dan pembiayaan.&lt;br /&gt;4. Terciptanya percepatan pelaksanaan kebijakan yang berorientasi pada kemampuan tata kelola kelmbagaan kebutuhan public.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;G. Target Group&lt;br /&gt;Sasaran dari kegiatan ini adalah meliputi :&lt;br /&gt;1. Sekolah lanjutan tingkat atas; kepala sekolah, guru dan siswa sekolah&lt;br /&gt;2. Puskesmas; kepala puskesmas dan staff serta pasien puskesmas&lt;br /&gt;3. Pengambilan kebijakan dan dokumen-dokumen kebijakan terkait&lt;br /&gt;4. Kelompok masyarakat penerima kebijakan serta&lt;br /&gt;5. Stake holder terkait&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H. Duration and Action Plan&lt;br /&gt;Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 2 (dua) bulan, dengan perincian waktu pelaksanaan adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No Aktivitas Kegiatan Lapangan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Penyusunan kegiatan secara keseluruhan        &lt;br /&gt;2 Assement lapangan        &lt;br /&gt;3 Penyusunan materi survey/ penelitian        &lt;br /&gt;4 Pelatihan survey/ pelatihan        &lt;br /&gt;5 Perijinan- pemberitahuan instansi terkait        &lt;br /&gt;6 Kolekting data lapangan        &lt;br /&gt;7 Edit dan entry data lapangan        &lt;br /&gt;8 Analisa dan perumusan data        &lt;br /&gt;9 Workshop pendidikan dan kesehatan        &lt;br /&gt;10 Penyusunan laporan        &lt;br /&gt;11 Perumusan tindak lanjut.              &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. Penutup&lt;br /&gt;Demikian kerangka acuan ini disusun untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-4966652443503022392?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/4966652443503022392/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/development-and-urban-participatory-to.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/4966652443503022392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/4966652443503022392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/development-and-urban-participatory-to.html' title='DEVELOPMENT AND   URBAN PARTICIPATORY TO MDGS   SURVEY-WORKSHOP'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-8199879991384528296</id><published>2008-07-16T03:34:00.004-11:00</published><updated>2008-07-16T23:04:01.109-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Kerangka Acuan Kerja (KAK)</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)&lt;br /&gt;PEKERJAAN PENYUSUNAN MASTERPLANT PENATAAN PEDAGANG&lt;br /&gt;KAKI LIMA DAN ASONGAN KABUPATEN KETAPANG&lt;br /&gt;PEMERINTAH KABUPATEN KETAPANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;LATAR BELAKANG&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pembangunan tidak lain merupakan suatu proses perubahan yang berlangsung secara sadar, terencana dan berkelanjutan dengan sasaran utamanya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan hidup manusia atau masyarakat suatu bangsa.&lt;span class="fullpost"&gt; Ini berarti bahwa pembangunan senantiasa beranjak dari suatu keadaan atau kondisi kehidupan yang kurang baik menuju suatu kehidupan yang lebih baik dalam rangka mencapai tujuan nasional suatu bangsa (Tjokroamidjojo dan Mustopadidjaya dalam haryono,1989).&lt;br /&gt;Sebagai konsekuensi dari pelaksanaan pembangunan nasional yang membawa perubahan di sector pembangunan ekonomi, dimana tercatat bahwa pertumbuhan ekonomi yang pesat secara terus menerus selama lebih kurang 32 tahun dimasa pemerintahan orde baru belum mampu membangun basis ekonomi rakyat yang tangguh.&lt;br /&gt;Perlu pula disadari bahwa proses percepatan pembangunan yang terlalu menitik-beratkan pada laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi tanpa diimbangi dengan pemerataan pendapatan untuk membangun ekonomi rakyat, maka misi pembangunan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat akan terabaikan sehingga basis ekonomi rakyat mulai menampakan pada saat bangsa Indonesia memasuki era tinggal landas atau pembangunan jangka panjang kedua(PJP II) yang ditandai dengan munculnya krisis multidimensional, yang diawali dengan krisis ekonomi dan moneter pada awal tahun 1997 sekaligus menandai berakhirnya pemerintah orde baru dan dimulai dengan memasuki era Reformasi.&lt;br /&gt;Adanya krisis ekonomi dan moneter, maka terjadi kelumpuhan ekonomi nasional terutama di sektor  riel yang berakibat terjadinya PHK besar-besaran dari perusahaan-perusahaan swasta nasional. Hal ini berujung pada munculnya pengangguran di kota-kota besar maupun di daerah-daerah kabupaten, salah satunya adalah kabupaten ketapang sebagai lokasi penelitian ini. Sebagaimana di daerah-daerah lainnya, kabupaten ketapang merupakan daerah perdagangan adalah wajar apabila para pengangguran melakukan kompensasu positif dengan memilih bekerja disektor informal. Salah satu sector informal yang banyak diminati para pengangguran (selain yang sudah lama bekerja di sector ini) yaitu pedagang kaki lima.&lt;br /&gt;Kelompok pedagang kaki lima sebagai bagian dari kelompok usaha kecil adalah kelompok usaha yang tak terpisahkan dari asset pembangunan nasional yang berbasis kerakyatan, jelas merupakan bagian integral dunia usaha nasional yang mempunyai kedudukan, potensi dan peranan yang sangat strategis dalam turut mewujudkan tujuan pembangunan nasional pada umumnya dan tujuan pembangunan pada khususnya.&lt;br /&gt;Pedagang kaki lima sebagai bagian dari usaha sector informal memiliki potensi untuk menciptakan dan memperluas lapangan kerja, terutama bagi tenaga kerja yang kurang memiliki kemampuan dan keahlian yang memadai untuk bekerja disektor informal karena rendahnya tingkat pendidikan yang mereka miliki.&lt;br /&gt;Sejalan dengan uraian diatas, dalam penjelasan UU, No.9 tahun 1995 tentang usaha kecil. (Termasuk pedagang kaki lima) merupakan kegiatan usaha yang mampu memperluas lapangan kerja dan memberikan pelayanan ekonomi yang luas kepada masyarakat, dapat berperananan dalam proses pemerataan dan peningkatkan pendapatan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan berperan dalam mewujudkan stabilitas ekonomi pada khususnya (Depkop,1995).&lt;br /&gt;Bahkan pedagang kaki lima, secara nyata mampu memberikan pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat yang berpenghasilan rendah, sehingga dengan demikian tercipta suatu kondisi pemerataan hasil-hasil pembangunan. Selain itu, kelompok pedagang kaki lima mempunyai potensi yang cukup besar untuk memberikan konstribusi terhadap penerimaan Pendapatan Asli Daerah  (PDA) yaitu disektor penerimaan retribusi daerah seiring dengan kebutuhan daerah dalam rangka penyelenggaraan otonomi daerah.&lt;br /&gt;Terlepas dari beberapa keunggulan yang memiliki kelompok usaha kecil, khususnya pedagang kaki lima sebagaimana dikemukakan diatas, namun hasil observasi menunjukan bahwa para pedagang kaki lima yang terbesar di kota ketapang, ternyata memperoleh pendapatan rata-rata per-tahun masih tergolong rendah. Indikasi rendahnya tingkat pendapatan mereka dapat ditelusuri melalui kepemilikan rumah tinggal, dimana sebagian besar masih mengontrak rumah, bahkan ada diantara mereka yang masih tinggal di rumah keluarga.&lt;br /&gt;Berdasarkan observasi menunjukan bahwa kondisi ini di duga bersumber dari dua hal pokok, yaitu (1) factor internal kelompok pedagang kaki lima itu sendiri; dan (2) factor eksternal, yakni kebijakan pemerintah dalam pembinaan usaha kecil (termasuk pedagang kaki lima). Masalah yang berkaitan dengan factor internal, diantaranya adalah rendahnya tingkat  pendidikan formal dan keterampilan dalam berusaha ; prilaku konsumtif (konsumerisme), kebanyakan dari mereka belum mempunyai modal sendiri (sumber modal sebagian dari rentenir, dan sebagian dari barang-barang yang dijajakan adalah barang-barang komisi). Sedang factor ekternal  berkaitan denga  kebijakan pemerintah dalam pembinaan usaha kecil, khususnya pedagang kaki lima yang hingga saat ini baru sebagian kecil saja yang telah memperoleh pembinaan pihak-pihak terkait.&lt;br /&gt;Kedua hal pokok diatas merupakan factor-faktor yang berkaitan langsung dengan masalah pemberdayaan sector informal, khususnya pengelolaan pedagang kaki lima, yakni masalah  pengelolaan unsure manusia (pelatihan), pengelolaan unsur uang (modal kerja) dan pengelolaan unsur metode (manajemen usaha) dalam upaya meningkatkan pendapatan guna memberikan konstribusi pada penerimaan pendapatan asli daerah (PAD).&lt;br /&gt;Disamping itu adanya dugaan bahwa tingkat pendapat kelompok pedagang kaki lima yang bergerak disektor pangan (makanan masak), seperti mie, bakso,sate, gorengan dan lain-lain, lebih tinggi  disbanding kelompok pedagang kaki lima yang bergerak disektor sandang/ pakaian dan barang-barang kelonton.&lt;br /&gt;I. Dasar hukum&lt;br /&gt;Penilaian aset/ barang daerah didasari hukum&lt;br /&gt;1. undang-undang Nomor.9 tahun 1995 tentang usaha kecil&lt;br /&gt;2. undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah (lembaran Negara republic Indonesia tahun 2004 nomor 125, tambahan lembar Negara republic Indonesia nomor 4437);&lt;br /&gt;3. peraturan daerah kabupaten ketapang nomor 18 tahun 2004 tentang pembentukan dinas kabupaten ketapang (lembaran daerah kabupaten ketapang tahun 2004 nomor 45).&lt;br /&gt;4. Peraturan daerah No. 8 tahun  2001 tentang pedagang kaki lima.&lt;br /&gt;5. Peraturan daerah No.6 tahun 2004 tentang tarif pedagang kaki lima&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II.&lt;strong&gt; MANFAAT DAN TUJUAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II.1.&lt;strong&gt; MANFAAT&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;a. Mengetahui arah dan tujuan dalam mengakomodir pedagang kaki lima dan asongan yang tersebar di kabupaten ketapang&lt;br /&gt;b. Mendorong peningkatan pendapatan pedagang kaki lima dan asongan&lt;br /&gt;c. Mendukung dan mendorong program pemerintah kabupaten ketapang dalam upaya pendapatan asli daerah(PAD)&lt;br /&gt;d. Tersedianya data yang akurat mengenai sumber pendapatan asli daerah (PAD)&lt;br /&gt;II.2. tujuan&lt;br /&gt;Tujuan kegiatan penyusunan masterplant penataan pedagang kaki lima dan asongan kabupaten ketapang ini adalah pendapatan asli daerah (PAD) yaitu sector penerimaan retribusi daerah seiring dengan kebutuhan daerah dalam rangka penyelenggaraan otonomi daerah, secara rinci tujuan dan manfaat pekerjaan ini adalah antara lain :&lt;br /&gt;a. Untuk memperoleh data yang akurat mengenai potensi pedagang kaki lima dan Asongan dalam menunjang pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten ketapang.&lt;br /&gt;b. Untuk memperoleh teknik dan cara dalam  menata para pedagang kaki lima dan asongan sehingga sejalan dengan program penataan kota (RUTRK) kabupaten ketapang.&lt;br /&gt;c. Untuk menyediakan pedoman dan arahan dalam mengendalikan pedagang kaki lima dan asongan dalam menghasilkan pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten ketapang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III.&lt;strong&gt; RUANG LINGKUP KEGIATAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Lingkup pekerjaan yang akan dilakukan meliputi antara lain :&lt;br /&gt;a. Tahap persiapan&lt;br /&gt;• Melakukan perumusan masalah dan penyusunan rencana kerja&lt;br /&gt;• Mempersiapkan anggota tim yang akan melakukan penilaian&lt;br /&gt;• Melakukan survey, pendekatan dan perencanaan&lt;br /&gt;• Melakukan verifikasi data terhadap hasil survey, pendekatan dan perencanaan.&lt;br /&gt;• Melakukan koordinasi dengan unit-unit kerja terkait jajaran pemerintah kabupaten ketapang.&lt;br /&gt;b. Penyusunan masterplant’&lt;br /&gt;• Memeriksa/ mengevaluasi hasil pengolahan data dan analisa terhadap hasil survey.&lt;br /&gt;• Menganalisa hasil pengolahan data.&lt;br /&gt;• Menentukan arah dan tujuan penataan pedagang kaki lima dan asongan oleh pemerintah kabupaten ketapang&lt;br /&gt;• Membuat buku laporan (masterplant) dalam bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. &lt;strong&gt;LOKASI KEGIATAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Lokasi yang menjadi objek penataan pedagang kaki lima dan asongan adalah seluruh wilayah kota ketapang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V.&lt;strong&gt; KEWAJIBAN KONSULTAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;a. bertanggung jawab sepenuhnya terhadap pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan perjanjian yang telah disepakati bersama.&lt;br /&gt;b. Melaksanakan seluruh pekerjaan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, kode etik profesi dan senantiasa bersifat independen.&lt;br /&gt;c. Melaksanakan pekerjaan sesuai dengan ruang lingkup pekerjaan dan mematuhi jadwal secara tepat waktu.&lt;br /&gt;d. Konsultan wajib sepenuhnya merahasiakan data dan informasi yang diberikan atau dipergunakan untuk keperluan lain.&lt;br /&gt;e. Konsultan harus menjamin tidak ada conflict of interest dalam pekerjaan penyusunan masterplant penataan pedagang kaki lima dan asongan kabupaten ketapang.&lt;br /&gt;f. Pelaksanaan pekerjaan dinyatakan berakhir setelah secara keseluruhan dan di terima baik oleh pemberi tugas yang akan di tuangkan dalam berita acara serah terima pekerjaan.&lt;br /&gt;VI. KEBUTUHAN TENAGA KERJA&lt;br /&gt;Banyaknya jumlah tenaga kerja nilai (valuer) yang diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah :&lt;br /&gt;• Team leader&lt;br /&gt;Sarjana strata 1, berpengalaman dalam pelaksanaan studi kelayakan sekurang-kurangnya 7 (tujuh) tahun.&lt;br /&gt;• Supervisor&lt;br /&gt;Sarjana strata 1, serta berpengalaman dalam pelaksanaan studi kelayakan sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun.&lt;br /&gt;• Ahli perencanaan kawasan&lt;br /&gt;Sarjana strata 1 (teknik planologi/arsitektur), serta berpengalaman dalam perencanaan kawasan sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun&lt;br /&gt;• Ahli kebijakan public/sosiologi/komunikasi masa&lt;br /&gt;Sarjana strata 1 sosiologi, serta berpengalaman dalam pelaksanaan komunikasi masa sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun&lt;br /&gt;• Ahli Programmer&lt;br /&gt;Sarjana strata 1 informatika/teknik computer, berpengalaman dalam pelaksanaan pekerjaan terkait program sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VII.&lt;strong&gt; WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Lamanya waktu pekerjaan penyusunan masterplant penataan pedagang kaki lima dan asongan ketapang kabupaten ketapang membutuhkan 45 (empat puluh lima) hari kalender.&lt;br /&gt;VIII. PELAPORAN&lt;br /&gt;Penyusunan masterplant penataan pedagang kaki lima dan asongan kabupaten ketapang Aset pemerintah kabupaten ketapang terdiri dari 4 (empat) tahapan, yaitu:&lt;br /&gt;a. Laporan pendahuluan, memuat seluruh kegiatan yang akan dilakukan oleh konsultan dalam melakukan pekerjaan dan metode pendekatan program survey, dilampiri blanko survey, dilampiri blanko survey pendekatan instansi maupun perlengkapan lainnya.&lt;br /&gt;b. Laporan draft merupakan laporan akhir sementara yang memuat tentang :&lt;br /&gt;• Deskripsi masterplant penataan pedagang kaki lima asongan kabupaten ketapang.&lt;br /&gt;c. Laporan final merupakan penyempurnaan laporan draft, yaitu laporan akhir yang disusun berdasarkan masukan-masukan, koreksi,arahan, dan asset disajikan dalam 2 (dua) media, yaitu buku masterplant (hard copy), dan disket/ CD(soft copy).&lt;br /&gt;IX. PENUTUP&lt;br /&gt;Hal-hal lain yang belum dijelaskan/disebutkan dalam kerangka acuan kerja (KAK) ini bilamana perlu akan dijelaskan pada saat Aanwizjing maupun saat-saat konsultasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-8199879991384528296?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/8199879991384528296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/kerangka-acuan-kerja-kak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/8199879991384528296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/8199879991384528296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/kerangka-acuan-kerja-kak.html' title='Kerangka Acuan Kerja (KAK)'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-287584781929165422</id><published>2008-07-15T01:58:00.003-11:00</published><updated>2008-07-16T23:05:32.703-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Harapan Hampa</title><content type='html'>Malam gelap tanpa sinar sang rembulan&lt;br /&gt;hati sunyi  tanpa kehadiran sang bidadari&lt;br /&gt;kini malam hanya hampa tanpa kehadirannya&lt;br /&gt;begitu juga hatiku yang sunyi karena dia tidak hadir malam ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kini aku dan malam sedang dirundung sepi dan sunyi&lt;br /&gt;tanpa kehadiran sesuatu yang berarti dalam hidup ini.&lt;br /&gt;biarlah semuanya berjalan sesuai dengan roda kehidupan&lt;br /&gt;kami hanya bisa menunggu waktu yang akan datang&lt;br /&gt;tapi malam ini dingin menyapa kulitku&lt;br /&gt;sampai ketulang sumsumku&lt;br /&gt;hingga aku menggigil seorang diri&lt;br /&gt;dan malam hanya melihat hampa karena dia&lt;br /&gt;juga mungkin merasakan apa yang aku rasakan.&lt;br /&gt;nasib kami sama&lt;br /&gt;sepi&lt;br /&gt;sunyi&lt;br /&gt;rindu&lt;br /&gt;kangen&lt;br /&gt;dan semua rasa itu ada dikala sendiri&lt;br /&gt;Sungguh kami merasa bahwa kami adalah makhluk yang paling&lt;br /&gt;malang di antara makhluk yang lainnya.&lt;br /&gt;tapi biarlah suatu saat kami akan memetik sebuah hasil&lt;br /&gt;dari penantian yang kami jalani selama ini.&lt;br /&gt;dan dengan itu semoga kami akan mendapatkan&lt;br /&gt;apa yang kami idam-idamkan selama ini.&lt;br /&gt;malam dan aku hanya ingin kesenangan dan tanpa sebuah&lt;br /&gt;kesunyian yang menyiksa batin dan hati kami seperti sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-287584781929165422?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/287584781929165422/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/malam-gelap-tanpa-sinar-sang-rembulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/287584781929165422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/287584781929165422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/malam-gelap-tanpa-sinar-sang-rembulan.html' title='Harapan Hampa'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-2371405533883926491</id><published>2008-07-15T01:32:00.004-11:00</published><updated>2008-07-16T23:06:21.640-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Ilmu, Agama dan Seni</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ&lt;br /&gt;أَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَتُهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dengan Ilmu hidup akan menjadi lebih mudah”&lt;br /&gt;“Dengan Agama hidup akan menjadi lebih terarah”&lt;br /&gt;“Dengan Seni hidup akan lebih meriah”&lt;br /&gt;Di dalam setiap diri manusia sudah pasti mendambakan hidup bahagia baik lahir dan batin. Kebahagian secara lahir/ jasmani tercermin dari ketercukupan kebutuhan ekonomi baik primer, sekundair dan tertier sehingga tidak perlu memikirkan lagi bagaimana saya dan keluarga bisa makan, anak-anak saya bisa sekolah, atau liburan tahun ini pergi ke mana dan sebagainya.&lt;span class="fullpost"&gt; Sedangkan kebutuhan bathiniyah tercermin dalam menjalani kehidupannya lebih terarah sehingga hati bisa tenang, damai dan tanpa terbebani oleh hal-hal yang bersifat duniawi. Thus, hidup bisa dijalani dengan mensinergikan kepentingan duniawi yang sifatnya sementara dan ukhrowi yang bersifat kekal. Yang menjadi pertanyaan apakah ketiga aspek di atas merupakan jawaban untuk mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat?&lt;br /&gt;1. Ilmu&lt;br /&gt;Ilmu adalah bagian yang esensial- aksiden manusia, karena pengetahuan adalah buah dari “berpikir “. Berpikir ( atau natiqiyyah) adalah sebagai differentia ( atau fashl) yang memisahkan manusia dari sesama genus-nya,yaitu hewan. Dan sebenarnya kehebatan manusia dan ” barangkali ” keunggulannya dari spesies-spesies lainnya karena pengetahuannya. Kemajuan manusia dewasa ini tidak lain karena pengetahuan yang dimilikinya. Lalu pertanyaanya apakah ilmu bisa membuat hidup manusia lebih mudah? Sebagai makhluk yang diberikan akal oleh Allah maka kita diberi kemampuan untuk berfikir dan juga berusaha bagaimana meningkatkan kualitas kehidupan yang dijalaninya. Sarana yang kita gunakan tentunya adalah Ilmu. Ada pepatah yang menyatakan bahwa Ilmu adalah cahaya (maaf bila salah). Sesuai dengan sifatnya yang menerangi maka ilmu adalah cahaya yang menerangi kegelapan, memberikan petunjuk dan menjadi energi yang bisa memberi kehidupan bagi makhluk hidup. Ilmu yang dimiliki seseorang hendaknya menjadi alat dalam mencapai kemudahan hidup terutama dalam kemampuan mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidup dari sisi pemenuhan kebutuhan ekonomi. Rezeki harus dicari dimana dalam proses pencarianya tentunya memerlukan pengetahuan, keterampilan dan skill. Kemudahan hidup tidak diartikan dengan gemerlapnya kekayaan yang dimiliki meskipun secara kasat mata kita bisa menilai bahwa orang yang kaya raya bisa mendapatkan apa saja yang diinginkannya. Akan tetapi kemudahan hidup mengandung maksud bahwa dalam menjalani kehidupan di dunia normal-normal saja artinya bisa bekerja dengan tenang dan tanpa beban. Mengingat pentingnya ilmu, dalam agama saya (sekali lagi maaf) setiap muslim wajib mencari ilmu sebagaimana hadits Nabi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mencari Ilmu itu wajib bagi setiap muslim baik laki-laki maupun permpuan”. Bahkan di dalam hadits yang lain Rasulullah menganjurkan kita untuk mencari ilmu ke negeri Cina. Disamping itu bahwa tidak ada satu jenis pekerjaan di dunia dan amal ibadah yang dikerjakan oleh manusia dalam konteks hablumminallah yang tidak ada ilmunya, semua harus berdasarkan ilmu. Sesuai dengan firman Allah dalam Surat Al Israa ayat 36 : Janganlah kamu kerjakan apa-apa yang tidak ada ilmunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلاَ تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَ كُلُّ أُولـئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْؤُولااً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya :Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (QS 17 ; 36) (sumber)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam ayat yang lain Alah menegaskan bahwa orang-orang yang berilmu akan diberikan derajat yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ وَإِذَا قِيلَ انشُزُوا فَانشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS Al Mujaadalah : 11) (sumber)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam sebuah riwayat hadits yang lain, nabi bercerita suatu ketika Nabi Sulaeman AS diminta oleh Allah untuk memilih apakah mau Kekayaan, Takhta atau Ilmu. Nabi Sulaeman AS memutuskan memilih ilmu sebagai bekalnya. Dengan Ilmu tersebut akhirnya Nabi Sulaeman mendapatkan takhta/kerajaan dan juga kekayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat pentingnya masalah ilmu, adalah sebuah keniscayaan bila kita menginginkan kehidupan yang mudah dan bermartabat. Karena tidak ada seorangpun yang sukses dari sisi keduniawian tanpa dibarengi ilmu yang membackupnya. Dipertegas oleh hadits nabi “Barang siapa yang menghendaki dunia maka dengan ilmu, barang siapa yang menghendaki akhirat maka tetapilah dengan ilmu dan barang siapa menghendaki keduanya maka dengan ilmu”.&lt;br /&gt;2. Agama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak perdebatan diantara para pemikir mengenai kedudukan agama dalam urusan hidup manusia baik urusan privat maupun sosialnya. Ada dua kutub yang menjelaskan pemikiran ini yaitu maximalisme agama dan minimalisme agama. Pemikiran maximalisme agama menekankan bahwa manusia dalam aspek kehudupan mulai dari cara makan, cara tidur, cara berpakaian, cara mendirikan pemerintahan dan menentukan tugas-tugas pejabat berdasarkan aturan agama. Sedangkan pemikiran minimalisme agama menjelaskan Bahwasanya kehidupan manusia mencakup dua macam urusan; urusan dunia dan urusan akhirat. Dua macam urusan ini benar-benar terpisah antara satu dari lainnya sedemikian rupa, sehingga perilaku manusia dalam hal-hal duniawi sama sekali tidak berpengaruh pada nasibnya di akhirat. Umat manusia dalam urusan-urusan ukhrawi dan dalam hubungan dengan Tuhannya semestinya mendapatkan arahan dan tuntunan dari agama. Adapun dalam urusan-urusan duniawi dan kehidupan di alam ini, ia bebas melakukan apa saja yang dikehendaki dan disukainya. Inilah yang disebut sebagai sekulerisme yang meyakini pemisahan agama dengan ruang aktifitas sosial manusia..,Sesungguhnya, sebagaimana yang kita ketahui, semua agama yang benar, terlepas dari ruang sempitnya sistem hukum masing-masing, hanya mengajukan dakwaan bahwa umat manusia berkewajiban menyesuaikan dan mengadaptasikan segenap perilakunya, baik pada urusan personal ataupun sosial, dengan arahan-arahan agamanya, dan bahwa manusia tidak bisa berbuat di dunia ini dengan sesuka hatinya. Demikian ini tampak begitu jelas bahwa ada rule /aturan yang mengikat pemeluk agama untuk berbuat menurut hukum agamanya masing-masing baik dalam kontek hubungan dengan Tuhannya (hablumminallah) dan sesama manusia (hablumminannaas). Dalam islam mengenal 5 macam pranata hukum dalam mengatur perbuatan manusia yaitu : Wajib, Haram, Mustahab, Makruh dan Mubah. Ke-5 pranata hukum tersebut berlaku pada seluruh perbuatan manusia dan bila kita bisa melaksanakan dengan tepat dan benar niscaya hidup kita bisa lebih terarah.,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Seni&lt;br /&gt;Seni adalah buah karya dari kreatifitas manusia, seni juga berarti proses dan produk dari memilih medium, dan suatu set peraturan untuk penggunaan medium itu, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan ekspresi lewat medium itu, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu. Seni identik dengan keindahan dan kemeriahan oleh karena itu mengaplikasikan seni dalam kehidupan sangatlah tepat agar hidup tidak hampa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-maudahan tulisan ini memberikan inspirasi agar hidup kita lebih baik lagi dalam rangka pencapaian kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.,Referensi : www.islamalternatif.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.id.wikipedia.comsemoga hasil coopy paste ini bisa bermanfaat dan semoga menjadi amal ibadah penulisnyaserta selalu mendapatkan ridho dari Allah SAW...mungkin hanya dengan inilah saya bisa mengisi blogs ini...dan ini semoga tidak mengecewakan para pengunjung yang hadir&lt;br /&gt;hanya ucapan doa dan maaf yang bisa saya sampaikan.....,Maaf kalau mengcoopy paste sebuah kesalahan,tapi saya melakukan ini hanya demi dakwah...dan demi ilmu yang ada...Agar selalu berjalan....dan Amalnya selalu mengalir karena telah berbagi ilmu demi tegaknya islam yang Kaffah.,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-2371405533883926491?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/2371405533883926491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/ilmu-agama-dan-seni-dengan-ilmu-hidup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/2371405533883926491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/2371405533883926491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/ilmu-agama-dan-seni-dengan-ilmu-hidup.html' title='Ilmu, Agama dan Seni'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-1258094053859916501</id><published>2008-07-11T21:50:00.006-11:00</published><updated>2008-07-15T02:13:28.845-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Mutiara</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;“Hai Anakku.” Kata Seorang Guru kepada muridnya yang duduk berhadapan dihamparan pasir pantai. “Sepertinya sudah cukup engkau belajar dariku, saatnya engkau belajar dari dunia luar, lingkungan yang sebenarnya”, papar Sang Guru kemudian. “Namun ada satu hal lagi yang harus engkau lakukan, sebagai bekalmu nanti, dan pelajaran akhir dariku.” “Apa itu Guru ?” tanya murid tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Carilah mutiara di laut yang indah itu.”&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Mencari mutiara di laut itu Guru ?” tanya murid minta kepastian. “Bukankah di dasar laut itu gelap Guru, bagaimana aku bisa tahu itu mutiara atau bukan?”&lt;br /&gt;“Dengan ilmu yang engkau miliki, engkau bisa menerangi dasar laut yang gelap tsb sehingga engkau bisa membedakan mana yang mutiara dan bukan”, jelas Gurunya. “Kecuali kalo kamu sengaja mengambil yang bukan mutiara.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baiklah kalo bagitu Guru.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk itu aku akan memberimu sesuatu buatmu, yang pertama adalah kuberi kau sebuah kantung di mana dengan kantung ini kau bisa menyimpan mutiara yang engkau dapatkan sebanyak-banyaknya, semakin banyak kau dapatkan maka kau akan semakin kuat sehingga bisa untuk mencari mutiara di tempat lain, jangan kau masukkan mutiara yang cacat atau selain mutiara, karena hal itu akan melemahkanmu dan akan membuatmu berat, mengerti kau?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengerti Guru, lalu apa lagi Guru?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Satu lagi, yaitu kuberi engkau sebuah kotak, yang dengan kotak ini engkau dapat menyimpan mutiara maksimal sebanyak empat. Namun tidak sembarangan mutiara yang engkau masukkan. Masukkanlah mutiara yang menurutmu paling bagus, paling indah, paling bersinar, bisa menyenangkanmu, semakin cepat engkau memasukkan mutiara yang menurutmu paling indah tersebut dalam kotak ini, maka kekuatanmu akan berlipat ganda, lebih dari kantung mutiara tadi, tapi ingat jika engkau memasukkan mutiara ke dalam kotak itu lebih dari satu sedang engkau tidak bisa menahan kekuatannya, maka engkau yang akan mendapat kerugian, kotak tersebut akan pecah, mutiara tersebut akan hilang dan kekuatanmu akan melemah, engkau harus pandai-pandai dan bijaksana mengambil keputusan, serta aku sangat tidak menyukai engkau mengambil lagi mutiara yang telah engkau masukkan dalam kotak tersebut kecuali jika memang mutiara yang engkau masukkan justru akan mengurangi kekuatanmu dan ingat, waktumu sampai matahari terbenam di ufuk Barat.” jelas Guru tersebut pada muridnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baiklah Guru, akan kuingat pesanmu” jawab muridnya sambil menerima kedua barang dari Gurunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian turunlah murid tersebut ke dalam lautan. Dengan ilmunya, dia sanggup berada di dalam laut, dan mampu melihat dasar laut yang gelap gulita. Kemudian diapun sibuk mencari mutiara di antara batu-batu kerikil, banyak mutiara yang ditemukan, ada kemilau, bersinar, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lumayan juga, banyak mutiara yang telah kudapatkan, tenagaku pun terasa lebih kuat, aku akan pergi ke tempat lain lagi, barangkali di sana kutemukan mutiara yang cocok untuk kotak ini” pikir murid tersebut sambil memasukkan mutiara-mutiara yang ditemuinya ke dalam kantung. Di tempat lain, hal samapun dilakukan, sambil mencari mutiara yang cocok untuk dimasukkan dalam kotak, sampai suatu ketika ditemuinya sebuah mutiara yang cukup membuat hatinya tertarik, sebuah mutiara putih bersih kemilauan dengan sinarnya yang terang menerangi hati. Akhirnya diambil mutiara tersebut dan dimasukkan kedalam kotak. Benar kata Gurunya, mutiara tersebut memberi kekuatan yang berlipat ganda, tapi masih ada waktu lagi untuk mencari, maka pergilah dia ketempat lain untuk mengumpulkan mutiara-mutiara yang lain. Namun ditempat lain tersebut ditemuinya lagi sebuah mutiara yang lebih indah dari mutiara yang dimasukkan kotak tersebut. Muncul kebimbangan hati dalam diri murid tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Guruku berpesan, jika aku tidak kuat, maka jangan memasukkan mutiara ini ke dalam kotak yang sudah terisi, akan berbahaya bagiku, Guruku juga melarangku untuk mengeluarkan mutiara dalam kotak ini apalagi mutiara tsb telah memberiku kekuatan, tapi mutiara ini teramat indah, lebih indah dari sebelumnya” cukup lama juga murid tersebut dalam kebimbangan, akhirnya diputuskan untuk memasukkan mutiara terindah itu ke dalam kantung saja, kemudian dia melanjutkan lagi perjalanannya mencari mutiara karena waktunya masih ada. Di tempat lain dia juga mengalami hal serupa, dia menemukan mutiara yang lebih indah lagi, tapi dengan ketetapan hatinya, dia tetap mempertahankan mutiara dalam kotak tersebut. dan meletakkan mutiara terindah itu ke dalam kantung, hingga batas waktunya telah tiba, dan dia harus kembali pada sang Guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditemuilah Gurunya dengan membawa hasil yang diperolehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Guru, aku sudah menyelesaikan tugas ini Guru, aku sudah berhasil membawa mutiara dalam kantung ini dan dalam kotak ini”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagus kalau begitu, ketahuilah wahai anakku, aku akan memberitahumu sesuatu di balik hal tersebut, Ketauhilah bahwa kantung yang kuberikan itu ibarat tempat untuk menampung teman/sahabat, maka carilah sahabat yang baik. Buatmu carilah sahabat yang menjadi mutiara bagimu yang mampu memberimu kebaikan, semakin banyak engkau memiliki sahabat, maka akan banyak sahabat lagi yang akan kau dapatkan di kemudian hari, seakan-akan tempat itu bisa menampung tak terbatas banyaknya, semakin banyak akan semakin baik, tetapi jika engkau memiliki sahabat yang buruk yang bukan mutiara bagimu, maka hal itu akan memberatkanmu dan akan merugikanmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lalu apa maksud dari kotak ini Guru?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kotak ini memiliki maksud dengan pasangan hidup atau istri, nanti dalam hidupmu, engkau hanya diperkenankan memiliki istri maksimal empat, carilah istri yang engkau anggap paling indah, paling engkau suka menurut pandanganmu karena hal itu akan memberimu kekuatan, kebahagian kesenangan, mungkin juga setelah engkau memiliki istri, suatu saat engkau akan menemukan lagi orang yang lebih indah menurut pandanganmu, jika engkau memang sanggup dan dapat berlaku adil dan bijaksana, maka hal itu baik juga bagimu, tetapi jika engkau tidak kuat, dan tidak dapat berlaku adil pada mereka maka engkau juga yang akan menderita, dan terbebani, juga akan membuat mutiara tersebut tidak bisa memberimu kekuatan, justru memberatkanmu, Jika engkau mengeluarkan mutiara atau engkau menceraikan istrimu padahal dia telah memberikan kebaikan bagimu, sesungguhnya hal itu sangat tidak disukai,dan engkau telah dzalim kepadanya. kecuali jika memang istrimu bukan mutiara, tidak memberikan kebaikan bagimu, melainkan memberatkanmu maka menceraikannya adalah hal yang baik bagimu. Karenanya engkau harus pandai-pandai dalam mengambil keputusan, engkau harus bisa memilih mutiara diantara batu-batu dan memilih mutiara terbaik bagimu serta engkau harus bijaksana jika engkau suatu saat menemukan orang yang lebih baik dari istrimu, menemukan mutiara yang lebih baik dari yang ada, apakah engkau mengerti Wahai Anakku”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Insya Allah mengerti Guru”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nanti jika engkau telah berada diluar, gunakanlah ilmumu, gunakanlah Al-Islam sebagai penerang bagimu, dalam menentukan mana yang baik dan yang buruk, insya Allah engkau akan mendapatkan hasil akhir yang baik jika engkau berpegang padanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baik Guru, insya Allah saya akan mengingat pesan-pesan Guru, jika nanti saya berada di dunia luar, doakan saya agar saya sanggup berpegang teguh dengan Al-Islam.”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari : lenterahati.wordpress.com/2002/02/05/mutiara/i&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-1258094053859916501?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/1258094053859916501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/mutiara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/1258094053859916501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/1258094053859916501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/mutiara.html' title='Mutiara'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-7719433554082035309</id><published>2008-07-05T06:47:00.003-11:00</published><updated>2008-12-12T16:33:10.292-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><title type='text'>keajaiban Al-Qur'an</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SG-0NSeQIjI/AAAAAAAAAFc/wmpNWNbrgAY/s1600-h/taballagh-1.gif"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SG-0NSeQIjI/AAAAAAAAAFc/wmpNWNbrgAY/s320/taballagh-1.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5219588633535717938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.blogger.com/aiskusayang.blogspot.com"&gt;&lt;img src="http://www.blogger.com/aiskusayang.blogspot.com" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span&gt;Bismilahirrohmanirrohim&lt;br /&gt;Dengan menyebut asma Allah yang maha pengasih lagi maha penyanyang&lt;br /&gt;.&lt;/span&gt;................................................................................................................................................................&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Qur'an adalah firman Allah yang di dalamnya terkandung banyak sekali sisi keajaiban yang membuktikan fakta ini. Salah satunya adalah fakta bahwa sejumlah kebenaran ilmiah yang hanya mampu kita ungkap dengan teknologi abad ke-20 ternyata telah dinyatakan Al Qur'an sekitar 1400 tahun lalu. Tetapi, Al Qur'an tentu saja bukanlah kitab ilmu pengetahuan. Namun, dalam sejumlah ayatnya terdapat banyak fakta ilmiah yang dinyatakan secara sangat akurat dan benar yang baru dapat ditemukan dengan teknologi abad ke-20. Fakta-fakta ini belum dapat diketahui di masa Al Qur'an diwahyukan, dan ini semakin membuktikan bahwa Al Qur'an adalah firman Allah.&lt;br /&gt;dikuti dari : http://www.keajaibanalquran.com/&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-7719433554082035309?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/7719433554082035309/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/keajaiban-al-quran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/7719433554082035309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/7719433554082035309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/keajaiban-al-quran.html' title='keajaiban Al-Qur&apos;an'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SG-0NSeQIjI/AAAAAAAAAFc/wmpNWNbrgAY/s72-c/taballagh-1.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-5620413400113456025</id><published>2008-07-04T21:30:00.008-11:00</published><updated>2008-12-12T16:33:10.676-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><title type='text'>Nasehat</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SG8xjGyRG4I/AAAAAAAAAE8/iK9y9oddUt0/s1600-h/04_NSHT_S_HAKIM.jpg"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SG8xjGyRG4I/AAAAAAAAAE8/iK9y9oddUt0/s320/04_NSHT_S_HAKIM.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5219444972332325762" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada satu pertanyaan mengenai benar atau tidaknya Aqidah aktivis Jama'ah ini, insyaAllah itu tidaklah saya jumpai dimana-mana aktivis jama'ah ini, dan&lt;br /&gt;Hendaklah kita berhati-hati wahai saudaraku, karena Allah telah memberi peringatan atas hal ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يٰأَيُّهَا ٱلَّذِينَ آمَنُواْ ٱجْتَنِبُواْ كَثِيراً مِّنَ ٱلظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ ٱلظَّنِّ إِثْمٌ وَلاَ تَجَسَّسُواْ وَلاَ يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضاً أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتاً فَكَرِهْتُمُوهُ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ إِنَّ ٱللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai orang beriman, jauhilah daripada kebanyakan prasangka, sesungguhnya sebahagian daripada prasangka itu adalah dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu mengumpat sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang daripada kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” – (Surah al-Hujuraat, ayat 11-12)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ustadz wrote:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna kalimat tauhid menurut jamaah Tabligh&lt;br /&gt;Jama’ah Tabligh mempunyai kalimat rahasia yang digunakan sebagai asas tegaknya jama’ah mereka yaitu “Segala sesuatu (walaupun merupakan kebenaran) yang bisa menyebabkan orang lari atau berpecah-belah atau berselisih maka harus ditinggalkan dan disingkirkan jauh-jauh”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku&lt;br /&gt;Sebenarnya sedikit mengherankan apa yang ditulis oleh ustadz anda ini, karena beliau mengatakan bahwa ada "kalimat rahasia", sementara sepengetahuan kami dari mudzakarah dengan Masyaikh yang ada di Nijamuddin dan Amir Jama'ah ini sama sekali tidak pernah terlontar dari lidah mereka mengenai "kalimat rahasia"&lt;br /&gt;Mudah-mudahan kita terhindar dari Fitnah yang keji.&lt;br /&gt;Baik, mari kita lanjutkan,,&lt;br /&gt;Apa yang diperkatakan oleh beliau (ustad -red) mengenai perkara ini, adalah satu yang tidak tepat, ini dikarenakan dalam Asas Usaha ini, tidaklah itu termaktub atau yang sering dimudzakarahkan dalam pergerakan jama'ah ini.&lt;br /&gt;Adanya ialah "menghidari pembicaraan yang berkenaan dengan KHILAFIYAH (masalah furu') selama masa khuruj, dengan maksud dan tujuan adalah untuk menghindari pertentangan yang bisa menjadi asbab perpecahan, sekali lagi itupun selama dalam masa khuruj.&lt;br /&gt;Namun demikian tidaklah itu berarti, para aktivis jama'ah ini anti terhadap masalah KHILAFIYAH, insyaAllah itu tetap dibicarakan, namun dimajelis yang memang tepat untuk itu.&lt;br /&gt;Adalah yang perlu kita fahami sedikit, permasalah cabang ini tidaklah membawa kepada perusak daripada Aqidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ustadz wrote:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena hal ini maka mereka menafsirkan kalimat tauhid Laa ilaha illa LLah dengan makna Rububiah. Dengan penafsiran beginilah maka kaum muslimin tidak akan berselisih dan berpecah belah. Sebab jika ditafsirkan dengan makna Uluhiah atau Asma’ wa Sifat maka hal ini bisa membuat kaum muslimin lari dari mereka, tidak menerima dakwah mereka dan lebih parah lagi anggota-anggota mereka akan bubar. Hal ini dikarenakan anggota-anggota mereka ada yang Mathurudiah, Asya’iroh dan lain sebagainya. (lihat Qutbiah hal-10) Mereka menafsirkan makna Laa ilaha illa LLah bahwasanya hanya Allah yang menciptakan, memberi rezeki, dan makna-makna yang lainnya yang merupakan makna-makna tauhid rububiah. Padahal Kaum musyrikin Arab dulu juga mengakui tauhid ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku,,,&lt;br /&gt;Perlulah kita ketahui bersama, makna tauhid sebenarnya adalah mengesakan Allah dalam hal apapun.&lt;br /&gt;Kemudian muncul pembagian Tauhid seperti yang diperkatakan yaitu Tauhid Rububiyah, tauhid Uluiyah, Asma wa sifat.&lt;br /&gt;Saudaraku,.,,&lt;br /&gt;Pembagian Tauhid ini adalah tidak dikenal dalam Al-Qur'an, tidak juga dikenal di zaman Rosulullah SAW, tidak juga di zaman Sahabat, TAbi'in, tabi'ut tabi'in, hingga ianya muncul dikurun abad 8 kemudian di populerkan di abad 18 hingga sekarang.&lt;br /&gt;Sheikhuna Dr. Umar Abdullah Kamil dan Ust Fuad Al-Rembawi telah menjelaskan bahwa, tujuan golongan Wahhabi menyebarkan kefahaman Tauhid seperti ini ialah untuk mengkafirkan golongan yang bercanggah dengan mereka khususnya golongan sufi yang bertawassul dengan orang-orang yang telah mati dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ustadz wrote:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga didapatkan ada diantara mereka yang menganggap bahwa sahabat nabi tidak mengetahi memahami tauhid. Sebagaimana ada sebuah kisah seorang guru yang merupakan anggota Jama’ah Tabligh sedang mengajar di sebuah madrasah ibtida’iah. Dia mnjelaskan tentang kecintaan kepada khulafaur Rosidin. Lalu sampailah dia pada kisah Umar bin Khatab yang di masa beliau timbul kelaparan dan paceklik. Lalu Umar pun menirim surat kepada amir-amir kota untuk membantu memberi rezeki keepadanya. Sehingga Umarpun menyeleweng dari agama disebabkan pengambilan sebab (yaitu Umar meminta tolong kepada manusia). Kemudian guru tersebut berkata pada murid-muridnya ”Jika diantara kalian ada yang tertimpa kebakaran atau tenggelam maka janganlah dia berteriak dan menyeru manusia (untuk menolongnya), sebab menyeru kepada manusia adalah kesyirikan.” Guru tersebut telah menghilangkan “pengambilan sebab” dan telah menganggap Umar tidak memahami tauhid karena telah mengambil sebab yang menurut guru tersebut hal itu adalah kesyirikan. (lihat al-qoul al-baligh hal-47-48)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku,,&lt;br /&gt;Untuk apa yang dituliskan dalam Al-Qoul Al-Baligh fi ar-Roddi 'ala jama'atit tabligh adalah buku ini telah dikarang oleh seorang wahaby/salafy yang juga telah menyesatkan jama'ah ini yaitu Syaikh Hammud bin Abdullah At-Tuwaijiri, yang mungkin dilakukan tanpa terlebih dahulu melihat secara mendalam mengenai jama'ah ini.&lt;br /&gt;Kalau memang apa yang dituliskan beliau itu tertera diantara mana-mana buku dari pergerakan Jama'ah ini, silah nak beritahu dimana itu termaktub, agar kami bisa rujuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ustadz wrote:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syirik dan khurafat yang terdapat dalam kitab “Tablighi Nishab” (Manhaj Jamaah Tabligh).&lt;br /&gt;Didalamnya terdapat :&lt;br /&gt;1. Tawaasul dengan Nabi&lt;br /&gt;2. Berlebih-lebihan dalam memuji Rasulullah&lt;br /&gt;3. Meminta syafaat kepada selain Allah.&lt;br /&gt;4. Berlebih-lebihan terhadap orang shalih.&lt;br /&gt;5. Wihdatulwujud.&lt;br /&gt;6. Hikayat khurafat.&lt;br /&gt;7. Ajaran-ajaran Shufiyah yang sesat.&lt;br /&gt;8. Hadits-hadits Dhoif, Dusta dan Palsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku,,,&lt;br /&gt;1. Adalah perkara tawasul bukan satu yang terlarang tahlah lagi sebuah kesyirikan atau kurafat, banyak dalil dan hujjah yang membolehkannya (insyaAllah akan dibahas dilain thread)&lt;br /&gt;2. Boleh nak beritahu bagaimana berlebih-lebihan dalam memuji Rasulullah SAW itu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Adalah perkara Syafa'at ini tidak ada keraguan daripadanya baik daripada Allah SWT, atau juga dari Rosulullah SAW atau juga dari yang lain, dan dalil untuk perkara ini juga banyak.&lt;br /&gt;4. Berlebih-lebihan ini termaksud bagaimanakah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Wihdatul Wujud yang bagaimanakah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Boleh nak beritahu ajaran sufi yang sesat bagaimana maksudnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Boleh juga beritahu dimana-mana hadist-hadist itu termaktub, insyaAllah kami akan rujuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'lam&lt;br /&gt;dikutip dari...&lt;br /&gt;http://hidayatullah.com/index.php?option=com_joomlaboard&amp;amp;Itemid=79&amp;amp;func=view&amp;amp;id=42883&amp;amp;catid=20&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-5620413400113456025?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/5620413400113456025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/nasehat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/5620413400113456025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/5620413400113456025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/nasehat.html' title='Nasehat'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SG8xjGyRG4I/AAAAAAAAAE8/iK9y9oddUt0/s72-c/04_NSHT_S_HAKIM.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-3968901174141572511</id><published>2008-07-03T19:41:00.005-11:00</published><updated>2008-12-12T16:33:10.937-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Hampa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SG8764r-Z3I/AAAAAAAAAFM/V01B2mmnaxQ/s1600-h/kenryu_4.gif"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SG8764r-Z3I/AAAAAAAAAFM/V01B2mmnaxQ/s320/kenryu_4.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5219456375980975986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hampa kurasa hidup ini tanpa adanya cahaya&lt;br /&gt;iman tidak lagi berada dalam hatiku&lt;br /&gt;islam sudah tidak lagi membekas dalam sanubariku&lt;br /&gt;terus akan jadi apakah aku ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh mengapa begini hidup yang harus  aku jalani&lt;br /&gt;kenapa seperti ini dunia modern&lt;br /&gt;semuanya sudah berpikir tentang perut mereka sendiri&lt;br /&gt;tanpa menghiraukan rakyat kecil dan rakyat miskin&lt;br /&gt;dimanakah keadilan yang selama ini sering dikumandangkan&lt;br /&gt;kemana kemanusian yang selama ini sering dikampanyekan&lt;br /&gt;apakah itu hanya janji yang tidak mempunyai sebuah kepastian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampa kurasa dan sesak dada ini jika teringat akan masa&lt;br /&gt;yang telah kulewati dengan suka dan duka&lt;br /&gt;dimanakah semua kata dan janji yang selama ini aku dengar&lt;br /&gt;dimanakah kata-kata bijak yang selalu ini  menjadi dalil&lt;br /&gt;filsafat tinggal hanya namanya saja&lt;br /&gt;seni hanyalah menjadi sebuah hiburan yang tidak bermakna&lt;br /&gt;agama hanya dijadikan kedok belaka&lt;br /&gt;apakah ini yang namanya hidup.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SG8764r-Z3I/AAAAAAAAAFM/V01B2mmnaxQ/s1600-h/kenryu_4.gif"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SG8764r-Z3I/AAAAAAAAAFM/V01B2mmnaxQ/s320/kenryu_4.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5219456375980975986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;karena kehampaan yang tidak aku tahu kenapa&lt;br /&gt;kini aku hanya bisa melantunkan sebuah doa&lt;br /&gt;yang aku sendiri tidak tahu doa ini diterima atau tidak.&lt;br /&gt;tuhan hanya kepada-Mulah aku memohon dan meminta&lt;br /&gt;tolong, karena tiada Tuhan selain engkau ya Allah..&lt;br /&gt;kabulkan dan sadarkanlah diri kami&lt;br /&gt;agar negeri ini tidak menjadi sebuah negeri yang tidak bermakna&lt;br /&gt;dan tidak mempunyai arti apa-apa.&lt;br /&gt;hanya itu Oh Tuhan yang Hamba inginkan&lt;br /&gt;agar disisa umur hamba ini&lt;br /&gt;hamba bisa merasakan sebuah kebahagiaan walaupun sesaat.&lt;br /&gt;dan tidak lagi hampa yang kurasa.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-3968901174141572511?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/3968901174141572511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/hampa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/3968901174141572511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/3968901174141572511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/hampa.html' title='Hampa'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SG8764r-Z3I/AAAAAAAAAFM/V01B2mmnaxQ/s72-c/kenryu_4.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-1992298588124775121</id><published>2008-07-01T05:11:00.006-11:00</published><updated>2008-07-15T01:10:25.559-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Entah Siapa</title><content type='html'>malam yang sunyi dan gelap&lt;br /&gt;tiba-tiba aku ingat akan dirimu&lt;br /&gt;tapi apalah dayaku ternyata itu hanya mimpi&lt;br /&gt;dan aku tertegun seorang diri tanpa arti&lt;br /&gt;tanpa hadirmu dalam kehidupan nyata&lt;br /&gt;ternyata kau hanya bagian dari bunga tidurku&lt;br /&gt;yang punya arti sangat besar dalam hidupku&lt;br /&gt;namun harus bagaimana aku&lt;br /&gt;kalau itu memang hanya mimpi yang tidak&lt;br /&gt;mungkin aku raih dalam kehidupan nyata.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;biarlah yang maha kuasa mengatur&lt;br /&gt;bagaimana kita dipertemukan&lt;br /&gt;dan kapan kita akan bertemu&lt;br /&gt;saya hanya bisa memohon dan mengharap&lt;br /&gt;akan hadirmu dalan kehidupanku&lt;br /&gt;agar diriku tidak sepi lagi dan aku bisa membagi&lt;br /&gt;suka dan duka yang selalu hadir dalam kehidupanku selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau adalah bidadari yang selama ini&lt;br /&gt;selalu menghantui tidurku&lt;br /&gt;dan kau adalah kekasih yang selalu hadir dalam mimpiku&lt;br /&gt;tapi siapakah dirimu&lt;br /&gt;aku juga tidak tahu&lt;br /&gt;bingun aku dibuatmu&lt;br /&gt;aku tidak kenal dirimu namun kau selalu hadir dalam mimpi dan anganku&lt;br /&gt;siapa kau sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan...&lt;br /&gt;tunjukanlah kepada diriku&lt;br /&gt;siapakah dia&lt;br /&gt;apakah dia calon pemdamping hidupku&lt;br /&gt;atau dia hanya sahabat dalam mimpiku.&lt;br /&gt;yang selalu menemaniku dan selalu menjadi kawan dalam tidur lewat sebuah&lt;br /&gt;mimpi yang tidak berarti apa-apa.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-1992298588124775121?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/1992298588124775121/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/entah-siapa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/1992298588124775121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/1992298588124775121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/entah-siapa.html' title='Entah Siapa'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-403805225980926182</id><published>2008-07-01T04:26:00.004-11:00</published><updated>2008-07-15T01:09:49.370-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>SAHABAT</title><content type='html'>sahabat...&lt;br /&gt;kau adalah kawan dikala aku sendiri&lt;br /&gt;kau adalah pelipur lara di kala aku lagi terluka dan sepi&lt;br /&gt;kita sering bercanda bersama dan tertawa bersama.&lt;br /&gt;namun sekarang kau pergi entah kemana.&lt;br /&gt;puas sudah aku mencarimu di sudut gelapnya malam&lt;br /&gt;namun tidak ada tanda-tanda kau ada digelapnya malam&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;sahabat..&lt;br /&gt;kemanakah kau menghilang&lt;br /&gt;meninggalkan aku seorang diri&lt;br /&gt;aku lagi butuh dirimu dan aku rindu&lt;br /&gt;masa-masa kita bersama dulu.&lt;br /&gt;haruskah aku jalani hidup ini seorang diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sahabat..&lt;br /&gt;tahukah kau arti persahabatan&lt;br /&gt;persahabatan adalah ikatan yang kuat&lt;br /&gt;bila dipupuk dengan kepercayaan dan kesetiakawanan&lt;br /&gt;itulah arti sebuah sahabat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sahabat....&lt;br /&gt;maafkan aku jika selama kita bersama&lt;br /&gt;aku sering berbuat salah kepadamu&lt;br /&gt;namun aku tidak pernah menyakiti hatimu&lt;br /&gt;terus dimakakah letak kesalahan yang aku perbuat kepadamu.&lt;br /&gt;aku akan selalu menunggumu sampai kapanpun&lt;br /&gt;dan yang pasti aku akan selalu merindukan dirimu&lt;br /&gt;dalam setiap langkah kaki dan detak jantungku.&lt;br /&gt;karena kau begitu berarti dalam hidupku.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-403805225980926182?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/403805225980926182/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/sahabat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/403805225980926182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/403805225980926182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/07/sahabat.html' title='SAHABAT'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-2217721394309952227</id><published>2008-06-30T16:02:00.002-11:00</published><updated>2008-06-30T16:08:54.185-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan'/><title type='text'>permohonan maaf</title><content type='html'>penulis minta maaf kepada semua pengunjung blogs. karena selama ini penulis tidak bisa memposting sebuah materi apapun,  karena akhir-akhir ini penulis sedang bingun dan penulis tidak tahu apa yang harus penulis publikasikan. mungkin di lain waktu penulis baru bisa mempublikasikan sesuatu yang tidak berharga karena penulis sendiri masih dangkal pengetahuannya dan penulis juga masih dalam tahap belajar di dunia blogger ini. oleh karena itu motivasi dan saran serta kritiknya penulis harapkan selalu demi kelanjutan blogs penulis ini.&lt;br /&gt;dan penulis juga minta maaf jika dalam blogs penulis ini kurang berkenan di hati pembaca sekalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terima kasih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-2217721394309952227?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/2217721394309952227/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/permohonan-maaf.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/2217721394309952227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/2217721394309952227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/permohonan-maaf.html' title='permohonan maaf'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-1247978129970477781</id><published>2008-06-21T15:54:00.007-11:00</published><updated>2008-12-12T16:33:11.013-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fhoto'/><title type='text'>sweet memory</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SG9BPvxr_FI/AAAAAAAAAFU/7numhPEvtu4/s1600-h/linglung.gif"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SG9BPvxr_FI/AAAAAAAAAFU/7numhPEvtu4/s320/linglung.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5219462231924407378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://s278.photobucket.com/albums/kk98/jikaku337/?action=view&amp;current=SAPIDER.gif"&gt;&lt;img src="http://s278.photobucket.com/albums/kk98/jikaku337/?action=view&amp;current=SAPIDER.gif" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/27865413@N02/2598743097/" title="1_688269316l by ais_costa, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3082/2598743097_c42e852b17_o.jpg" width="235" height="301" alt="1_688269316l" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ini adalah keluarga mbak dilla teman chat penulis.&lt;br /&gt;...........................................................................................................................................................&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/27865413@N02/2599583496/" title="andre by ais_costa, on Flickr"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;patah sayap namun semangat jangan pernah dipatahkan kalau kita tidak mau hidup sengsara.&lt;br /&gt;tapi inikan hanya manusia yang berlagak sok jadi burung yang bisa terbang bebas tanpa aturan&lt;br /&gt;namanya manusia yang harus ikut aturan kan.hehehehehe. bodohnya.&lt;br /&gt;............................................................................................................................................................&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/27865413@N02/2599581394/" title="1_838863161l by ais_costa, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3060/2599581394_537f2afcac_o.jpg" width="448" height="336" alt="1_838863161l" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ini anaknya mbak Dilla, manis dan imuet serta cantik dan tanpan ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/27865413@N02/2599579580/" title="1_774818677l by ais_costa, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3160/2599579580_95f76c8dac_o.jpg" width="418" height="600" alt="1_774818677l" /&gt;&lt;br /&gt;saya edit ini waktu saya lagi bingun mau buat apa, ya udah deh akhirnya&lt;br /&gt;inilah jadinya. superman yang gak tahu arah dan tujuan yang pasti,hehehehe.&lt;br /&gt;gebleknya.......&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;..............................................................................................................................................................&lt;br /&gt;derita hati membawa luka, derita badan membawa sengsara, tapi mau diapakan lagi kalau memang begini hidup yang harus dijalani. suka dan duka dalam hidup itu adalah alamiah dan kita tidak bisa menghindar dari semua itu kecuali kita kembali kepada jalan yang memang sudah ditentukan oleh sang khaliq. kok jadi ceramah sih. hehehehe&lt;br /&gt;penulis hanya ingin ini berbagi dan membagi apa yang penulis bisa serta penulis hanya ingin belajar lebih jauh tentang kemajuan teknologi yang ada sekarang ini. dan penulis belajarnya masih sampai disini jadi penulis tidak bisa menyediakan hal yang lebih baik lagi kecuali inilah yang bisa penulis publikasikan untuk sementara ini, oleh karena penulis selalu mengharap dukungan dari pada rekan-rekan yang sudi untuk membantu penulis agar penulis ini tidak tambah gaptek dan bisa beradaptasi dengan kemajuan yang ada sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dukungannya selalu saya tunggu. thank's u so much.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-1247978129970477781?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/1247978129970477781/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/sweet-memory.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/1247978129970477781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/1247978129970477781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/sweet-memory.html' title='sweet memory'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SG9BPvxr_FI/AAAAAAAAAFU/7numhPEvtu4/s72-c/linglung.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-4939944851537529312</id><published>2008-06-21T15:17:00.003-11:00</published><updated>2008-12-12T16:33:11.025-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fhoto'/><title type='text'>my friend</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/27865413@N02/2598095808/" title="andre by ais_costa, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3202/2598095808_84752b7040_m.jpg" width="240" height="229" alt="andre" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;...................................................................................................................................................&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/27865413@N02/2597412323/" title="ico by ais_costa, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3161/2597412323_d88a073166.jpg" width="500" height="375" alt="ico" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;........................................................................................................................................................&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/27865413@N02/2597654115/" title="FS by ais_costa, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3225/2597654115_c6c87fbf92.jpg" width="500" height="375" alt="FS" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;..........................................................................................................................................................&lt;br /&gt;ini hanya sekedar buat kenang-kenangan aja. kalau jelek jangan di tertawakan ya. saya kan jadi malu. orang yang bodoh sok jago ngedit fhoto. hehehehe..udah anak desa yang gaptek lagi eh malah menjadi anak yang sok bisa walaupun bodohnya tujuh puluh setan.hehehe kok jadi setan sih..ihhhhhhhhhh tacuttttttttttttt.hehehehe. thank's&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SG9BPvxr_FI/AAAAAAAAAFU/7numhPEvtu4/s1600-h/linglung.gif" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5219462231924407378" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SG9BPvxr_FI/AAAAAAAAAFU/7numhPEvtu4/s320/linglung.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://s278.photobucket.com/albums/kk98/jikaku337/?action=view&amp;amp;current=SAPIDER.gif" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img border="0" alt="" src="http://s278.photobucket.com/albums/kk98/jikaku337/?action=view&amp;amp;current=SAPIDER.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-4939944851537529312?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/4939944851537529312/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/my-friend.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/4939944851537529312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/4939944851537529312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/my-friend.html' title='my friend'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm4.static.flickr.com/3202/2598095808_84752b7040_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-6924253265189953371</id><published>2008-06-21T15:08:00.003-11:00</published><updated>2008-06-21T15:26:43.023-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fhoto'/><title type='text'>ico suhendra</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/27865413@N02/2598578721/" title="vista-wallpaper-waterfall copy by ais_costa, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3204/2598578721_df7cf2111c_m.jpg" width="240" height="180" alt="vista-wallpaper-waterfall copy" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ini fhoto kawan saya difriendster. yang saya mencoba untuk sedikit belajar ngedit fhoto walaupun saya gak tahu. ya namanya juga orang belajar salah itu kan biasa, manusiawi, karena kita yang namanya manusia tidak akan lepas dari yang namanya salah dan khilaf. betul gak.hehehe&lt;br /&gt;kalau gak ya udah deh pake gaya anak sekarang aja mau tahu gak apa?? katanya EGP (emangnya gue pikirin).hehehehe.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-6924253265189953371?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/6924253265189953371/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/gallery-andre-dromigo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/6924253265189953371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/6924253265189953371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/gallery-andre-dromigo.html' title='ico suhendra'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm4.static.flickr.com/3204/2598578721_df7cf2111c_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-7386151014242521046</id><published>2008-06-20T20:47:00.006-11:00</published><updated>2008-06-20T22:06:37.591-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coretan'/><title type='text'>sekedar ucapan terima kasih</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;saudara, penulis minta maaf kalau penulis tidak bisa memposting hal yang lebih bermanfaat. jujur sebenarnya penulis ingin tahu lebih banyak tentang dunia blogger tapi mau diapakan lagi inilah yang bisa penulis hadirkan dalam blogs ini. semua ini juga karena keterbatsan pengetahuan penulis tentang ilmu yang ada didunia ini. &lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;penulis hanyalah anak yang gaptek dan penulis 3 kali tidak lulus dalam mengikuti UAN. penulis sadar akan kekurangan yang dimiliki penulis, oleh karena itu penulis selalu membutuhkan bantuan dari pada para pengujung blogs ini.&lt;br /&gt;penulis sebenarnya malu untuk mengatakan apa yang ada dalam hati penulis saat ini, namun mau diapakan lagi dipendampun tidak ada gunanya dan hanya akan membuat penulis menjadi orang yang selalu pesimis dan tidak akan pernah maju serta akan selamanya berjalan ditempat. yang akhirnya akan menjadi orang yang terbelakang yang tidak tahu apa-apa.&lt;br /&gt;penulis juga ingin mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang sudah membantu saya dalam pembuatan blogs saya ini,karena tanpa bantuan dari teman-teman blogs ini mungkin tidak akan pernah ada.&lt;br /&gt;terutama kepada mas torik yang sudah mengajarkan saya dengan sabar sampai penulis bisa belejar lebih banyak lagi kepada kawan-kawan yang lainnya.&lt;br /&gt;terima kasih mas torik dan mas anggara yang telah mengajarkan penulis membuat blogs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin ini saja yang bisa penulis sampaikan, kurang dan lebihnya penulis ucapkan terima kasih.&lt;br /&gt;salam blogger kepada semua pencinta blogs dan lain sebagainya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-7386151014242521046?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/7386151014242521046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/sekedar-ucapan-terima-kasih.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/7386151014242521046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/7386151014242521046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/sekedar-ucapan-terima-kasih.html' title='sekedar ucapan terima kasih'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-2938514517009504291</id><published>2008-06-20T14:25:00.003-11:00</published><updated>2008-06-20T14:31:51.292-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><title type='text'>CINTA YANG LAMA</title><content type='html'>rawatlah cinta seperti kita merawat bunga, dimana kita harus rajin menyiram bunga tersebut agar tetap subur dan bagus begitu pula dengan cinta siramilah dia dengan kasih sayang dan rasa kejujuran karena itulah yang lebih baik demi kelanjutan cinta itu sendiri. cinta adalah sesuatu yang perlu dimanja serta perlu dipertahankan, karena kalau cinta sudahhilang maka kita akan menyesal lebih-lebih cinta kepada sang khaliq maka kita akan menjadi orang yang celaka kalau sudah hilang rasa cintanya itu.&lt;br /&gt;oleh karena itu mari kita bina kembali cinta yang telah lama hilang dari hati kita selama ini. karena selama ini kita cinta hanya pada dunia dan tetek bengiknya.&lt;br /&gt;hanya inilah jalan yang harus kita tenpuh karena telah banyak kesalahan yang telah dilakukan oelh manusia itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perjalanan hidup ini penuh dengan taburan cinta kasih sayang Allah kepada hambanya hanya saja terkadang hamba salah dalam memilih jalan yang lebih baik.&lt;br /&gt;pahamilah dan renungkanlah. karena hanya ini yang bisa penulis sampaikan dan penulis isikan. terima kasih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-2938514517009504291?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/2938514517009504291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/cinta-yang-lama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/2938514517009504291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/2938514517009504291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/cinta-yang-lama.html' title='CINTA YANG LAMA'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-5271390688808197665</id><published>2008-06-20T14:23:00.001-11:00</published><updated>2008-07-16T02:56:30.467-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><title type='text'>DI JALAN DA’WAH AKU MENIKAH</title><content type='html'>Kesiapan adalah perpaduan harmonis antara pekerjaan akal, hati, dan anggota tubuh. Tidaklah seseorang dikatakan siap melakukan sesuatu sebelum akal, hati, dan anggota tubuhnya menyatakan kesanggupan.&lt;br /&gt;1. Syari’at menyuruh anda menikah&lt;br /&gt;Secara bahasa, nikah bermakna himpunan/kesatuan, yaitu berhimpunnya sesuatu dengan yang lainnya. Landasan syar’inya: An Nisa: 3; Ar rum: 21; Ar Ra’ad: 38; Al Baqarah: 35; At Tahrim: 10; Hud: 71.&lt;br /&gt;“Apabila seseorang melaksanakan pernikahan berarti telah menyempurnakan separuh agamanya, maka hendaklah ia menjaga separuhnya lagi dengan bertaqwa kepada Allah.” (HR. Ibnu Majah dari Aisyah r.a.)&lt;br /&gt;“Wahai para pemuda, barangsiapa telah mampu di antara kalian hendaklah melaksanakan pernikahan, karena ia dapat menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan (kehormatan). Barangsiapa tidak mampu hendaklah berpuasa, karena ia menjadi benteng perlindungan.” (HR. Bukhari, Muslim, abu Daud, Tirmidzi, dan Nasa’i.)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;2. Anda menciptakan berhala bernama materialisme&lt;br /&gt;Lihat QS. An Nur: 32&lt;br /&gt;Dengan sangat gamblang dan jelas Allah SWT telah memberikan jaminan kepada orang-orang yang melaksanakan pernikahan takut terjerumus ke dalam perbuatan yang diharamkan Allah, dengan kemampuan dan terbebas dari kemiskinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Di jalan apakah anda menikah?&lt;br /&gt;Ada beberapa pilihan jalan: jalan instinktif, ideologi materialisme, jalan setan, atau jalan da’wah? Lihat QS Yusuf: 108.&lt;br /&gt;Menikahlah di jalan da’wah, anda akan mendapatkan keberuntungan. Di jalan da’wah ini para sahabat Nabi menikah,di jalan ini pula mereka meninggal sebagai syahid dengan kematian yang indah, jalan yang tak pernah memberikan kerugian. Justru senantiasa menjadi investasi masa depan yang menguntungkan di dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Di mana letak kebahagiaan?&lt;br /&gt;Kebahagiaan itu letaknya di hati yang mampu mensyukuri seluruh kenikmatan yang Allah berikan. Pada jiwa yang senantiasa mendambakan keridhaan Allah, pada pikiran yang senantiasa tersibghah dalam kebenaran. Kebahagiaan itu bersumber dari keimanan yang mendalam, ketundukan yang tulus atas ketentuan Allah, kelapangan hati dalam menerima perintah dan laranganNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Persiapan diri menjelang pernikahan&lt;br /&gt;a. Persiapan moral dan spiritual&lt;br /&gt;Ditandai oleh mantapnya niat dan langkah menuju kehidupan rumah tangga. Tidak ada rasa gamang atau keraguan tatkala memutuskan untuk menikah, dengan segala konsekuensi atau resiko yang akan menghadapi paska pernikahan. Lihat QS an Nur: 3 &amp; 26.&lt;br /&gt;b. Persiapan konsepsional&lt;br /&gt;Ditandai dengan dikuasainya berbagai hukum, etika, aturan, dan pernik-pernik pernikahan serta kerumahtanggaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Persiapan Fisik&lt;br /&gt;Ditandai dengan adanya kesehatan yang memadai sehingga kedua belah pihak akan mampu melaksanakan fungsi diri sebagai suami atau istri dengan optimal. Hal penting lain adalah kesehatan reproduksi.&lt;br /&gt;d. Persiapan Material&lt;br /&gt;Dimaksudkan lebih kepada kesiapan pihak laki-laki untuk menafkahi dan kesiapan perempuan untuk bisa mengelola keuangan keluarga.&lt;br /&gt;e. Persiapan sosial&lt;br /&gt;Dengan cara membiasakan diri terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Syari’at Islam berorientasi kepada kemudahan&lt;br /&gt;Lihat QS. Al Baqarah: 185; Al Hajj: 78.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menentukan batas waktu kesiapan&lt;br /&gt;Sembari melakukan persiapan optimal, hendaknya laki-laki dan perempuan memiliki prhitungan-perhitungan kapan saatnya menikah. Kemudian buatlah SWOT, dengan SWOT itu anda bisa membuat perencanaan kapan akan melaksanakan pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Syuro dengan orang-orang saleh&lt;br /&gt;Agar tidak terjebak ke dalam keinginan nafsu semata-mata. Hendaknya melakukan syuro’ dengan orang-orang saleh dalam menetapkan keputusan menikah dan menetapkan pasangan hidup. Meskipun tidak ada keharusan secara khusus dalam proses pernikahan untuk melakukan syuro’ seperti ini, akan tetapi kemanfaatan dan kebaikan yang didapatkan tidak bisa dielakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menentukan pilihan&lt;br /&gt;Menentukan pilihan dilakukan setelah ada kesiapan diri, dengan perhitungan waktu yang realistis. Pertimbangan agama menjadi dasar pertama, sebelum pertimbangan kecantikan atau ketampanan, kedudukan atau keturunan, dan kekayaan. Untuk mengetahui kondisi masing-masing pihak, bisa secara langsung atau melalui orang lain yang dipercaya kebaikannya.&lt;br /&gt;a. Memilih calon Istri&lt;br /&gt;Lihat QS. An Nisa: 3&lt;br /&gt;Terlebih dahulu ditetapkan kriterianya, dari sekian banyak kepentingan dalam pernikahan itu sendiri. Apabila tidak mementukan Kriteria dikhawatirkan akan jatuh ke dalam pragmatisme, baik pragmatis karena tertipu penampilan, atau pragmatis “asal dapat jodoh”.&lt;br /&gt;Rasulullah Saw bersabda: “perempuan itu dinikahi karena 4 hal, yaitu karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, atau karena agamanya. Pilihlah berdasarkan agamanya agar selamat dirimu.” (H.R. Bukhari &amp; muslim).&lt;br /&gt;Kriteria utama yang harus ditetapkan oleh para lelaki dalam memilih calon istri adalah agama yaitu seorang perempuan muslimah yang salehah, taat kepada allah dan RasulNya, serta berakhlak mulia.&lt;br /&gt;b. Memilih calon suami&lt;br /&gt;Sebagaimana dalam memilih isteri, tatkala seorang perempuan memilih calon suami baginya, henfaklah ia menentukan kriteria terlebih dahulu agar tidak terjebak ke dalam pragmatisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Cara mendapatkan Jodoh&lt;br /&gt;1. Orang tua mencarikan jodoh dan menikahkan anak perempuannya&lt;br /&gt;Kalaupun orang tua yang mencarikan calon suami bagi anaknya, hendaklah tetap meminta persetujuan dari anaknya.&lt;br /&gt;2. Orang tua aktif mencarikan suami bagi anak perempuannya&lt;br /&gt;Boleh saja orang tua aktif mencarikan calon suami bagi anak perempuannya, akan tetapi dalam memutuskan tetaplah harus meminta persetujuan anak perempuan yang bersangkutan, agar tidak menimbulkan kekecewaan.&lt;br /&gt;3. Rasulullah SAW menikahkan sahabat&lt;br /&gt;4. Sahabat menikah tanpa sepengetahuan Nabi SAW&lt;br /&gt;5. Wanita aktif mencari jodoh.&lt;br /&gt;d. Kebolehan meneliti calon&lt;br /&gt;Proses nazhar (melihat dengan seksama dan teliti) diperlukan agr masing-masing pihak merasa ithmi’nan (tenang) terhadap calon pilihannya. Bahkan jika perlu, bisa dilakukkan diskusi dan dialog menyangkut berbagai macam konsep/persepsi tentang kehidupan, peran, keinginan, dsb. Tertu saja dilakukkan dengan cara yang tidak melanggar syari’at.&lt;br /&gt;Standar penting untuk menilai kwserasian dan kemantapan pilihan, adalah persamaan paham dan nilai, tujuan hidup dan fikrah, tabiat dan watak, kesenangan dan kecenderungan, serta pandangan hidup secara umum.&lt;br /&gt;e. Kufu atau kafa’ah, kesepadanan atau kesesuaian&lt;br /&gt;Ukuran kafa’ah yang paling pokok adalah agama dan akhlaq. Adapun kafa’ah dalam hal selain itu diperselisihkan ulama’, baik kesesuaian wajah yaitu kecantikan atau ketampanan, kesesuaian kekayaan dan kedudukan, maupun usia.&lt;br /&gt;f. Keputusan akhir&lt;br /&gt;Setelah melakukan penelitian calon pasangan hidup, anda harus segera mengambil keputusan. Calon pendamping hidup anda harus segera ditentukan setelah anda terlebih dahulu melakukan shalat istikharah untuk meminta bimbingan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tidak boleh ada paksaan dan keterpaksaan&lt;br /&gt;Menentukan pilihan suami atau istri harus dilakukan dengan sepenuh kesadaran dan penerimaan utuh, tanpa keterpaksaan. Sebab pernikahan harus diniatkan untuk selamanya, tak boleh untuk jangka waktu sementara, dengan niatan menceraikan kalau ternyata dianggap tidak cocok. Menerima calon suami atau istri dengan sepenuh hati adalah hak penuh masing-masing pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Berkenalan dengan orang tua calon&lt;br /&gt;Setelah mantap dengan pilihan calon pasangan hidup, langkah berikutnya adalah memulai perkenalan dengan calon mertua. Langkah ini sama sekali bukan syarat atau rukun pernikahan, dan tidak diperintahkan secara khusus oleh Nabi SAW untuk melakukannya. Hanya saja langkah ini diperlukan untuk menghindarkan kesan tiba-tiba pada sebagian besar orang tua pihak wanita yang tidak memahami agama. Langkah-langkahnya:&lt;br /&gt;# carilah informasi tentang keadaan dan kondisi dai ornag tua calon. Data yang akurat akan menjadi landasan anda untuk memilih bahasa, sikap dan topik yang tepat untuk membuka hubungan dengan calon mertua.&lt;br /&gt;# pembicaraan paa saat berkenalan, pilihlah menggunakan bahasa yang sehari-hari dipakai oleh orang tua tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Pelaksanaan Khitbah&lt;br /&gt;Khitbah adalah meminang, yaitu peristiwa pihak laki-laki menyampaikan pinangan kepada wali perempuan; atau perempuan menyampaikan pinangan kepada laki-laki. Tujuan khitbah adalah menyatakan keinginan/maksud untuk menikah selkaligus mengetahui tanggapan balik dari pihak yang dipinang, baik berupa penrimaan ataupun penolakan. Khitbah masih bisa dibatalkan oleh salah satu dari ke dua belah pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prosesi khitbah ini pada dasarnya amat sederhana dan tidak membutuhkan tata cara yang pelik dan rumit sebagaimana dalam tradisi beberapa kalangan masyarakat saat ini.&lt;br /&gt;Beberapa macam cara meminang:&lt;br /&gt;a. Khitbah melalui keluarga wanita&lt;br /&gt;b. Khitbah dengan menyampaikan langsung kepada si wanita&lt;br /&gt;c. Khitbah wanita kepada laki-laki saleh melalui orang tua/kerabat atau dirinya sendiri&lt;br /&gt;d. Khitbah dengan sindiran di masa iddah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Pihak-pihak yang terlibat&lt;br /&gt;Banyak pihak yang ikut terlibat di dalam sebuah proses pernikahan, di antaranya adalah orang tua ke dua belah pihak, kerabat, dan bahkan tetangga, juga pihak-pihak lain yang berinteraksi secara dekat selama ini dengan calon pengantin. Untuk kebaikan pernikahan itu sendiri, ada baiknya berbagai pihak yang memiliki pengaruh signifikan bisa dilibatkan dalam pembahasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berjanjilah, mulai saat ini:&lt;br /&gt;bahwa keindahan hidup berumahtangga pada mulanya&lt;br /&gt;berasal dari kesadaran anda&lt;br /&gt;akan janji besar ini!”&lt;br /&gt;Allah SWT menggambarkan ikatan yang terjadi dalam akad nikah adalah mitsaqon ghalizha (perjanjian yang kuat). Akad nikah bukanlah sekedar kata-kata yang terucap dari mulut laki-laki, atau sekadar formalitas untuk mensahkan hubungan suami istri, atau bahkan adapt yang menjadi kebiasaan dalam pernikahan. Sama sekali tidak. Akad nikah adalah sebuah perjanjian sakral yang ikatannya amat kokoh dan kuat.&lt;br /&gt;Akad nikah mengikat suami dan istri dalam sebuah perjanjian syar’i di mana perjanjian itu wajib dipenuhi hak-haknya. Lihat QS An Nisa: 20-21.&lt;br /&gt;1. Wali dalam pernikahan&lt;br /&gt;Salah satu ajaran spesifik dalam pernikahan adalam menyangkut perwalian. Landasan syar’i: “tidak sah pernikahan kecuali dengan wali” (H.R. abu Daud, Tirmidzi, dan Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pelaksanaan akad nikah&lt;br /&gt;Peistiwa akad nikah sendiri secara syar’i sesungguhnya tuntunan dan tuntutannya sangat sederhana, tidak rumit dan tidak menyulitan. Pada saat pelaksanaan akad nikah hanya dituntut adanya mempelai lelaki dan perempuan, wali perempuan, dua saksi, serta mahar. Adanya wali dari pihak perempuan menjadi tuntutan syar’i untuk menjadikan pernikahan menjadi lebih bertanggungjawab, kendatipun sebagian ulama tidak bersepakat dalam hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mahar dalam pernikahan&lt;br /&gt;Mahar atau mas kawin adalah pemberian wajib dari calon suami kepada perempuan yang akan dinikahinya, baik berupa materi ataupun nonmateri. Lihat QS. An Nisa: 4.&lt;br /&gt;Dr. Yusuf Qardhawi dalam bukunya fatwa-fatwa Kontemporer menebutkan ada 4 hikmah disyari’atkannya mahar:&lt;br /&gt;a. menunjukkan kemuliaan wanita, karena wanitalah yang dicari lelaki, bukan lelaki yang dicari wanita.&lt;br /&gt;b. Menunjukkan cinta dan kasih saying seorang suami kepada istri,&lt;br /&gt;c. Menunjukkan kesungguhan&lt;br /&gt;d. Menunjukkan tanggungjawab.&lt;br /&gt;Beberapa hal yang perlu diperhatikan tatkala menentukan bentuk dan besarnya mahar:&lt;br /&gt;a. mahar hendaknya sederhana&lt;br /&gt;b. hendaknya mahar memberikan manfaat optimal&lt;br /&gt;c. mahar tidak boleh diambil kembali&lt;br /&gt;d. pemerintah membantu urusan mahar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Walimahan, pesta Pernikahan&lt;br /&gt;Walimatul ‘ursy atau biasa disebut walimah adalah pesta pernikahan yang disunahkan, sebai pemberian kepada khalayak dan ungkapan syukur atas terjadinya pernikahan yang prosesnya ukup panjang, walimah harus menampakka syiar kebaikan, sehingga ada nilai ibadah, da’wah dan sosial yang terhimpun di dalamnya. Sebagian ulama bahkan menghukuminya sebagai wajib, bukan saja sunah.&lt;br /&gt;Secara bahasa walimahan berarti sempurnanya dan berkumpulnya sesuatu, sedangkan walimah menurut syara’ adalah sebutan untuk hidangan makanan pada saat pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Yang dilakukan Pengantin setelah walimah&lt;br /&gt;Jika pengantin perempuan sudah mendahului berada di kamar, pihak lelaki mengetuk pintu pelahan-lahan sembari mengucapkan salam yang lembut bagi istrinya yang telah menunggu di dalam. Segera suami masuk ke dalam kamar dan melakukan hal-hal berikut:&lt;br /&gt;a. Mendo’akan istri&lt;br /&gt;b. Shalat sunnah bersama&lt;br /&gt;c. Membina suasana&lt;br /&gt;d. Pelan dan lembutlah&lt;br /&gt;e. Hubungan suami istri&lt;br /&gt;f. Mandi Berdua dalam satu tempat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Memilih Tempat tinggal&lt;br /&gt;Setelah prosesi akad nikah dan walimatul ‘ursy selesai ditunaikan, adna berdua benar-benar telah menjadi suami istri yang sah dengan segala hak dan kewajibaan masing-masing. Anda berdua bukan lagi menjadi tanggungan kdua belah pihak orang tua, maka sudah selayaknya anda berpikir tentang tempat tinggal untuk keluarga baru anda, di mana anda berdua akan tinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Undangan, Mengundang dan Diundang&lt;br /&gt;Surat Undangan&lt;br /&gt;Mengenai soal undangan, tidak ada ketentuan khusus yang berkaitandengan bagaimana bentuk dan cara mengundang, hanya saja prinsip kesederhanaan dn tidak berlebihan hendaknya tetap menjadi pegangan dalam menentukan surat udangan.&lt;br /&gt;Pihak Yang Diundang&lt;br /&gt;Islam mewajibkan kita menghadiri undangan walimah. Tetapi bila pihak yang diundang memiliki alas an kuat untuk tidak dating, dengan alas an syar’i, maka ia boleh tidak datang.&lt;br /&gt;Pihak yang mengundang&lt;br /&gt;a. Agar mengundang orang-orang saleh, baik kaya maupun miskin&lt;br /&gt;b. Tidak boleh mengundang kelompok kaya saja&lt;br /&gt;c. Undangan atau pemberitahuan?&lt;br /&gt;d. Membuat perencanaan dan perkiraan jumlah undangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bantuan, Sumbangan dan Hadiah&lt;br /&gt;Di antara sunah kenabian dalam pernikahan adalah, masyarakat yang berkemampuan memberikan bantuan atau sumbangan untuk pelaksanaan pernikahan, sehingga bisa meringankan beban tuan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Penataan Tempat Acara&lt;br /&gt;a. Pemisahan tamu lelaki dan perempuan&lt;br /&gt;b. Memperhatikan kenyamanan dan kegembiraan suasana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Posisi Pengantin saat walimah&lt;br /&gt;Banyak ragam penampilan pengantin saat dilaksanakannya walimah. Sebagian masyarakat meletakkan pengantin sebagai barang tontonan, dimana mereka dipajang berdua dan diarak mengelilingi para tamu dengan pakaian pengantin yang menampakkan aurat. Ada juga masyarakat kita yang “menyembunyikan” pengantin sehingga pengantin lelaki hanya bisa terlihat oleh tamu lelaki, dan pengantin perempuan hanya bisa dilihat oleh tamu perempuan, dengan alas an menghindari fitnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Penampilan dan Dandanan Pengantin&lt;br /&gt;Harus memperhatikan batasan syar’i dalam berpakaian dan berdandan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Dekorasi dan Hiasan&lt;br /&gt;Islam adalah agama yang menyukai keindahan dan kerapian dalam semua urusan. Dalam peristiwa walimah, untuk menunjukkan kegembiraan dan keceriaan diperbolehkan untuk membuat dekorasi dan memasang berbagai hiasan selama tidak melanggar batas-batas syara’.&lt;br /&gt;a. tidak mengandung kesyirikan&lt;br /&gt;b. tidak mengandung unsure kemaksiatan&lt;br /&gt;c. tidak berlebih-lebihan&lt;br /&gt;d. Rambu memasang gambar dan hiasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Hidangan Walimah&lt;br /&gt;a. Hanya menyuguhkan yang halal dan thayib&lt;br /&gt;b. Memotong seekor kambing atau lebth, jika mampu&lt;br /&gt;c. Boleh mengadakan walimah tanpa daging&lt;br /&gt;d. Menghindarkan pemubadziran&lt;br /&gt;e. Tidak berlebih-lebihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Hiburan dalam Walimah&lt;br /&gt;Dalam acara walimah diperbolehkan ada pertunjukan atau hiburan selama masih dalam batas koridor syar’i. dengan syarat:&lt;br /&gt;a. tidak mengandung kemaksiatan&lt;br /&gt;b. tidak mengganggu lingkungan&lt;br /&gt;c. beberapa pandangan mengenai musik dan nyanyian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Merenung di Pelaminan&lt;br /&gt;Ada sederet tanggungjawab, kalau dibahasakan juga hak dan kewajiban dalam peran baru. Ada sebuah kesiapan untuk memulai sesuatu yamg baru dengan pasangan. Di pundak lelaki ada amanah mahaberat yang belum pernah anda miliki sebelumnya. Lihat QS At Tahrim: 6. pengantin perempuan juga sebaiknya merenung di pelaminan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan berarti&lt;br /&gt;mempertemukan kepentingan-kepentingan&lt;br /&gt;dan bukan mempertentangkannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT menggambarkan:&lt;br /&gt;Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diinginkan, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. (Ali Imran; 14)&lt;br /&gt;Untuk merealisasikan ketertarikan tersebut menjadi sebuah hubungan yang benar dan manusiawi, Islam datang membawa ajaran pernikahan. Nikah adalah jalan tengah yang membentang antara dua eksreem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam Memberi Landasan Kehidupan&lt;br /&gt;Dasar masyarakat dalam ajaran Islam adalah Islam itu sendir. Islam mengarahkan pemikiran manusia, perbuatan, dan tindak-tanduknya, dan menjadi dasar pegangan dalam semua keadaan. Keluarga adalah basis kekuatan masyarakat, sehingga aturan dalam pembentukan keluarga juga diatur secara detail dalam Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan Mempertemukan Kepentingan-kepentingan&lt;br /&gt;Menikah adalah peristiwa fitrah, fiqhiyah, da’wah, tarbiyah, sosial, dan budaya. Dengan demikian proses pernikahan berarti mempertemukan banyak kepentingan, dan bukan mempertentangkannya, sehingga kepentingan tersebut dapat terakomodir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah dan Da’wah&lt;br /&gt;Lihat QS Al Ahzab: 45-46. kita dituntut untuk merealisasikan da’wah dalam seluruh waktu kehidupan kita. Pernikahan akan bersifat da’wah apabila dilaksanakan sesuai dengan tuntunan Islam di satu sisi, dan mempertimbangkan berbagai kemaslahatan da’wah dalam setiap langkahnya, pada sisi yang lain.&lt;br /&gt;Jika anda melakukan proses pernikahan sesuai dengan tuntunan syari’at, maka telah mengkabarkan jati diri Islam yang menghendaki kebaikan, kebersihan, kesucian dalam pernikahan. Anda telah memberikan kontribusi terhadap tata nilai yang diajarkan Islam, dengan jalan mengaplikasikan dan disaksikan oleh masyarakat sekitar anda.&lt;br /&gt;Masyarakat melihat betapa pernikahan yang anda lakukan membaw nilai religius yang tinggi, memberikan sentuhan spiritual dalam pelaksanaannya. Bisa jadi anda melakukan akad nikah dan walimah dengan sederhana, akan tetapi telah menyampaikan pesan dengan sangat kuat mengenai orientasi pernikahan islami.&lt;br /&gt;Teramat banyak muatan da’wah dalam setiap proses pernikahan anda, akan tetapi tetap harus berangkat dari niat awal. Artinya, sejak awal anda memulai langkah menuju gerbang telah tertanam motivasi yang kuat untuk melaksanakan pernikahan di jalan da’wah, bukan jalan-jalan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar Mencintai dan dicintai&lt;br /&gt;Saling mencintai memerlukan proses belajar. Dibutuhkan keterbukaan, saling memahami, apa adanya tentang segala hal. Apa yang disukai, apa yang tidak disenangi, muali dari makanan, hingga ke fikrah dan kesamaan tujuan hidup, dan sebagainya, dan sebagainya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan Keluarga di Tahun Pertama&lt;br /&gt;Memasuki hari-hari pertama dalam kehidupan berumah tangga, dituntut penyesuain diri dari kedua belah pihak. Ada banyak hal yang menyenangkan, akan tetapi terdapat juga hal-hal yang harus diwaspadai dan dikelola agar tidak mengarah kepada ketidakbaikan.&lt;br /&gt;a. masalah penyesuian diri&lt;br /&gt;b. kebiasaan diri sebelum menikah&lt;br /&gt;c. harapan terhadap pasangan terlampau berlebihan&lt;br /&gt;d. pengaruh kejadian masa lalu&lt;br /&gt;e. penyamaan persepsi dan aplikasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang sebaiknya dilakukakan?&lt;br /&gt;1. keterbukaan dan musyawarah&lt;br /&gt;2. memulai terlebih dahulu&lt;br /&gt;3. tidak mengabaikan hal yang kecil&lt;br /&gt;4. saling berlomba mengalah untuk kebaikan bersama&lt;br /&gt;5. kembalikan semuanya kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Islam tidak menyuruh kita untuk memenjarakan nafsu&lt;br /&gt;Dan tidak menyuruh kita menjadi seorang biarawan,&lt;br /&gt;Karena hal itu bertentangan dengan tabiat yang telah Allah tetapkan untuk kita.&lt;br /&gt;Demikian juga Islam tidak memerintahkan kita&lt;br /&gt;untuk membiarkan nafsu menjadi besar dan kuat,&lt;br /&gt;yang nantinya justru akan membahayakan orang lain.&lt;br /&gt;Namun Islam mengajarkan kita bagaimana merawat dan memeliharanya&lt;br /&gt;Agar tetap menumbuhkan cabang dan ranting yang menumbuhkan manfaat,&lt;br /&gt;Di samping memotong duri-duri yang dapat menyakiti,&lt;br /&gt;Agar memberikan hal-hal positif dan menyingkirkan mudharatnya.”&lt;br /&gt;(Asy Syaikh Ali Thanthawi).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-5271390688808197665?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/5271390688808197665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/di-jalan-dawah-aku-menikah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/5271390688808197665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/5271390688808197665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/di-jalan-dawah-aku-menikah.html' title='DI JALAN DA’WAH AKU MENIKAH'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-3126201050899650642</id><published>2008-06-20T14:21:00.000-11:00</published><updated>2008-06-20T14:23:09.164-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><title type='text'>CINTA</title><content type='html'>cinta adalah sebuah anugrah&lt;br /&gt;tapi sayang manusia telah menjadikan cinta senjata&lt;br /&gt;untuk mendapatkan kesenangan yang sifatnya hanya sementara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cinta telah dikotori dengan nafsu birahi&lt;br /&gt;wanita adalah korban dari cinta birahi&lt;br /&gt;yang dirayu dengan kata-kata puitis&lt;br /&gt;yang mengetarkan jiwa.&lt;br /&gt;sehingga wanita terkadang tidak berpikir lebih jauh&lt;br /&gt;tapi dia langsung menerima tanpa ragu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wahai saudariku......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cinta bukan kata-kata&lt;br /&gt;cinta adalah sebuah keindahan&lt;br /&gt;dan cinta tidak diukur dengan kata I LOVE YOU.&lt;br /&gt;tapi cinta diukur dengan kejujuran dan kesetiaan yang timbul&lt;br /&gt;dari hati insan yang memuliakan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sadarlah wahai saudariku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ingatlah akan Tuhan yang telah menganugrahkan cinta&lt;br /&gt;dengan segala kasih sayang dan kemulian.&lt;br /&gt;janganlah kau memberi peluang pada lelaki hidung belang.&lt;br /&gt;bersikaplah sesuai dengan kewanitaanmu.&lt;br /&gt;dan janganlah kau tertipu dengan kata-kata yang puitis itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ingatlah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahwa kata-kata puitis itu&lt;br /&gt;tidak selamanya membawa sebuah keindahan&lt;br /&gt;tapi terkadang dibalik&lt;br /&gt;kata-kata puitis itu mengandung sebuah bencana yang&lt;br /&gt;besar. oleh karena itu jagalah akan kewanitaanmu&lt;br /&gt;dengan sikap yang bijaksana tanpa harus terjebak&lt;br /&gt;dengan bujuk rayu kata-kata puitis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-3126201050899650642?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/3126201050899650642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/3126201050899650642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/3126201050899650642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/cinta.html' title='CINTA'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-2631487454356126931</id><published>2008-06-20T14:18:00.000-11:00</published><updated>2008-06-20T14:19:27.940-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><title type='text'>DO'A</title><content type='html'>Ya Allah......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamba memohon kepada engkau dengan segala keredahan hati hamba. &lt;br /&gt;ampunilah dosa-dosa hamba dan dosa-dosa kedua orang tua hamba.&lt;br /&gt;hamba manusia yang berlumur dosa dan hamba adalah anak yang tidak                          &lt;br /&gt;bisa berbakti kepada orang tua hamba. oleh karena itu hamba                                  &lt;br /&gt;memohon kepada-Mu ya Allah. sinarilah hati hamba dengan cahaya                                   &lt;br /&gt;iman dan taqwa yang engkau hadirkan pada diri hamba lewat hidayah-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;betapa hinanya hamba dihadapan-Mu, setelah sekian lama hamba lupa akan kebesaran-Mu.&lt;br /&gt;Hamba tidak pernah bersyukur akan nikmat-Mu. oleh karena itu dimalam yang sunyi ini hamba memohon ampun pada-Mu ya Allah. hamba sadar bahwa hamba tidak akan selamanya hidup didunia in&lt;br /&gt;dan hamba juga sadar bahwa dunia ini hanya tempat buat hamba untuk sementara waktu&lt;br /&gt;demi membuat modal untuk menuju kehidupan yang hakiki dan kekal selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Alllah.........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kenapa hamba masih saja berbuat apa yang engkau larang ya Allah.&lt;br /&gt;ada dalam hati hamba apa hanba sudah jadi budak setan yang telah engkau laknat.&lt;br /&gt;tidak ya rabb.. hamba tidak mau jadi budak setan, hamba ingin jadi budak-Mu saja.&lt;br /&gt;dan hamba ingin hidup bersama kekasih_Mu muhammad kelak di hari Akherat.&lt;br /&gt;terimalah do'a hambamu ini Ya Rabb.......&lt;br /&gt;terimalah........&lt;br /&gt;terimalah........&lt;br /&gt;terimalah.......&lt;br /&gt;dan berikanlah hidayah dalam hidupku&lt;br /&gt;serta ampunilah segala dosa saudara-saudaraku. kedua orang tuaku,dan&lt;br /&gt;semua guru-guruku.&lt;br /&gt;hanya pada-Mu yang Rabb Hamba memohon dan meminta&lt;br /&gt;karena memang tidak ada tuhan didunia ini Selain engkau.&lt;br /&gt;maka kabulkanlah do'a hambamu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;amin..amin.. ya rabbal 'alamin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-2631487454356126931?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/2631487454356126931/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/doa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/2631487454356126931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/2631487454356126931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/doa.html' title='DO&apos;A'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-8198306770078422527</id><published>2008-06-20T14:16:00.001-11:00</published><updated>2008-07-15T01:07:36.364-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><title type='text'>Salahkah bersikap keras dalam dakwah ?</title><content type='html'>Selasa, 03-Juni-2008, Penulis: Al Ustadz Abdul Mu'thi al Maidani &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam memiliki cara dan metode dalam berdakwah sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi. Tentunya hal itu tidak lepas dari bimbingan syari’at. Terkadang dakwah harus disampaikan dengan sikap lemah lembut dan terkadang dengan sikap keras, tegas, dan lugas. Namun sikap yang kedua ini sering dianggap sebagai sikap yang salah dan tidak mengandung hikmah. Bahkan terkadang dianggap dapat menimbulkan akibat yang fatal bagi dakwah itu sendiri.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; Sehingga muncul protes dari berbagai pihak ketika salah seorang da’i bersikap keras, tegas dan lugas dalam dakwahnya. Fenomena ini tampak ketika salah seorang Ahlus Sunnah berdakwah kepada sunnah dan membela Ahlus Sunnah sekaligus membantah bid’ah dan ahlul bid’ah dengan tegas. Maka muncul berbagai macam protes dari berbagai kelompok dakwah yang ada. Mereka menganggap bahwa sikap keras, tegas, dan lugas dalam dakwah tidak mencerminkan akhlak mulia karena mengandung kezhaliman terhadap pihak lain dan menyebabkan umat lari dari seruan dakwah. Anggapan mereka ini timbul dari prinsip dakwah mereka yang bathil berupa semboyan yang mengajak kepada perasatuan kaum Muslimin walaupun di atas kebathilan. Setiap hal yang berakibat memecah-belah kaum Muslimin harus dijauhkan dari dakwah [1]. Fakta ini sering memunculkan di tengah-tengah dakwah mereka sikap basa-basi, tidak terus terang dan lemah lembut yang bukan pada tempatnya. Justru keberadaan dakwah mereka beserta segala sikap yang menyimpang itu menambah kekaburan bagi kaum Muslimin dalam menilai Al Haq. Sehingga banyak kaum Muslimin tak bisa membedakan antara yang haq dan yang bathil serta tak sedikit pula diantara mereka yang menyangka bahwa yang haq itu adalah bathil dan yang bathil itu adalah haq. Lalu bagaimana sebenarnya Islam berbicara tentang sikap keras, tegas, dan lugas dalam dakwah? Untuk menjawab pertanyaan ini marilah kita lihat nash-nash Al Qur’an dan As Sunnah serta beberapa penjelasan para ulama dalam masalah ini. Nash Al Quran Dan As Sunnah Serta Penjelasan Para Ulama Tentang Sikap Keras Ketika Pengharaman Allah Dilanggar Dan Ketika Hukum Had Ditegakkan Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: لزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا مِائَةَ جَلْدَةٍ وَلاَ تَأْخُذْكُمْ بِهِمَا رَأْفَةٌ فِي دِينِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ "Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah jika kamu beriman kepada Allah dan hari akhir …." (QS. An Nur: 2) Imam Bukhari dalam menafsirkan firman Allah yang berbunyi: " … janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah." Mengatakan: "Maksudnya adalah janganlah mencegah kalian untuk menegakkan hukum-hukum had karena belas kasihan kepada orang yang akan dihukum dan janganlah kalian memperingan pukulan agar tidak menyakitkan. Pendapat ini adalah pendapat sekelompok Ahli Tafsir" (Tafsir Al Qurthubi jilid 6 halaman 111, cetakan Darul Kutub IImiyah) Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam menafsirkan ayat di atas berkata: "Secara umum Allah Subhanahu wa Ta’ala melarang segala perkara (baca: belas kasihan) yang diperintahkan oleh setan ketika memberikan siksa (pada setiap pelanggaran, pent.). Demikian pula terlebih khusu pada perbuatan-perbuatan keji. Karena hal itu dibangun atas dasar cinta, syahwat atau kasih sayang yang dihiasi oleh setan dengan rasa kecenderungan hati dan sifat kasih sayang kepada para pelaku kekejian. Akhirnya, kebanyakan manusia disebabkan oleh penyakit ini masuk ke dalam sikap kurang cemburu dan kurang semangat (dalam menegakkan hukum-hukum Allah yang telah ditetapkan, pent.). Mereka beranggapan bahwa sikap ini termasuk sikap kasih sayang, lemah lembut, dan akhlak mulia terhadap makhluk. Padahal yang demikian adalah sikap yang menunjukkan kurang rasa cemburu, kerendahan, tidak agamis, dan keimanan yang lemah. Membantu mereka atas sikap yang demikian berarti saling tolong-menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan serta meninggalkan sikap untuk saling mencegah dari kekejian dan kemungkaran." (Daqaiqut Tafsir karya Ibnu Taimiyah 3/385) Dalam sebuah hadits dari ‘Aisyah radliyallahu ‘anha, beliau berkata: "Tidaklah Nabiyullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam ketika diberi dua pilihan melainkan beliau memilih yang paling mudah dari keduanya selama tidak mengandung dosa. Apabila mengandung dosa, maka beliau menjauhkan diri dari keduanya. Demi Allah, beliau tidak pernah marah karena hal yang dilakukan terhadapnya kecuali jika pengharaman Allah dilanggar maka beliau marah karena Allah." (HR. Bukhari) Al Hafizh Ibnu Hajar Al ‘Asqalani menjelaskan dalam mengomentari hadits ini: "Dalam hadits ini terdapat anjuran untuk memberi maaf kecuali terhadap haq-haq Allah (yang tidak ditunaikan)." (Fathul Bari karya Ibnu Hajar 5/576) Imam Ar Razi rahimahullah berkata: "Sikap lemah lembut dan kasih sayang hanya diperbolehkan apabila tidak menyebabkan pengabaian terhadap salah satu haq Allah. Jika sikap itu membawa kepada kondisi yang demikian maka tidak diperbolehkan." (At Tafsirul Kabir 9/64 dan Gharaibul Qur’an wa Gharaibul Furqan karya An Naisaburi 4/ 107) Pada sebuah riwayat yang shahihah dari ‘Aisyah radliyallahu ‘anha diceritakan bahwa orang-orang Quraisy merasa belas kasihan terhadap seorang wanita dari Bani Makhzum yang telah mencuri. Mereka berkata: "Tak ada seorang pun yang berani membicarakan tentang pembelaannya (terhadap wanita tersebut) kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam melainkan Usamah bin Zaid, kekasih Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam." Maka Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Apakah engkau (Usamah) memberi pembelaan bagi pelanggaran terhadap salah satu batas-batas Allah?!" Kemudian beliau berdiri dan berkhutbah lalu bersabda: "Wahai sekalian manusia, tidaklah orang-orang sebelum kalian sesat melainkan karena apabila seorang yang mulia mencuri, mereka membiarkannya. Sedangkan apabila seorang yang lemah mencuri, mereka tegakkan hukuman atasnya. Demi Allah, kalaulah seandainya Fatimah binti Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam mencuri, aku akan memotong tangannya." (HR. Bukhari dalam Kitabul Hudud bab Karahiyah Syafaah Fil Hadd Idza Rufi’a Ilas Sulthan hadits nomor 6778, 12/87) Nash Al Qur’an Dan As Sunnah Serta Penjelasan Para Ulama Tentang Sikap Keras Ketika Muncul Sikap Penentangan Dan Peremehan Terhadap Dakwah Al Qur’an telah menceritakan tentang sikap keras para Nabi terhadap kaum mereka yang menentang dakwah dan terus-menerus dalam kebodohan. Sebagai contoh kita mendapatkan dalam Al Qur’an ucapan Nabi Nuh ‘Alaihis Salam kepada kaumnya yang menentang dakwahnya. Allah berfirman menceritakan ucapan Nabi Nuh ‘Alaihis Salam: وَلَكِنِّي أَرَاكُمْ قَوْمًا تَجْهَلُونَ " … akan tetapi aku memandang kalian sebagai kaum yang bodoh." (QS. Hud: 29) Demikian pula Nabi Ibrahim ‘Alaihis Salam berkata kepada kaumnya sebagaimana yang diceritakan dalam Al Qur’an: قَالَ أَفَتَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لاَ يَنْفَعُكُمْ شَيْئًا وَلاَ يَضُرُّكُمْ ﴿٦٦﴾ أُفٍّ لَكُمْ وَلِمَا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَفَلاَ تَعْقِلُونَ ﴿٦٧﴾ Ibrahim berkata: "Maka mengapakah kalian menyembah selain Allah yaitu sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat sedikit pun dan tidak (pula) memberi mudharat kepada kalian. Ah (celakalah) kalian dan apa yang kalian sembah selain Allah. Maka apakah kalian tidak berakal." (QS. Al Anbiya’: 66-67) Juga ucapan Nabi Luth ‘Alaihis Salam kepada kaumnya: تَأْتُونَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعَالَمِينَ ﴿١٦٥﴾ وَتَذَرُونَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ عَادُونَ "Mengapa kalian mendatangi jenis lelaki diantara manusia, kalian tinggalkan isteri-isteri yang dijadikan oleh Rabb kalian untuk kalian bahkan kalian adalah orang-orang yang melampaui batas." (QS. Asy Syu’ara: I65-166) DR. Fadll Ilahi setelah membawakan beberapa ayat di atas menyatakan: "Pada ayat-ayat di atas terdapat teguran keras yang ditujukan kepada kaum –kaun para Nabi. Para Nabi bersikap demikian tatkala mereka mendapatkan penentangan, peremehan, dan pelecehan terhadap dakwah diri kaum mereka. Wallahu Ta’ala A’lamu Bish Shawab." (Al Lin wa Ar Rifq, karya DR. Fadll Ilahi halaman 40) Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada Nabi-Nya yang mulia, Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, untuk mendebat ahlul kitab dengan cara yang terbaik kecuali terhadap orang-orang yang berlaku zhalim diantara mereka. Allah berfirman: وَلاَ تُجَادِلُوا أَهْلَ الْكِتَابِ إِلاَّ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِلاَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْهُمْ وَقُولُوا ءَامَنَّا بِالَّذِي أُنْزِلَ إِلَيْنَا وَأُنْزِلَ إِلَيْكُمْ وَإِلَهُنَا وَإِلَهُكُمْ وَاحِدٌ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ "Dan janganlah kalian berdebat dengan Ahli Kitab melainkan dengan cara yang terbaik kecuali dengan orang-orang zhalim diantara mereka …." (QS. Al Ankabut: 46) Dalam ayat lain Allah memerintahkan Nabi-Nya untuk menggunakan sikap keras dan tegas ketika berhujjah dengan kaum munafik. Allah berfirman: يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ "Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah neraka Jahannam. Dan itulah tempat kembali yang seburuk-buruknya." (QS. At Taubah: 73) Ibnu Abbas radliyallahu 'anhu dalam menafsirkan ayat di atas berkata: "Allah memerintahkannya (yakni Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam) untuk berjihad (melawan) orang-orang kafir dengan pedang sedangkan orang-orang munafiq dengan lisan dan menghilangkan sikap lemah lembut terhadap mereka." (Tafsir Ath Thabari 14/358-359 dan Tafsir Al Baghawi 5/311) Perintah ini telah dilaksanakan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam dengan sebaik-baiknya. Dalam sebuah hadits, Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam berdakwah dengan mengancam kaum munafiq yang berpaling dari shalat jamaah di masjid. Beliau bersabda: "Tak ada shalat yang lebih berat bagi kaum munafiq (selain) dari shalat fajar dan shalat Isya’. Kalau seandainya mereka mengetahui keutamaan pada keduanya niscaya mereka akan mendatanginya walaupun dengan merangkak. Sungguh aku berkeinginan memerintahkan seorang muadzin (untuk beradzan) kemudian iqamah. Selanjutnya aku perintahkan seseorang mengimami manusia. Setelah itu aku nyalakan api dan aku bakar orang-orang yang tidak keluar untuk shalat." (HR. Bukhari) Al Hafizh lbnu Hajar berkata: "Dalam uraian hadits ini terungkap bahwa beliau Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam melarang kaum munafiqdari meninggalkan shalat jamaah dengan ucapan. Sampai akhirnya mereka berhak mendapatkan ancaman dengan suatu hukuman yang akan beliau perbuat (kepada mereka). Hal ini juga telah dijelaskan oleh Bukhari dalam Kitabul Asykhash dan Kitabul Ahkam, keduanya dalam bab tentang mengeluarkan ahli maksiat dan keraguan dari rumah-rumah mereka setelah diketahui." (Fathul Bari 2/130) Disebutkan dalam Shahih Muslim bahwa Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam mendoakan kejelekan terhadap orang yang tidak mau menjalani perintah beliau karena sombong. Dari Salamah bin Al Akwa’ radliyallahu 'anhu, bahwasanya seseorang makan di sisi Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam dengan tangan kirinya. Maka beliau bersabda: "Makanlah dengan tangan kananmu!" "Aku tidak bisa", jawab orang tersebut. Selanjutnya Nabi bersabda: "Engkau tidak akan pernah bisa." Tidak ada yang mencegahnya kecuali karena sombong. Dia (perawi) berkata: "Maka dia tidak mampu mengangkat tangannya sampai ke mulutnya." (HR. Muslim 2021, 3/1599) Nash As Sunnah Dan Beberapa Penjelasan Para Ulama Tentang Sikap Keras terhadap Penyelisihan Syari’at Yang Dilakukan Oleh Orang-Orang Yang Tidak Pantas Hal Hal itu Terjadi pada Dirinya Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Mas’ud Al Anshari radliyallahu 'anhu, dia berkata: "Seorang laki-laki berkata (kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam): "Wahai Rasulullah, hampir saja aku tidak mengerti shalat kami yang diimami oleh si fulan karena sangat panjang." Maka aku (perawi) tidak pernah melihat Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam marah dalam menasehati yang lebih keras daripada hari itu. Beliau bersabda : "Wahai sekalian manusia, sesungguhnya kalian telah membuat orang lari. Maka barangsiapa shalat mengimami manusia hendaklah dia memperingan (shalatnya) karena diantara mereka ada orang yang sakit, lemah, dan orang yang memiliki kebutuhan." (HR. Bukhari) Al ’Allamah Al ’Ainy berkata dalam mengomentari hadits di atas: "Pada hadits ini terdapat makna yang menunjukkan tentang bolehnya marah karena perkara-perkara agama yang diingkari." (‘Umdatul Qari’ 2/107) Pada riwayat Imam Bukhari yang lain dari Abi Hurairah radliyallahu 'anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam pernah melihat seseorang yang menggiring seekor unta yang akan disembelih di Mekah. Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Naiki unta itu!" Orang tersebut menjawab: "Sesungguhnya ini adalah unta yang akan disembelih di Mekah." Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Celaka kamu, naiki unta itu!" (Beliau menyatakan hal ini) pada kali yang ketiga atau kedua. DR. Fadll Ilahi berkata: "Perkataan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam kepadanya 'Celaka kamu' adalah pendidikan agar dia kembali kepada (perintah) Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam. Karena dia mengetahui dengan jelas bahwa tidak boleh seorang Mukmin bersikap ragu dan menahan diri dari melaksanakan perintah Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam. Hal ini sebagaimana yang dinyatakan oleh Imam Al-Qurthubi. (Al Lin wa Ar Rifq halaman 52) Imam Ad Darimi telah meriwayatkan dari Jabir radliyallahu 'anhu bahwasanya Umar bin Khaththab radliyallahu 'anhu mendatangi Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam dengan membawa satu naskah dari Taurat seraya berkata: "Ya Rasulullah, ini adalah satu naskah dari Taurat." Kemudian beliau diam. Setelah itu beliau mulai membacanya. Wajah Rasulullah pun berubah. Maka Abu Bakr radliyallahu 'anhu berkata: "Celaka engkau, apakah engkau tidak melihat wajah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam? Umar menoleh kepada wajah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam seraya berkata: "Aku berlindung kepada Allah dari kemarahan Allah dan Rasul-Nya. Kami ridla Allah sebagai Rab (kami), Islam sebagai agama (kami), dan Muhammad sebagai Nabi (kami)." Maka Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, kalau seandainya Musa muncul di hadapan kalian niscaya kalian akan mengikutinya dan meninggalkanku. Sungguh kalian telah sesat dari jalan yang lurus. Kalau seandainya Musa itu hidup dan mendapatkan kenabianku niscaya dia akan mengikutiku." (Sunan Ad Darimi nomor hadits 44, 1/95) Imam Bukhari dalam Shahih-nya membuat dua bab yang berkaitan dengan masalah ini. Yang pertama, bab tentang marah dalam memberi nasehat dan pelajaran apabila dia melihat sesuatu yang dibenci. Yang kedua, bab tentang perkara-perkara yang diperbolehkan marah dan bersikap keras karena perintah Allah Ta’ala. Kemudian Imam Bukhari membawakan beberapa hadits yang menunjukkan bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam marah dan bersikap keras ketika melihat sebagian shahabatnya melakukan perkara-perkara yang dibencinya[2]. Demikianlah beberapa dalil dan hujjah dari Al Qur’an dan As Sunnah serta beberapa perkataan para ulama yang berbicara tentang sikap keras, tegas, dan lugas dalam dakwah. Tentunya masih banyak yang lainnya. Kami sebutkan beberapa saja di atas untuk meringkas. Hakekat Sikap Keras Dalam Dakwah Penjelasan-penjelasan yang telah lalu menggambarkan kepada kita bahwa Islam sebenarnya juga mengajarkan untuk bersikap keras, tegas, dan lugas dalam dakwah di samping memerintahkan untuk bersikap lemah lembut pada tempatnya. Hanya saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam masalah ini: 1. Sikap keras, tegas, dan lugas dilakukan setelah sikap lemah lembut dan kasih sayang dalam dakwah tidak berhasil merubah orang-orang yang terus-menerus dalam kemungkaran. Syaikh Muhammad Amin Asy Syanqithi pernah berkata: "Ketahuilah bahwasanya dakwah ke jalan Allah (dilakukan) dengan dua cara. Pertama dengan cara lemah lembut dan kedua dengan cara kekerasan. Adapun cara yang lemah lembut yaitu berdakwah ke jalan Allah dengan hikmah dan memberikan nasehat yang baik. Apabila engkau berhasil dengan cara ini alangkah baiknya dan inilah yang diinginkan. Namun jika engkau tidak berhasil, gunakanlah cara kekerasan dengan pedang sampai hanya Allah sajalah yang diibadahi dan ditegakkan hukum-hukum-Nya, dilaksanakan perintah-perintah-Nya, serta ditinggalkan larangan-larangan-Nya. Hal inilah yang telah diisyaratkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam firman-Nya: لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ وَأَنْزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ ‘Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia ….’ (QS. Al Hadid: 25) Pada ayat ini terdapat isyarat untuk menggunakan pedang setelah tegaknya hujah sehingga apabila kitab-kitab tidak bermanfaat maka batalyon pasukan sangat berguna (dalam merubah kemungkaran). Karena terkadang Allah mencegah suatu (kemungkaran) melalui para penguasa, tidak melalui Al Qur’an (yang dibacakan)." (Tafsir Adlwa’ul Bayan, Syaikh Muhammad Amin Asy Syanqithi 2/174-175) 2. Sikap keras, tegas, dan lugas dalam dakwah diperlakukan kepada orang yang menentang Al Haq dan menampakkan kefasikan dan kejelekannya secara terang-terangan. Imam Ahmad rahimahullah berkata: "Manusia membutuhkan bujuk rayuan dan sikap lemah lembut tanpa kekerasan saat mereka diajak kepada kebaikan kecuali seorang yang menentang (Al Haq) dan menampakkan kefasikan berserta kejelekannya secara terang-terangan. Maka wajib atasmu mencegahnya (dengan keras) dan mengumumkannya (di hadapan khalayak ramai), karena dahulu dikatakan bahwa tak ada kehormatan bagi seorang yang fasiq. Oleh sebab itu orang yang seperti ini tak ada kehormatan baginya." (Al Amru bil Ma’ruf Wa An Nahyu ‘Anil Munkar, Al Khallal halaman 47) Al ‘Allamah Ibnu Qayyim Al Jauziyah berkata tentang makna firman Allah Ta’ala yang artinya: ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ "Serulah (manusia) kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan peringatan yang baik serta bantahlah mereka dengan cara yang terbaik." (QS. An Nahl: 125) "Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan tingkatan-tingkatan dakwah dan menjadikannya tiga bagian sesuai dengan keadaan orang yang didakwahi. (Pertama), orang yang didakwahi adalah pencari dan pecinta Al Haq. Dia lebih mendahulukan Al Haq daripada yang selainnya bila dia mengetahuinya. Maka orang ini didakwahi dengan hikmah, tidak butuh diperingatkan (dengan ancaman) dan perdebatan. (Kedua), orang yang didakwahi sibuk dengan selain Al Haq. Akan tetapi kalau dia mengetahuinya, dia akan lebih mendahulukan Al Haq dan mengikutinya. Maka orang ini butuh (didakwahi) dengan peringatan yang memberikan semangat dan peringatan yang memberikan ancaman. (Ketiga), orang yang didakwahi suka menentang dan melawan (Al Haq). Maka orang ini perlu didebat dengan cara yang terbaik jika dia mau kembali. Kalau tidak, orang ini dibawa kepada kekerasan jika memungkinkan." (Fathul Majid Syaikh Abdurrahman Alu Syaikh dengan ta’liq Syaikh bin Baz dan tahqiq Syaikh Asyraf bin Abdil Maqsud halaman 101) 3. Mempertimbangkan mashlahat dan madlarat yang akan timbul akibat sikap keras dan tegas dalam dakwahnya. Jika seorang da’i mempertimbangkan dengan praduga yang kuat dalam hatinya dan tanda-tanda yang ada di sekitarnya, bahwa dengan sikap keras dan tegas dalam dakwahnya akan menimbulkan kemungkaran yang lebih besar daripada kemungkaran yang dia cegah, atau akan luput suatu kebaikan yang lebih penting daripada kebaikan yang dia dakwahkan dengan cara yang keras, maka tidak boleh dia bersikap keras dan tegas dalam dakwahnya yang akan berakibat pada keadaan yang lebih fatal. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata tentang hal ini: "Sesungguhnya (dakwah) amar ma’ruf nahi munkar yang mengandung mashlahat dan menolak kerusakan perlu dilihat akibat yang muncul karenanya. Apabila berakibat hilangnya mashlahat (yang lebih penting) dan timbulnya kerusakan yang lebih besar maka tidaklah diperintahkan untuk berdakwah amar ma’ruf nahi mungkar. Bahkan haram bila kerusakan (yang timbul) lebih besar daripada mashlahatnya. Akan tetapi mengukur (besar dan kecil) mashlahat-mashlahat dan kerusakan-kerusakan (hendaklah) dengan timbangan syari’ah." Selanjutnya beliau berkata: "Termasuk dalam hal ini adalah perbuatan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam membiarkan Abdullah bin Ubai dan para tokoh kemunafikan serta kejahatan yang semisalnya, karena mereka memiliki pengikut-pengikut (yang banyak). Menghilangkan kemungkaran (dari mereka) dengan cara menghukum mereka akan melenyapkan kebaikan yang lebih banyak. Sebab kaumnya akan marah dan membela dengan sikap fanatik. Manusia pun akan lari (dari dakwah) bila mereka mendengar bahwasanya Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam membunuh shahabatnya." (Al Amru bil Ma’ruf wa An Nahyu ‘Anil Munkar, Al Khallal halaman 21) Masalah ini juga dapat dilihat dalam kitab karya Ibnu Qayyim Al Jauziyah yang berjudul I’lamul Muwaqqi’in 3/15-16. Demikianlah Islam berbicara tentang sikap keras, tegas, dan lugas dalam dakwah. Dari semua keterangan di atas ada beberapa kesimpulan yang dapat diambil: 1. Islam mengajarkan untuk bersikap keras, tegas, dan lugas dalam dakwah ketika: a. Timbulnya pelanggaran terhadap pengharaman-pengharaman Allah dan saat ditegakkan hukum-hukum had. b. Timbulnya penentangan dan pelecehan terhadap dakwah. c. Timbulnya penyimpangan dari syari’ah yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak pantas hal itu terjadi pada dirinya. Seperti orang yang paham tentang syari’at kemudian menyelisihinya. Demikian pula orang yang menentang Al Haq padahal telah ditegakkan hujah atasnya dan lain-lain. 2. Sikap keras, tegas, dan lugas dalam dakwah dibenarkan apabila: a. Sikap lemah lembut dan kasih sayang tidak mampu merubah orang yang terus-menerus dalam kemungkaran. b. Dilakukan pada orang yang menentang Al Haq dan menampakkan kefasikan beserta kejelekannya secara terang-terangan. c. Menimbulkan mashlahat yang lebih besar daripada kerusakan. 3. Telah salah orang yang beranggapan bahwa Islam hanya mengajarkan dakwah dengan sikap lemah lembut dan kasih sayang saja. 4. Dakwah dengan sikap keras, tegas, dan lugas jika pada tempatnya bukanlah suatu kezhaliman. 5. Dakwah dengan sikap keras, tegas, dan lugas yang pada tempatnya termasuk dakwah Ilallah yang menggunakan hikmah. Karena Islam mengajarkan untuk berdakwah dengan sikap yang demikian pada tempatnya. Mustahil Islam mengajarkan sesuatu yang tidak mengandung hikmah. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala membalas kita dengan kebaikan dan pahala yang tidak terkira dan mudah-mudahan kaum Muslimin juga mendapatkan manfaat dengan membacanya. Wallahu A’lamu Bish Shawwab. ------------------------------------------------------ [1] Penjelasan tentang semboyan yang menjadi prinsip dakwah mereka ini dapat dibaca lebih lanjut dalam Kitab Al Quthbiyah karya Syaikh Abu Ibrahim bin Shulthan Al Adnan. [2] Disadur dari buku Al Lin wa Ar Rifq karya DR. Fadll Ilahi halaman 34-53. (Dikutip dari majalah Salafy Edisi XV/Tahun 1417 H/1997 M, penulis Al Ustadz Abdul Mu'thi al Maidani, judul asli "Salahkah Sikap Keras Dalam Dakwah".) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.salafy.or.id/salafy.php?menu=detil&amp;id_artikel=886&lt;br /&gt;http://www.darussalaf.org/stories.php?id=1217&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-8198306770078422527?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/8198306770078422527/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/salahkah-bersikap-keras-dalam-dakwah_20.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/8198306770078422527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/8198306770078422527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/salahkah-bersikap-keras-dalam-dakwah_20.html' title='Salahkah bersikap keras dalam dakwah ?'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-7381319760970798211</id><published>2008-06-20T14:14:00.001-11:00</published><updated>2008-07-15T01:08:34.751-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><title type='text'>TAWASSUL</title><content type='html'>Setelah kita mengetahui bahaya kesyirikan yang sangat besar di dunia dan akhirat, kita perlu mengetahui secara rinci bentuk-bentuk kesyirikan yang banyak terjadi di tengah-tengah masyarakat kita. Di antara bentuk-bentuk yang banyak terjadi pada mereka adalah berdo’a dan meminta pada kuburan-kuburan yang dianggap keramat, kepada orang-orang shalih yang telah mati atau kepada jin-jin dan malaikat-malaikat. Banyak pula di antara mereka yang bertawassul (mengambil perantara) dengan ruh atau kedudukan nabi dan bertawassul dengan kemuliaan para wali dan orang-orang shalih (yang sudah mati). &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika kita mencermati nash-nash dalam al-Qur’an maupun sunnah, maka akan kita dapati pula hal demikian ini pada zaman jahiliyah dulu ketika Rasulullah diutus. &lt;br /&gt;Kaum musyrikin di zaman jahiliyah dulu ataupun pada zaman kita ini selalu beralasan bahwa mereka tidak menyembah sesembahan-sesembahan tadi melainkan hanya sebagai taqarruban (mendekatkan diri) dan wasilah (perantara) kepada Allah. Allah mengkisahkan jawaban mereka ketika diperingatkan dari kesyirikan dalam firman-Nya: &lt;br /&gt;“Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): "Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya". Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar.” (QS. Az-Zumar: 3) &lt;br /&gt;Siapakah yang lebih sesat daripada orang-orang yang meminta sesuatu kepada selain Allah dimana mereka tidak mungkin akan dapat mengabulkannya sampai hari kiamat. Mereka telah mati, telah terputus hubungannya dengan kita dan berbeda alamnya. Bahkan Mereka di alam barzakh (alam kubur-red.)disibukkan dengan urusannya sendiri. &lt;br /&gt;“Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Allah yang tiada dapat memperkenankan (do'a) nya sampai hari kiamat dan mereka lalai dari (memperhatikan) do'a mereka?” (QS. Al Ahqaaf: 5) &lt;br /&gt;Mengapa tidak meminta secara langsung kepada yang Maha Mendengar dan Maha Melihat? &lt;br /&gt;“Dan Rabb-mu berfirman: "Berdo'alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina." (QS. Az-Zumar: 60) &lt;br /&gt;Mereka yang dianggap oleh sebagian masyarakat dapat menyampaikan harapannya kepada Allah, dalam keadaan sedang sibuk mendekatkan diri mereka sendiri kepada-Nya, mengharapkan rahmat dari-Nya dan takut akan adzab-Nya. Dan mereka tidak dapat mendengarkan do’a mereka. Bahkan jika mereka adalah orang-orang yang shalih ketika hidup di dunia, tentu akan mengingkari kesyirikan ini pada hari kiamat kelak. &lt;br /&gt;“Jika kamu menyeru mereka, mereka tiada mendengar seruanmu; dan kalaupun mereka mendengar, mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu. Dan pada hari kiamat mereka akan mengingkari kemusyrikanmu dan tidak ada yang dapat memberi keterangan kepadamu sebagai yang diberikan oleh Yang Maha Mengetahui.” (QS. Faathir: 14) &lt;br /&gt;Maka yang akan terjadi pada hari kiamat adalah mereka saling salah-menyalahkan sebagaimana dalam kelanjutan ayat dalam surat Al Ahqaaf di atas: &lt;br /&gt;“Dan apabila manusia dikumpulkan (pada hari kiamat) niscaya sembahan-sembahan itu menjadi musuh mereka dan mengingkari pemujaan-pemujaan mereka.” (QS. Al Ahqaaf: 6) &lt;br /&gt;Untuk itu perlu kita bahas makna tawassul dan wasilah. Karena jika terjadi kesalahan dalam masalah ini dapat menjerumuskan seseorang dalam kesyirikan besar yang dapat menggugurkan seluruh amalannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi tawassul &lt;br /&gt;Tawassul berasal dari kata الوسيلة yaitu suatu sebab yang dapat menghantarkan pada tercapainya tujuan. Wasilah juga mempunyai makna yang lain, yaitu kedudukan di sisi raja, atau derajat dan kedekatan. Di dalam hadits berikut ini kata wasilah dipakai untuk pengertian “kedudukan tinggi di surga”. &lt;br /&gt;Apabila kamu mendengar (ucapan) muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkannya. Kemudian bershalawatlah kepadaku karena sesungguhnya orang yang membaca satu shalawat kepadaku, maka Allah akan membalasnya sepuluh kali. Kemudian mintalah kepada Allah untukku wasilah, karena ia adalah kedudukan di surga yang tidak layak kecuali bagi seorang hamba di antara hamba-hamba Allah dan aku berharap menjadi orang tersebut. Barangsiapa meminta untukku wasilah tersebut ia berhak memperoleh syafaat. (HR. Imam Muslim). &lt;br /&gt;Itulah makna wasilah secara bahasa. &lt;br /&gt;Adapun makna wasilah menurut al-Qur’an adalah sebagaimana firman Allah: &lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.” (QS. Al Maidah: 35) &lt;br /&gt;Al Hafidz Ibnu Katsir rahimahullah ketika mengutip penafsiran Ibnu Abbas, Mujahid, Abu Wail, Al-Hasan, Abdullah bin Katsir, Asuddi, Ibnu Zaid dan lainnya- berkata bahwa wasilah di dalam ayat ini (Al Maidah ayat 35) ialah peribadatan yang dapat mendekatkan diri kepada Allah. Beliau juga menukil perkataan Qatadah mengenai ayat tersebut: “Mendekatkan kepada Allah dengan mentaati-Nya dan mengerjakan amal yang membuat-Nya ridha”. &lt;br /&gt;Maka tawassul atau wasilah adalah mencari jalan kepada Allah dan mendekatkan diri kepada-Nya dengan beribadah kepadanya dengan cara yang diajarkan oleh Rasul-Nya. Dengan demikian hendaklah orang yang berdo’a mengambil perantara agar dikabulkan do’anya dengan perkara-perkara yang dicintai dan disukai oleh Allah, yaitu yang diajarkan oleh Rasulullah. Bukan dengan kebid’ahan yang membuat Allah benci, bukan pula dengan kesyirikan yang membuat Allah murka! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tawassul yang Disyariatkan &lt;br /&gt;Ada beberapa macam tawassul yang disyari’atkan dan dicontohkan oleh Rasulullah, yaitu: &lt;br /&gt;1. Bertawassul dengan nama-nama Allah ta‘ala, sifat-sifat-Nya dan perbuatan-Nya &lt;br /&gt;“Hanya milik Allah asmaaul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaul husna itu …” (QS. Al Anfaal: 18) &lt;br /&gt;Di antara tawassul dengan nama-nama Allah adalah ucapan Rasulullah: &lt;br /&gt;Ya Allah, aku adalah hamba-Mu, anak hamba-Mu yang laki-laki dan anak hamba-Mu yang perempuan. Ubun-ubunku ada di tangan-Mu. Hukum-Mu telah berlaku atasku. Ketentuan-Mu telah adil bagiku. Aku memohon kepada-Mu, ya Allah, dengan semua nama yang Engkau miliki yang Engkau namakan diri-Mu dengannya. Atau yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu. Atau yang Engkau ajarkan kepada salah seorang dari hamba-Mu. Atau yang Engkau khususkan dalam ilmu ghaib di sisi-Mu. Jadikanlah Al Qur’an Al Adhim sebagai penyejuk hatiku, cahaya dadaku, penghilang kesedihan dan kegelisahanku. (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani) &lt;br /&gt;Di antara tawassul dengan menyebutkan sifat-Nya adalah doa beliau: &lt;br /&gt;Aku berlindung dengan kemuliaan dan kekuasaan Allah dari kejelekan yang aku jumpai dan aku takuti. (HR. Muslim) &lt;br /&gt;Dan di antara tawassul dengan perbuatan-perbuatan Allah adalah shalawat yang diajarkan oleh Rasulullah yang dikenal dengan shalawat Ibrahimiyah yaitu: &lt;br /&gt;Ya Allah, berilah shalawat kepada Muhammad dan keluarganya, sebagaimana Engkau telah memberikan shalawat kepada Ibrahim dan keluarganya. &lt;br /&gt;Kalimat “kama Shallaita” dalam hadits di atas yang artinya “sebagaimana Engkau memberi shalawat” merupakan salah satu perbuatan Allah. &lt;br /&gt;2. Bertawassul dengan keimanan kepada Allah dan rasul-Nya &lt;br /&gt;“Ya Rabb kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): "Berimanlah kamu kepada Rabb-mu", maka kami pun beriman. Ya Rabb kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti.” (QS. Ali Imran: 193) &lt;br /&gt;Dari ayat di atas disebutkan bahwa dengan sebab keimanan kami kepada rasul-Mu maka ampunilah dosa kami. Maka jadilah iman ke-pada Allah dan rasul-Nya menjadi wasilah atau sebab diampuni dosa-dosa. &lt;br /&gt;3. Bertawassul dengan keadaan orang yang berdo’a. &lt;br /&gt;Yaitu seorang yang berdo’a bertawassul dengan keadaannya, seperti pernyataan seseorang ketika berdo’a: &lt;br /&gt;Ya Allah, sesungguhnya aku ini faqir sangat membutuhkanmu. Ya Allah sesungguhnya aku ini tawanan (budak) milikmu…. &lt;br /&gt;Adapun dalilnya adalah firman Allah: &lt;br /&gt;"Ya Rabb-ku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku." (QS. Al Qashash: 24) &lt;br /&gt;4. Bertawassul dengan do’anya orang yang mungkin dikabulkan doanya. &lt;br /&gt;Adapun dalilnya adalah ketika seseorang yang meminta Rasulullah untuk berdo’a kepada Allah agar diturunkan hujan, orang itu berkata: “Wahai Rasulullah, telah binasa harta benda kami dan terputus jalan-jalan maka mohonkanlah kepada Allah agar menurunkan hujan”. Maka Rasulullah mengangkat kedua tangannya, lalu berdoa: “Ya Allah turunkanlah hujan, ya Allah turunkanlah hujan”. (HR. Muslim) &lt;br /&gt;Dalam hal ini perlu diperhatikan bahwa syarat orang yang diminta untuk berdo’a adalah: &lt;br /&gt;1. Hadir atau dapat mendengar permintaan orang tersebut. &lt;br /&gt;2. Masih hidup dan dapat melakukan do’a tersebut. &lt;br /&gt;3. Hati harus tetap yakin bahwa Allah-lah yang akan menentukan segala sesuatunya. Tidak ada kecenderungan hati kepada selain-Nya. &lt;br /&gt;Adapun meminta dido’a-kan atau meminta disampaikan keinginannya kepada orang yang telah mati atau kepada kuburan-kuburan, atau kepada orang yang tidak hadir dan tidak mendengar walaupun masih hidup, maka yang demikian merupakan kesyirikan yang nyata. &lt;br /&gt;5. Bertawassul dengan amal shalih &lt;br /&gt;Yakni menyebutkan dalam do’anya amal shalih yang pernah dikerjakannya. Hal itu seperti yang ditunjukkan oleh sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Umar, bahwa ada 3 orang laki-laki yang terkurung di dalam gua. Kemudian mereka berdoa dengan menyebutkan amalan shalihnya masing-masing agar dibukakan pintu gua tersebut dari batu yang menutupinya. Akhirnya Allah mengabulkan doa mereka, dan mereka dapat keluar dari gua tersebut . &lt;br /&gt;Demikianlah uraian ringkas tentang tawassul yang disyari’atkan dan peringatan terhadap bentuk-bentuk tawassul yang dapat menjerumuskan kita dalam kesyirikan. Semoga Allah senantiasa menjauhkan kita dari segala macam kesyirikan sehingga akan selamatlah amalan-amalan kita. Amin. &lt;br /&gt;Wallahu a’lam &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penulis : Al Ustadz Muhammad&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-7381319760970798211?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/7381319760970798211/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/tawassul_20.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/7381319760970798211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/7381319760970798211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/tawassul_20.html' title='TAWASSUL'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6330600114021682266.post-2264210625999825508</id><published>2008-06-20T14:02:00.003-11:00</published><updated>2008-07-15T01:09:17.605-11:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='islam'/><title type='text'>Saudariku… Sampai kapan kau terlena?</title><content type='html'>Penulis: Diterjemahkan dari kitab Ilaa Mataa Al Ghaflah karya Abu Umar Salim al Ajmi’ ole Sakinah, Mutiara Kata &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi termulia, pemuka para rasul. Aku bersaksi bahwasanya tiada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusannya. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku muslimah… &lt;br /&gt;Ketahuilah, kesulitan yang menimpa umat Islam saat ini merupakan adzab dari Allah. Adzab tersebut tidaklah turun kecuali disebabkan dosa-dosa para hamba, yang dengan itu diharapkan mereka mau bertaubat kepada Rabb mereka dan mau kembali kepada-Nya. &lt;br /&gt;Dalam tulisan ringkas ini kami ingin menjelaskan sebagian sebab yang menyampaikan kita pada apa yang kita alami sekarang ini, agar kita mengoreksi diri dan memperbaiki kesalahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama,dosa-dosa dan kemaksiatan &lt;br /&gt;Tidak diragukan lagi bahwa dosa dan kemaksiatan termasuk sebab terbesar yang menyampaikan umat terdahulu pada kebinasaan. Ali ra berkata: “Tidaklah turun bala (siksaan) kecuali karena dosa, dan bala tersebut tidak akan diangkat kecuali dengan taubat.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika bala menimpa suatu kaum, tak ada satupun usaha manusia yang mampu menahannya, meski ada orang-orang shalih ada diantara mereka, adzab tetap meliputi. Sebagaimana ucapan Zainab kepada Nabi: “Apakah kita akan dibinasakan sedangkan ada orang-orang shalih diantara kita?” &lt;br /&gt;Nabi bersabda: “Ya, apabila telah banyak kejelekan.” (HR. Bukhari no. 7059 dan Muslim no. 2880) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umat ini pun ada orang-orang shalih, akan tetapi banyak pula tersebar kejelekan. Oleh karena itu hendaknya orang-orang yang memiliki akal menjauhi dosa-dosa dan kemaksiatan agar Allah tidak memasukkan dirinya ke dalam adzab-Nya yang pedih dan tidak menghadapkan dirinya kepada kemurkaan Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak penduduk negeri yang berada dalam keamanan dan ketenangan, mereka diberi nikmat dengan makmurnya kehidupan kemudian Allah membinasakan dan mengubah keadaan mereka. Allah ganti nikmat tersebut dengan kelaparan dan rasa aman dengan ketakutan disebabkan dosa dan kemaksiatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman: &lt;br /&gt;“Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan dengan sebuah negeri yang dahulunya aman dan tenteram, rezeki datang kepada mereka melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi penduduknya mengingkari nikmat-nikmat Allah, karena itu Allah menimpakan kepada mereka kelaparan dan ketakutan disebabkan apa yang mereka perbuat.” (QS. An-Nahl:112) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka perhatikanlah kelembutan sifat Allah dan perhatikan bagaimana Allah mengubah keadaan mereka. Semua itu disebabkan dosa dan kemaksiatan hamba. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua,lemahnya ketakwaan &lt;br /&gt;Ketahuilah wahai Saudariku, semoga Allah merahmatimu. &lt;br /&gt;Lemahnya takwa dalam hati juga merupakan sebab yang mengantarkan kepada kebinasaan dan hilangnya kenikmatan serta berubahnya keadaan yang paling baik menjadi yang paling buruk. Lemahnya takwa termasuk sebab datangnya murka Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia yang Maha Suci berfirman: &lt;br /&gt;“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka barakah dari langit dan bumi. Tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat) Kami, maka Kami siksa mereka karena perbuatan mereka itu.” (QS. Al A’raf: 96) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, merajalelanya kerusakan &lt;br /&gt;Merajalelanya bermacam-macam perbuatan dosa, seperti wanita menampakkan perhiasan (aurat) nya di depan laki-laki yang bukan mahram, bercampur baurnya laki-laki dan wanita yang buka mahram tanpa hijab yang syar’i, banyaknya perzianaan, ditinggalkannya shalat dan zakat, banyaknya riba, homo seks, dan sebagainya termasuk sebab turunnya bala pada umat ini. Ketika perbuatan tersebut dilakukan terang-terangan dalam suatu kaum dan disiarkan sampai merata di kalangan mereka, maka dipastikan akan turun adzab. Allah berfirman dalam surat Ar-Ruum ayat 41: &lt;br /&gt;“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia, agar Allah menimpakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka agar mereka mau kembali.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Allah ingin membinasakan suatu kaum, Allah jadikan orang-orang yang paling jahat diantara mereka bertambah kefasikan dan kerusakkannya kemudian mereka menyebarkan kerusakkan itu dan menyeru manusia untuk melakukannya. Saat itulah turun adzab, sebagaimana firman Allah: &lt;br /&gt;“Dan jika kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu supaya mentaati Allah, tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku perkataan (ketentuan) Kami, kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.” (QS. Al Isra:16) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat,merasa aman dari makar Allah. &lt;br /&gt;Orang-orang yang shalih selalu tunduk dalam ketaatan, bertaubat, dan khusyu. Hati mereka bergetar karena takut kepada Allah dan khawatir terhadap adzab-Nya yang pedih. &lt;br /&gt;Namun sungguh mengherankan, ada orang yang menampakkan kemaksiatan di hadapan Allah secara terang-terangan. Sungguh mengherankan, ia terus-menerus melakukan dosa besar dan kemaksiatan. Tidaklah ia meninggalkan satu dosa kecuali telah melakukan dosa yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh mengherankan, wanita yang keluar dalam keadaan tidak berpakaian kecuali hanya sekedar menutup separuh badannnya, kemudian ia pergi ke pasar dan menimbulkan fitnah di hati hamba-hamba Allah. Betapa mengherankan orang yang lalai padahal ia berada dalam pengawasan Allah. Sungguh sangat mengherankan, bagaimana mereka semua merasa aman dari makar Allah!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah mereka belum pernah mendengar firman Allah: &lt;br /&gt;“Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari datangnya siksaan Kami pada mereka di malam hari saat mereka tidur? Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari datangnya siksaan Kami di waktu dhuha ketika mereka sedang bermain? Apakah mereka merasa aman dari adzab Allah (yang tidak terduga-duga)?. Tidaklah merasa aman dari adzab Allah kecuali orang-orang yang merugi.” (QS. Al A’raf:97-99) &lt;br /&gt;orang-orang yang merasa aman dari makar Allah adalah orang-orang yang merugi, karena mereka lengah dari adzab Allah hingga adzab itu sampai kepada mereka dengan tiba-tiba tanpa mereka sadari. Yang demikian itu disebabkan mereka merasa aman dari makar Allah. Mereka terus-menerus dalam kemaksiatan, tidak menyadari kemurkaan Allah hingga terjadilah apa yang terjadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Saudariku muslimah…sepantasnya seorang muslim yang hakiki mengetahui beberapa perkara penting berikut ini: &lt;br /&gt;Pertama, hendaknya kita berserah diri dan meyakini bahwa Allah tidak akan mendzalimi siapapun sebagaimana firman-Nya: &lt;br /&gt;“Dan sekali-kali Allah tidak mendzalimi hamba-hamba-Nya.” (QS. Fushilat: 46) &lt;br /&gt;Sebab turunnya adzab kepada manusia adalah akibat ulah mereka sendiri, sebagai buah dari amalan mereka. Allah berfirman: &lt;br /&gt;“Dan musibah apapun yang menimpa kalian adalah disebabkan perbuatan kalian sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahan itu).” &lt;br /&gt;“Dan Allah tidaklah mendzalimi mereka, akan tetapi diri-diri mereka sendirilah yang dzalim.” (QS. Ali Imran: 117) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, wajib atas setiap muslim mengetahui bahwa ujian itu datangnya dari Allah. Firman Allah: &lt;br /&gt;“Dan Kami akan memberi kalian cobaan dengan kejelekan dan kebaikan sebagai ujian dan hanya kepada Kami lah kalian akan dikembalikan.” (QS. Al anbiya: 35) &lt;br /&gt;Hendaknya pula ia mengerti bahwa Allah menguji hamba-hamba-Nya agar dapat dibedakan siapa yang betul-betul beriman kepada Allah dan siapa orang-orang munafik, siapa yang jujur dan siapa yang dusta. Hal ini adalah sunatullah yang berlaku pada umat-umat terdahulu. &lt;br /&gt;Allah berfirman: &lt;br /&gt;“Dan agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman (dari dosa mereka) dan membinasakan orang-orang kafir. Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantara kalian dan belum nyata orang-orang yang sabar.” (QS. Ali Imran: 141-142) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, wajib bagi kita untuk bersabar, mengharap pahala, dan memuji Allah atas segala yang ditakdirkan-Nya. Hendaknya kita tidak mengeluh atas takdir buruk yang menimpa kita. Kesabaran adalah jalan yang paling selamat dan paling mudah untuk mendapatkan kelapangan dari Allah. Dia berfirman: &lt;br /&gt;“Jika kalian bersabar dan bertakwa maka yang demikian itu sungguh merupakan hal yang patut diutamakan.” (QS. Ali Imran: 186) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, marilah kita bertaubat kepada Allah dan memohon ampunan-Nya atas apa yang telah kita lakukan baik itu perbuatan maksiat dan dosa-dosa ataupun kelemahan dalam menjalankan kewajiban. Kita sadari bahwa taubat adalah satu-satunya cara mencapai jalan keselamatan. Akankah kita sambut seruan Allah tatkala berfirman: &lt;br /&gt;“Dan bertaubatlah kamu sekalian wahai orang-orang yang beriman agar kalian beruntung.” (QS. An Nur: 13) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ataukah kita akan terus berada dalam kemaksiatan dan dosa dengan meninggalkan shalat, memakan riba, dan lainnya? &lt;br /&gt;Akankah para wanita tetap bertabarruj (bersolek dan dipertontonkan di depan laki-laki bukan maharam) dan safar (bepergian) tanpa mahram? Apakah kita ingin menunda taubat dan melupakan firman Allah: &lt;br /&gt;“Dan barangsiapa yang tidak bertaubat maka merekalah orang-orang yang merugi.” (QS. Al Hujurat: 11) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Saudariku muslimah…marilah kita bertaubat kepada Allah dengan taubatan nashuha (yang tulus): &lt;br /&gt;“Wahai Rabb kami, hilangkanlah adzab dari kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang beriman kepada-Mu.” (QS. Ad Dukhan: 12) &lt;br /&gt;Mari kita kembali kepada Allah. Semoga Allah meringankan bencana atas kita dan menahan siksa-Nya. Shalawat dan salam atas Nabi kita Muhammad. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Diterjemahkan dari kitab Ilaa Mataa Al Ghaflah karya Abu Umar Salim al Ajmi’ oleh Nafisah bintu Abi Salim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.asysyariah.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6330600114021682266-2264210625999825508?l=blogsais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='islam' href='http://aiskusayang.blogspot.com' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogsais.blogspot.com/feeds/2264210625999825508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/saudariku-sampai-kapan-kau-terlena_20.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/2264210625999825508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6330600114021682266/posts/default/2264210625999825508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogsais.blogspot.com/2008/06/saudariku-sampai-kapan-kau-terlena_20.html' title='Saudariku… Sampai kapan kau terlena?'/><author><name>Andre Dromigo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11140020771168185246</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_wPhpINd5Y8M/SZgqMMuwWNI/AAAAAAAAAII/gYgIsWNP1Ik/S220/back.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
